Home / Kesiswaan / News

Rabu, 31 Agustus 2022 - 21:00 WIB

Kenali P5 dahulu sebelum menerapkan kepada siswa

Projek Penguatan Pelajar Pancasila – Program P5 merupakan istilah dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang merupakan bagian projek dari penerapan Kurikulum Merdeka. Projek ini merupakan perwujudan dari pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayatnya dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila. Sisi lainnya projek ini merupakan bentuk pemulihan pembelajaran selama tahun 2022-2024. Dengan tujuan untuk mengoptimalkan kemampuan yang siswa miliki. Dalam pelaksanaannya P5 memiliki prinsip yaitu fleksibel dalam segi muatan materi, kegiatan dan waktu pelaksanaan. Tujuan lain dari P5 adalah menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila. Pemerintah selalu mengembangkan materi melalui tema tertentu agar tujuan tersebut bisa tercapai.

Sebelum lanjut kenali dulu pengertian dari P5 itu. Berikut adalah penjelasan mengenai P5 yang telah dirangkum dari artikel resmi milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)

P5 merupakan sebuah projek yang memiliki rumusan kompetensi yang melengkapi fokus di dalam pencapaian Standar Kompetensi Lulusan di setiap jenjang satuan pendidikan dalam hal penanaman karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Latar belakang adanya P5 ini adalah semasa pandemi Covid-19 telah menyebabkan banyaknya kendala dalam proses pembelajaran di satuan pendidikan sehingga memberikan dampak yang cukup signifikan

Baca juga:   4 Kompetensi Ini Sangat Dibutuhkan Pada Abad 21

Kompetensi P5 memperhatikan beberapa faktor yang dapat memberikan pengaruh bagi peserta didik. Baik itu faktor internal maupun faktor eksternal. Sebagai contoh dalam faktor internal adalah ideologi yang muncul dari dalam diri peserta didik. Sedangkan untuk faktor eksternal adanya tantangan dan pengaruh di era digital.

Prinsip Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)

Adapun prinsip-prinsip P5 sebagai berikut ini:

1. Kontekstual

Kontekstual merupakan prinsip yang berkaitan dengan upaya mendasarkan kegiatan pembelajaran pada pengalaman nyata di kehidupan sehari-hari. Sehingga dengan prinsip ini akan memotivasi peserta didik dan pendidik agar mewujudkan lingkungan yang realistis. Di samping itu satuan pendidikan berperan sebagai penyelenggara kegiatan P5 ini dengan membuka kesempatan bagi peserta didik untuk mengeksplorasi dalam lingkungan satuan pendidikan.

2. Berpusat pada peserta didik

Prinsip ini menjadikan peserta didik sebagai subjek pembelajaran yang aktif. Sehingga dalam proses belajar mengajar, siswa diberikan kesempatan untuk aktif bertanya, aktif menjawab dan menjelaskan sebuah materi. P5 menjadikan pendidik sebagai fasilitator pembelajaran yang memberikan kesempatan lebih bagi peserta didik.

Baca juga:   Khusus guru, ubah akun menjadi Canva pro dengan tanpa biaya

3. Holistik

Prinsip holistik merupakan salah satu unsur penting dalam mencapai tujuan P5 dengan memandang segala sesuatu secara utuh tanpa terpisah-pisah. Kerangka berpikir ini mendorong peserta didik untuk mempelajari materi secara utuh dan memahami persoalan secara mendalam. Prinsip ini juga memotivasi peserta didik agar dapat melihat hubungan yang baik antara peserta didik dengan pendidik dan tenaga kependidikan.

4. Eksploratif

Prinsip yang berkaitan dengan semangat untuk membuka ruang bagi proses pengembangan diri. Dengan prinsip ini juga mampu mendorong peran P5 sebagai penguat kemampuan yang ada pada peserta didik. Mengingat P5 tidak berada dalam struktur intrakurikuler, maka P5 memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi secara luas luas baik dari segi jangkauan materi, alokasi waktu dan penyesuaian tujuan pembelajaran.

Demikian ulasan tentang Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang menjadi bagian dari Kurikulum Merdeka

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link ini atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

(muf/muf)

 

Share :

Baca Juga

ide ice breaking SD

Kesiswaan

Tips untuk Guru Menghadapi Siswa SD yang Nakal
tips belajar

Kesiswaan

Cara Mengenali Gaya Belajar Siswa untuk Memaksimal Potensi

News

Guru Bukan PNS dan Serdik Tetap Bisa Dapat Tunjangan dari Pemerintah, Bagaimana Caranya? 
ide ice breaking SD

Kesiswaan

Penerapan Literasi dan Numerasi untuk Mewujudkan Karakter Pelajar Pancasila

Kesiswaan

Mengenal dan Strategi Mendidik Generasi Alfa di Era Pendidikan Digital

News

Cara Membuat Kartu ASN Virtual, Guru PNS dan PPPK Wajib Bisa

News

THR dan Gaji ke-13 PNS Naik 8 Persen, Intip Besarannya

News

Alur Pembelajaran Projek di Era Kebijakan Kurikulum Merdeka