Home / Admin Sekolah / RPP

Selasa, 15 Februari 2022 - 13:24 WIB

Mengenal RPP Literasi dan Numerasi dan Cara Menyusunnya

RPP Literasi dan Numerasi – Kecanggihan teknologi hari ini merupakan suatu anugerah yang patut disyukuri. Sebab kehadirannya telah memberikan banyak kebermanfaatan bagi manusia dalam hampir seluruh aspek kehidupan termasuk halnya pendidikan.

Bayangkan saja, andai pendidikan tak terjamah oleh teknologi lantas bagaimana generasi bisa berjuang di masa pandemi global seperti sekarang?

Salah satu aspek dalam dunia pendidikan yang perlu disyukuri sekarang yakni munculnya berbagai inovasi dan kreasi pada beragam administrasi pendidikan misalnya Silabus, RPP, Media Pembelajaran dan beberapa administrasi lainnya.

Kehadiran administrasi pendidikan tentu saja bukan sekedar formalitas belaka, namun untuk mempermudah tujuan bangsa dalam mencetak generasi sesuai output yang diinginkan.

Salah satunya yakni administrasi pendidikan di sekolah berupa RPP Literasi dan Numerasi. RPP ini merupaan terobosan baru guna menyinkronkan dengan kehadiran program AKM Literasi dan Numerasi mulai dari jenjang SD, SMP bahkan SMA di beberapa sekolah.

Apa itu RPP Literasi dan Numerasi?

Sebelum membuat RPP berbasis Literasi dan Numerasi alangkah baiknya bila para guru sekalian ikut memahami konsep tersebut.  Dalam wacana terbarunya, Literasi dan Numerasi akan menjadi pemeran penting dalam AKM yakni Asesmen Kompetensi Minimum.

AKM sendiri digadang – gadang akan menjadi pengganti UN. Program ini nantinya akan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa khususnya dalam aspek berbahasa dan penggunaan nalar (matematika) yang tentunya berkaitan dengan pola penguatan pendidikan karakter.

Bahasan literasi dan numerasi sendiri tentu tak hanya berkaitan dengan bacaan dan matematika saja. Namun juga terkait aspek kemampuan seorang siswa dalam mengkaji maupun menganalisis bacaan dan mengimplementasikan konsep tersebut dalam kehidupan.

Sedangkan aspek numerasinya yakni berkaitan dengan kemampuan siswa dalam analisis yang menggunakan ragam angka.

RPP Berbasis Literasi dan Numerasi VS RPP Pembelajaran Berbasis Standar

Dalam pembuatannya, tentu ada beberapa perbedaan yang perlu para pendidik ketahui. Di antaranya yakni sumber wacana dalam pembelajaran serta pola pengajaran.

Untuk bisa mengaktifkan kemampuan siswa dalam berbahasa dan bernalar tentu dibutuhkan strategi pembelajaran yang matang.

Misalnya, sering mengajak siswa untuk membaca dan menjelaskan terkait bab yang sudah siswa pelajari. Hal ini akan menstimulus siswa agar mau menggunakan kemampuan bahasanya serta mengaktifkan nalar.

Selain itu, alangkah lebih baiknya jika dalam pembuatan RPP Literasi dan Numerasi, sang guru bisa memfokuskan pada siswa dan aktivitas belajarnya.

Baca juga:   Pengumuman SBMPTN 2022, Cek Selengkapnya Di Sini!

Sedangkan di RPP dengan basis standar biasanya guru tidak terlalu menitikberatkan pada sumber wacana. Sehingga selama wacana sudah berkaitan dengan topik yang akan dibahas, maka wacana tersebut dapat digunakan.

Langkah – Langkah Membuat RPP Literasi dan Numerasi

Agar pembuatan RPP Literasi dan Numerasi dapat dilalui dengan mudah, berikut beberapa langkah yang bisa para guru lakukan:

1.   Pemberian Identitas

Hal pertama yang harus dilakukan yakni pembubuhan identitas pada RPP Literasi dan Numerasi yang akan dibuat.

Identitasnya tentu sama dengan RPP biasanya yang memuat topik pembelajaran, identitas semester, alokasi waktu serta nama sekolah.

2.   Penentuan KD dan Indikator Pencapaian

Kemudian, tentukan KD yang dibuatkan RPP. KD ini penting dalam RPP Literasi dan Numerasi sebagai acuan dan juga pemberian batasan materi untuk siswa.

Biasanya, Anda juga bisa melihat contoh KD yang sudah diunggah secara resmi oleh Kemdikbud maupun yang tercantum dalam buku teks keluaran pemerintah. Sebab buku cetakan pemerintah juga sudah disinkronkan dengan silabus sesuai jenjang masing – masing.

Untuk indikatornya, jangan lupa agar bisa sesuai dengan tujuan pembelajaran dan konsep ABCDnya.

3.   Penentuan Tujuan Pembelajaran pada RPP

Selanjutnya, lengkapi RPP Literasi dan Numerasi dengan mencantumkan tujuan pembelajaran.

Penting untuk dipahami, tujuan pembelajaran harus disampaikan dengan jelas agar siapapun yang membaca RPP tersebut dapat mengetahui tujuan belajar yang ada di kelas.

Tujuan ini nantinya akan disinkronkan dengan poin KD yang akan diraih dan harus sesuai dengan konsep ABCD. Jika Anda lumayan memperhatikan beragam administrasi ini, tentu sangat mengenal dengan konsep tersebut.

Maknanya, poin A (audience) mewajibkan bahwa dalam penulisan tujuan pembelajaran harus melibatkan kata “siswa”.

Sedangkan poin B (behaviour) merupakan gambaran dari urgensitas membuat tujuan pembelajaran yang harus berkaitan dengan aktivitas mengamati perilaku siswa.

Kemudian, poin C alias condition berkaitan dengan pengondisian atau persyaratan tertentu untuk menggapai tujuan pembelajaran yang diinginkan.

Terakhir, poin D yakni degree. Poin D dalam penulisan tujuan pembelajaran akan berkaitan dengan level penampilan siswa yang dapat mereka terima.

4.   Penulisan Kegiatan Pembelajaran

Langkah keempat yang bisa Anda akukan yakni menuliskan kegiatan pembelajaran yang mengandung konsep Literasi dan Numerasi.

Penulisan kegiatan pembelajaran ini sebenarnya beragam. Ada yang ragam kegiatannya dalam bentuk scientific, constructivism maupun bentuk lainnya.

Baca juga:   Aplikasi Dapodik Terbaru : Dapodik Versi 2022.d

Sederhananya, kegiatan pembelajaran tersebut berisikan kegiatan awal, konten dan penutup.

Pada kegiatan awal, guru bisa memulai dengan kegiatan spiritual seperti berdo’a menurut kepercayaan masing – masing.

Kemudian, bisa dilanjutkan dengan kegiatan apersepsi, pemberian motivasi atau bahkan menjelaskan di awal terkait tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

Barulah di kegiatan inti, guru bisa memfokuskan pembelajaran pada gerak siswa. Misalnya, dalam konsep Literasi dan Numerasi hal yang perlu ditekankan yakni kuantitas dan kualitas bacaan yang harus siswa miliki. Maka disinilah peran guru sangatlah penting.

Sebisa mungkin guru menghadirkan wacana yang dapat meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa. Misalnya, memberikan studi kasus pada siswa untuk bisa didiskusikan pemecahan masalahnya.

Untuk peningkatan di sisi numerasi, para guru juga bisa mencoba untuk memasukkan bahan hitungan sesuai dengan tema yang sedang siswa pelajari. Memang, tak mudah untuk menemukan wacana yang demikian.

Namun, dengan hadirnya teknologi yang serba canggih, tentu guru tak membutuhkan waktu yang lama untuk menemukan wacana berbasis literasi dan numerasi tersebut.

Kegiatan terakhir yakni kegiatan penutup. Pada kegiatan penutup biasanya guru bisa memberikan bantuan pada para siswa untuk membuat kesimpulan tentang pembelajaran yang sedang dilakukan.

Biasanya, kegiatan penutup sering berlalu begitu saja. Padahal, serangkaian kegiatan dalam RPP sangatlah berkaitan erat dengan capaian tujuan pembelajaran setiap siswa.

5.   Pencantuman Metode Penilaian

Langkah kelima, jangan lupa untuk mencantumkan metode penilaian dalam RPP Literasi dan Numerasi yang kalian buat.

Biasanya metode penilaian akan mencakup beberapa penialian seperti sikap, pengetahuan dan keterampilan.

Ketiganya tentu akan memiliki bobot yang berbeda. Untuk contoh penilaiannya, Anda bisa cari lewat beberapa referensi yang ada di situs pendidikan terkait atau laman resmi kementerian pendidikan.

Gambaran metode penilaian ini tentu harus sesuai dengan Lembar Kerja Peserta Didik yang telah dibuat. Untuk LKPDnya sendiri Anda bisa cantumkan di lampiran.

Nah, demikianlah ulasan mengenai RPP Literasi dan Numerasi serta beberapa langkah – langkah yang bisa Anda lakukan untuk membuat RPP tersebut.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link INI atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

rah/shd

Share :

Baca Juga

kiat-kiat sukses

RPP

Mekanisme Penyusunan RPP Berdiferensiasi

Admin Sekolah

Mengenal Manajemen Pendidikan untuk Wujudkan Pendidikan Cemerlang

Admin Sekolah

Mengenal LPMP (Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan)

Admin Sekolah

Selain Jadi Guru, Sarjana Pendidikan Bisa Jadi ini, Loh!

Admin Sekolah

Langkah menyusun asesmen P5 dengan mudah

Admin Sekolah

5 Prinsip Penting Administrasi Kurikulum
rencana pelaksanaan pembelajaran daring

RPP

Belajar Daring? Gunakan Format RPP Ini!

Admin Sekolah

Pendidikan Usia Dini dan Memahami Kebijakan BOP PAUD
Mari Gabung e-Guru.idMenjadi guru yang kompeten dan profesional di era digital

Temukan cara baru mengikuti seminar, workshop, pelatihan BERSERTIFIKAT.