Home / Guru Honorer / Kesiswaan

Selasa, 20 September 2022 - 19:52 WIB

Guru Wajib Kenali 5 Gaya Belajar Siswa

Ilustrasi guru penggerak

Ilustrasi guru penggerak

Gaya belajar dianggap memegang peranan penting dalam kegiatan belajar mengajar. Pembelajaran yang bermakna datangnya dari motivasi diri dan bukan paksaan. Siswa yang sering dituntut untuk belajar dengan metode yang tidak nyaman atau menyenangkan bagi mereka tidak menutup kemungkinan bahwa hal ini akan menghambat kemampuan mereka untuk belajar, terutama dalam hal berkonsentrasi saat menyerap informasi yang diberikan.

Pada dasarnya setiap siswa memiliki gaya belajar tersebut namun tidak semuanya yang berkembang secara seimbang melainkan ada yang mendominasi dengan gaya belajar yang dimilikinya. Hal tersebut menyebabkan siswa akan menyukai pembelajaran yang bervariasi yang sesuai dengan gaya belajar yang dimilikinya. Keberagaman gaya belajar asiswa memerlukan suatu pemilihan strategi mengajar yang cocok agar kekuatan gaya belajar mahasiswa berkembang dengan baik. Dengan melibatkan aspek visual, auditorial, dan kinestetik diharapkan mampu meningkatkan aktifitas belajar.

Macam Macam Gaya Belajar

1. Gaya Belajar Visual

Gaya belajar visual adalah gaya belajar dengan cara melihat, mengamati, memandang, dan sejenisnya. Kekuatan gaya belajar ini terletak pada indera penglihatan. Bagi orang yang memiliki gaya ini, mata adalah alat yang paling peka untuk menangkap setiap gejala atau stimulus (rangsangan) belajar.

Baca juga:   Cara Guru Mengatasi Ulah Murid Dengan Cara Mendidik dan Beretika

2. Gaya Belajar Auditorial

Gaya belajar auditorial adalah gaya belajar dengan cara mendengar. Orang dengan gaya belajar ini, lebih dominan dalam menggunakan indera pendengaran untuk melakukan aktivitas belajar. Dengan kata lain, ia mudah belajar, mudah menangkap stimulus atau rangsangan apabila melalui alat indera pendengaran (telinga). Orang
dengan gaya belajar auditorial memiliki kekuatan pada kemampuannya untuk mendengar.

3. Gaya Belajar Kinestetik

Gaya belajar kinestetik adalah gaya belajar dengan cara bergerak,
bekerja, dan menyentuh. Maksudnya ialah belajar dengan mengutamakan indera perasa dan gerakan-gerakan fisik. Orang dengan gaya belajar ini lebih mudah menangkap pelajaran apabila ia bergerak, meraba, atau mengambil tindakan. Misalnya, ia baru memahami makna halus apabila indera perasanya telah merasakan
benda yang halus.

4. Gaya Belajar Reading/Writing

Individu dengan gaya belajar membaca dan menulis sangat menyukai segala hal dan informasi dalam bentuk kata dan kalimat. Oleh karena itu, mereka sangat nyaman dan menyukai belajar dengan menggunakan buku, kamus, slide powerpoint, artikel, dan lain sebagianya. Selain itu, mereka mahir membuat permainan kata, puisi, pantun, hingga akronim kata.

Baca juga:   Ini Dia Syarat Pengajuan dan Penerbitan NUPTK

5. Gaya Belajar Logical

Gaya belajar terakhir yaitu logical atau mathematical, di mana biasanya orang akan lebih mudah memahami informasi dengan logika. Karena itu, biasanya orang dengan gaya belajar ini akan lebih pandai dalam melihat suatu hubungan antar konsep, melakukan perhitungan, hingga mencari solusi untuk masalah.

Apa pun cara yang dipilih, perbedaan gaya belajar itu menunjukkan cara tercepat dan terbaik bagi setiap siswa untuk dapat menyerap sebuah informasi dari luar dirinya. Karenanya, sebagai guru harus bisa memahami bagaimana perbedaan gaya belajar setiap siswa itu, mungkin akan lebih mudah bagi guru jika suatu ketika, guru harus memandu siswa untuk mendapatkan gaya belajar yang tepat dan memberikan hasil yang maksimal bagi dirinya.

Anda bisa mengikuti Pelatihan bersertifikat 32 JP “Memahami Gaya Belajar Peserta Didik & Implementasi Dalam Pembelajaran” yang akan dilaksanakan mulai tanggal 17-26 September 2022 menggunakan aplikasi Zoom Meeting dan Telegram.

Jadi tunggu apa lagi? Daftarkan diri Anda sekarang juga sebelum kuota peserta penuh!

(fas/rtq)

Share :

Baca Juga

Guru Honorer

Cara yang Bisa Dilakukan Guru untuk Memahami Gaya Belajar Siswa

Kesiswaan

Hal yang Disiapkan Sekolah untuk SPAN-PTKIN 2022

Guru Honorer

Jangan Khawatir, Mendikbudristek Pastikan Tunjangan Profesi Guru Bagi Semua Guru

Kesiswaan

Cara Ampuh Mengatasi Kecanduan Gadget Pada Anak

Kesiswaan

Begini Caranya Meningkatkan Konsentrasi Belajar Siswa

Kesiswaan

Ingin Membuat LKPD Lebih Menarik? Simak Tips Berikut Ini
Sekolah

Kesiswaan

Mengenal Sekolah Luar Biasa dan Sekolah Inklusi
Pentingnya Peran Guru dan Orang Tua Dalam Mencegah Kasus Perundungan /unsplash.com

Kesiswaan

Cara Mewujudkan Karakter Disiplin Siswa