Home / Admin Sekolah / News

Jumat, 29 April 2022 - 06:42 WIB

Kriteria dan Aspek dalam Penilaian Akreditasi Perguruan Tinggi

Penilaian Akreditasi Perguruan Tinggi – Sebagai seorang pendidik maupun masyarakat sipil sangat penting untuk mengetahui terkait mekanisme sekaligus kriteria penilaian sistem akreditasi.

Akreditasi merupakan upaya untuk melakukan standarisasi pada keseluruhan perguruan tinggi agar dapat sesuai dengan target dan tujuan yang yang hendak dicapai. Dengan adanya akreditasi, maka perguruan tinggi akan senantiasa terus berupaya meningkatkan kualitas dan tidak sampai melenceng dari arahan pemerintahan.

Program ini patut diapresiasi sebab dapat mencegah adanya pendirian perguruan tinggi yang malah bisa merugikan generasi saat ini.

Bagaimana Wujud Kriteria Penilaian Sistem Akreditasi di Indonesia?

Range penilaian pada akreditasi menggunakan kode tingkatan yakni dari akreditasi A, B dan C. Pada awalnya indikator penilaian akan diberi angka sesuai dengan penilaian aspeknya. Kemudian, total nilai tersebut diakumulasikan dan menjadi range dari A – C.

Untuk akreditasi A, berarti skor tersebut merupakan hasil dari perguruan tinggi yang berhasil mengupayakan bahwa keseluruhan yang ada di dalamnya termasuk kuirkulum, mahasiswa, sarana dan prasarana serta aspek lainnya telah memenuhi kriteria.

Sementara akreditasi B mewakili kampus yang masih perlu perbaikan dalam beberapa aspek tertentu sehingga berpengaruh pada penilaian akreditas perguruan tinggi. B sendiri diartikan bahwa nilai perguruan tinggi tersebut sudah baik namun senantiasa perlu peningkatan.

Sedangkan akreditasi perguruan tinggi dengan level C, merupakan kampus yang sedang mem-branding diri sebab masih baru terbentuk dan senantiasa perlu perbaikan dari banyak aspek.

Beberapa aspek pada penilaian akreditasi perguruan tinggi yakni :

1.    Aspek Penilaian pada Visi dan Misi

Aspek pertama yang akan dinilai yakni visi dan misi. Hal ini penting mengingat sebuah satuan pendidikan akan dilihat dari visi dan misinya.

Visi merepresentasikan tentang cita – cita atau tujuan jangka panjang yang dimiliki oleh sebuah satuan pendidikan. Pertimbangan tentang visi tentu tidak didapat hanya dalam waktu sehari saja. Melainkan perlu adanya waktu bahkan bisa sampai berminggu lamanya sebab visi akan menjadi gambaran bagaimana berlangsungnya satuan pendidikan di sebuah wilayah.

Jika sudah mendapatkan visi yang sempurna, maka hal selanjutnya adalah penilaian pada misi satuan pendidikan. Apakah misi yang dicanangkan sudah sesuai dengan visinya? Atau malah misinya menyimpang jauh dari visi yang diharapkan? Di sini para anggota TIM BAN – PT perlu lebih jeli agar penilaian bisa berjalan lebih akurat dan valid.

Baca juga:   Mengenal 5 Macam Model Belajar di Dunia Pendidikan

2.    Aspek Penilaian pada Sasaran dan Strategi Pencapaian

Aspek berikutnya yakni terkait penilaian pada sasaran dan strategi pencapaian yang ada. Penilaian sasaran maksudnya terkait dengan target yang dituliskan perguruan tinggi pada sasaran mahasiswanya. Sedangkan strategi pencapaian akan bergantung pada bagaimana mekanisme perekrutan perguruan tinggi dalam mempromosikan kampus kepada para calon mahasiswa.

3.    Aspek Penilaian pada Tata Pamong dan Kepemimpinan

Kemudian, aspek penilaian lainnya yakni penilaian tata pamong dan kepemimpinan. Penilaian pada tata pamong sangatlah penting sebab terkait dengan mekanisme di perguruan tinggi dan sistem pendidikannya. Selain itu, tata pamong juga mencakup sistem data mahasiswa baik secara online maupun format secara offline. Termasuk dalam hal pengembangan kurikulum.

Sedangkan penilaian kepemimpinan berkaitan dengan mekanisme perekrutan pimpinan, tata kelola SDM dan bagaimana kualifikasi yang dimiliki oleh para calon pemimpin tersebut.

4.    Aspek Penilaian pada Sistem Pengelolaan dan Penjaminan Mutu

Kriteria lainnya yang perlu dinilai yakni sistem pengelolaan di perguruan tinggi, bagaimana pengelolaan data para mahasiswa. Kemudian juga pengelolaan data para SDM. Apakah sudah tersusun secara rapi dan sudah terintegritas dengan RI 4.0?

Semakin baik penilaian TIM BAN – PT, maka semakin baik pandangan masyarakat terhadap perguruan tinggi tersebut.

Selain itu, aspek penjaminan mutu juga akan dinilai oleh Tim BAN – PT. Penjaminan mutu ini terkait dengan hal kualitas perguruan tinggi dalam mengembangkan kurikulum dan sistem pendidikannya. Prestasi dosen juga akan tetap masuk dalam penilaian penjaminan mutu perguruan tinggi.

Tingginya angka publikasi di suatu perguruan tinggi juga akan masuk dalam penilaian. Selain itu, jika dosen tersebut adalah bagian dari ASN maka unggahan publikasi yang mereka lakukan juga akan menjadi gerbang bagi mereka untuk mendapat promosi jabatan.

5. Aspek Penilaian pada Data Mahasiswa dan Alumni

Aspek lain yang perlu diperhatikan juga terkait kondisi mahasiswa di perguruan tinggi tersebut. Seberapa banyak mahasiswa yang mampu mendulang prestasi?

Seberapa banyak mahasiswa yang bisa ikut menjadi delegasi baik nasional maupun internasional? Seberapa banyak dosen yang bisa mengarahkan para mahasiswa untuk mengikuti kompetensi bergengsi?

Semakin bertambah total mahasiswa yang mendapatkan prestasi, menjadi delegasi dan menjadi mahasiswa bimbingan prestasi, maka semakin baik penilaian akreditasi perguruan tinggi tersebut.

Tingginya nilai IPK para mahasiswa akan berefek pada tingkat kebutuhan industri. Semakin baik nilainya, maka semakin banyak pula perusahaan yang melirik para calon lulusan kampus tersebut.

Baca juga:   Penting Diketahui Guru! Inilah 5 Fungsi Rapor Pendidikan Hasil Asesmen Nasional

Perlu diingat, lulusan juga akan masuk dalam penilaian akreditasi. Misalnya, di mana dan sejak kapan para lulusan bekerja? Bagaimana kiprah dan kontribusi lulusan pada negeri? Pernahkah mendapat berita bahwa kampus mengapresiasi lulusan yang berkontribusi untuk negeri? Itu merupakan programawarding yang kampus lakukan untuk menjadi ajang promosi kampus.

Selain itu, prestasi mahasiswa yang mampu magang di industri hebat dan besar juga akan masuk dalam penilaian TIM BAN – PT. Tentu hal ini akan semakin memperbanyak poin penilaian akreditasi.

6.    Aspek Penilaian pada Sarana dan Lingkungan Akademik

Kemudian, hal yang akan dinilai yakni terkait kondisi sarana dan prasarana yang ada di kampus. Misalnya, bagaimana fasilitas ruang pembelajaran, laboratorium dan fasilitas perpustakaan. Termasuk bagaimana pengelolaan data di dalamnya.

Semua hal tersebut secara rinci akan dibuat dalam bentuk form indikator tertentu agar penilaiannya bisa bersifat valid dan reliable.

Kemudian di sisi lingkungan akademik seperti bagaimana pengondisian pembelajaran, penyampaian konten bahkan pengemasan materi yang bisa menarik para calon mahasiswa untuk melabuhkan pada perguruan tinggi tersebut. Bahkan taman di setiap kampus juga bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi para calon mahasiswa.

Biasanya para calon mahasiswa juga akan sering melirik pada spot yang terlihat instagramable. Hal ini patut menjadi pertimbangan bagi para ahli interior luar dan dalam ruang pada desain perguruan tinggi. Sebab keseluruhannya akan menjadi pertimbangan masuk kampus bagi calon mahasiswa.

Nah, demikian ulasan mengenai beberapa aspek penilaian akreditasi perguruan tinggi. Besar kemungkinan setiap tahunnya akan pertambahan indikator namun tidak keluar dari sub tersebut. Oleh karena itu, penting bagi para civitas akademika terkait untuk senantiasa mengupgrade kondisi lingkungan dengan beragam model publikasi baik secara digital atau melalui media cetak.

Semoga semakin bertambahnya tahun menjadi cikal bakal semakin banyaknya perguruan tinggi yang dapat menempatkan akreditasi level tertinggi di setiap kampusnya. Dengan demikian, akan ada banyak generasi yang mampu untuk menjadi pribadi unggul di manapun menimba ilmu.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link ini atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

(shd/shd)

Share :

Baca Juga

Admin Sekolah

Mulai 1 Agustus 2022, Seluruh Guru dan Kepala Sekolah Wajib Memiliki Kartu Login Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar)

News

Pentingnya Refleksi Untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran Di Kelas, Guru Wajib Tahu !

News

Merampungkan Masalah Pendidikan Timur Indonesia Tidak Selalu dengan Cara Pandang Jakarta

Admin Sekolah

Mengenal lebih dalam tentang Rapor Pendidikan Indonesia

News

Program Guru Penggerak Angkatan 7: Tujuan dan Mekanisme Pendaftarannya

News

Mulai Juli 2022 Wajib Lakukan Pemutakhiran Data Akun Belajar.id

Admin Sekolah

Cara Membuat Profil Sekolah yang Menarik dan Informatif

Admin Sekolah

Cara Menentukan Visi dan Misi Satuan Pendidikan sesuai Kurikulum Operasional
Mari Gabung e-Guru.idMenjadi guru yang kompeten dan profesional di era digital

Temukan cara baru mengikuti seminar, workshop, pelatihan BERSERTIFIKAT.