Home / Metode Pembelajaran

Rabu, 31 Januari 2024 - 09:51 WIB

Cara Mengatur Tempat Duduk Siswa yang Baik di dalam Kelas

Dalam proses pembelajaran, terdapat beberapa hal penting yang mesti diperhatikan, termasuk di antaranya bagaimana cara mengatur tempat duduk siswa di dalam kelas.

Hal ini bertujuan agar proses pendidikan nantinya bisa lebih efektif, kondusif, nyaman, dan menyenangkan bagi para siswa. Bahkan, penataan tempat duduk siswa juga akan mempermudah Anda dalam melakukan penataan kelas ketika mengajar.

Sehingga, penting rasanya memperhatikan kriteria pengaturan tempat duduk siswa yang baik, agar proses pembelajarannya berjalan sesuai keinginan Anda dan kenyamanan siswa.

Berikut adalah beberapa kriteria pengaturan tempat duduk siswa yang baik, yang bisa Anda perhatikan ketika akan mengatur tempat duduk mereka.

Memudahkan mobilitas para siswa

Adapun kriteria pengaturan tempat duduk siswa yang baik yang pertama ialah pengaturan yang akan memudahkan mobilitas para siswa. Yakni, kemudahan yang akan dilakukan mereka ketika akan bergerak dari sebuah tempat ke tempat lain.

Sehingga, dengan adanya penataan ini, Anda harus benar-benar mempertimbangkan sebaik mungkin apakah pola tempat duduk yang nantinya akan digunakan memudahkan mobilitas mereka atau tidak.

Baca juga:   Metode Evaluasi Projek dalam  Kurikulum Merdeka

Apakah mereka bisa bergerak ke tempat lain dengan mudah? Jika tidak, maka pikirkan kembali. Sebab, pola tempat duduk ini akan sangat berkaitan dengan kenyamanan mereka selama belajar.

Memudahkan interaksi guru murid

Yang kedua ialah harus memudahkan interaksi antara guru dengan murid. Sebab, yang namanya pendidikan pasti selalu melibatkan aktivitas ini demi kelancaran pembelajaran.

Bahkan, tidak sedikit yang menyatakan dan berpendapat, bahwasanya interaksi atau komunikasi antara guru dengan murid merupakan salah satu komponen dari kecerdasan  afektif siswa.

Sehingga, akan memuat proses belajar menjadi lebih berkualitas, menyenangkan, dan meningkatkan motivasi belajar para siswa.

Kriteria ini juga akan menumbuhkan sikap aktif para siswa, yang berdampak pada terbentuknya kecakapan sosial mereka. Pada akhirnya, mereka menjadi lebih mudah bergaul, aktif, dan mudah bersosialisasi.

Kecakapan tersebut adalah modal yang sangat diperlukan oleh para siswa. Mereka memang sudah seharusnya diajarkan bagaimana caranya menjalin komunikasi yang baik.

Baca juga:   5 Faktor Internal yang Menjadi Hambatan Peserta Didik dalam Belajar

Dengan adanya kriteria ini dan Anda menerapkan criteria ini dalam mengatur posisi tempat duduk, tentu akan membuat siswa belajar lebih banyak. Dan mendapatkan pengalaman berharga selama di sekolah.

Paling tidak dua kriteria tersebut yang harus Anda perhatikan dalam mengatur posisi tempat duduk para siswa. Karena keduanya sama-sama penting.

Sebagai tipsnya, Anda dapat menempatkan anak-anak yang belajarnya agak lambat di bagian depan. Kemudian, posisikan pula anak yang cepat belajarnya di sebelah anak yang lambat belajar. Hal ini akan memudahkan Anda dalam mengontrol kelas.

Untuk polanya bebas, bisa pola U, paralel, atau yang lainnya.

Mari segera tentukan pola tempat duduk kelas yang akan kita gunakan. Semoga bermanfaat, dan selamat mencoba.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link ini atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

(ant/shd)

Share :

Baca Juga

Metode Pembelajaran

Mengenal Model Pembelajaran PAIKEM dan Cara Penerapannya

Kurikulum

Berbagai Jenis Metode Pembelajaran Kurikulum Merdeka

Kenaikan Pangkat

Model Pembelajaran abad 21: Karakteristik dan Strategi

Kesiswaan

Menjadi guru berkompeten melalui kompetensi sosial emosional

Karya Inovatif

Hindari Kebosanan dalam Kelas! Inilah Manfaat Ice Breaking saat Pembelajaran
ide ice breaking pramuka

Metode Pembelajaran

Wajib dicoba! Berikut Cara Membuat Pembelajaran Tidak Membosankan

Kesiswaan

Ingin meningkatkan softskill guru? simak ulasan berikut ini
model pembelajaran discovery learning

Metode Pembelajaran

2 Jenis Model Belajar Inkuiri yang Wajib Dipahami Guru