Home / Kurikulum / RPP

Jumat, 19 Agustus 2022 - 22:09 WIB

Tips Belajar Bahasa Indonesia Menjadi Menarik dan Menyenangkan

Bahasa Indonesia berperan penting dalam kehidupan kita semua. Dengan adanya bahsa indonesia, komunikasi dapat terjalin dengan baik. Bahasa Indonesia adalah bahsa nasional bagi rakyat Indonesia tentunya. Walau bahasa ini digunakan untuk sehari-hari, tetap harus dipelajari. Belajar Bahasa Indonesia tidak selamanya membosankan lho.

Tidak jarang siswa merasa bosan ketika pelajaran Bahsa Indonesia dimulai. Mereka beranggapan pelajaran yang satu ini kurang penting karena selalu digunakan untuk sehari-hari. Akhirnya, siswa justru sibuk dengan kegiatan lain ketika pelajaran Bahasa Indonesia berlangsung. Bahkan ada yang sengaja membolos saat pelajaran Bahasa Indonesia. Tentu saja tindakan ini tidak dibenarkan.

Fungsi Bahsa Indonesia Sebagai Dasar Jiwa Nasionalisme Untuk Generasi Muda

Generasi muda di zaman sekarang kurang memiliki jiwa nasionalisme. Anak muda zaman sekarang malah lebih meyukai produk luar negeri ketimbang produk lokal. Selain itu, mereka lebih tertarik belajar bahasa asing daripada belajar Bahsa Indonesia. Padahal Bahasa Indonesia memiliki banyak fungsi. Berikut adalah fungsi Bahsa Indonesia.

Lambang kebanggan kebangsaan

Bahsa Indonesia mencerminkan banyak nilai sosial budaya yang mendasari rasa kebangsaan. Kita sebagai rakyat Indonesia patut bangga karena memiliki bahsa yang digunakan sebagai alat pemersatu. Berbeda dengan kebanyakan negara yang umumnya menggunakan bahsa inggris sebagai alat komunikasi. Rakyat Indoneisa memiliki bahsa sendiri.

Sebagai lambang identitas nasional

Dengan Bahasa Indonesia, identitas rakyat sudah sangat jelas terpampang. Bahasa Indonesia membuat pemakainya memiliki identitasnya sendiri. Apalagi jika dipakai oleh kaum muda. Mereka patut merasa bangga karena memiliki identitas diri sebagai rakyat Indonesia.

Alat pemersatu suku budaya dan bahsanya

Indonesia memiliki banyak suku di dalamnya. Setiap suku memiliki bahasanya sendiri. Di sinilah peran bahsa Indonesia sebagai alat pemersatu. Dengan menggunakan Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi, antar suku dapat menyamakan presepsi. Bahasa Indonesia juga dapat mengurangi kesalah pahaman antar suku.

5 Cara Menyenangkan Belajar Bahasa Indonesia

Dibandingkan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia lebih sering digunakan. Bahkan walaupun dibandingkan dengan bahsa daerah, tetap Bahasa Indonesia lebih dominan. Namun, tak jarang nilai Bahsa Indonesia siswa justru lebih rendah dibandingkan bahasa asing? Mengapa hal ini bisa terjadi?

Fenomena ini bisa terjadi karena banyak faktor. Entah karena minat siswa yang kurang terhadap belajar Bahsa Idnonesia, cara mengajar guru yang membosankan, atau faktor lainnya. Namun tidak perlu khawatir, belajar Bahsa Indonesia tidak selamanya membosankan. Berikut adalah 5 cara menyenangkan belajar Bahsa Indonesia.

Baca juga:   Pembelajaran Kooperatif : Strategi, Tujuan dan Prinsip

Akrabkan didi dengan bahasa indonesia baku

Bahasa Indonesia yang digunakan ketika proses belaajr di kelas tentu saja berbeda dengan yang digunakan untuk sehari-hari. Belajar Bahasa Indonesia tentunya dimulai dari bahasa yang baku. Ketika ujian, bahasa yang digunakan juga bahasa baku. Bahsa populer hanya digunakan di kehidupan sehari-hari, bukan di acara yang bersifat resmi.

Jika bahasa baku justru digunakan untuk sehari-hari, tentu saja kesannya terasa aneh dan janggal. Namun, dengan menggunakan bahasa yang baku ketika di kelas, secara tidak langsung siswa belajar Bahasa Indonesia. Tentunya kebiasaan ini harus dimulai dari guru terlebih dahulu. Setelahnya, barulah siswa mengikuti kebiasaan tersebut.

Carilah waktu yang tepat kapan menggunakan bahsa baku. Misalnya ketika sedang berada di kelas, mengikuti pelajaran Bahasa Indonesia, dan berbagai sitasu lainnya. Sedikit demi sedikit, kemampuan berbahsa Indonesia siswa akan terasah. Dengan begitu, belajar Bahasa Indonesia tidak lagi terasa membosankan.

Pahami definisi dan penggunaannya

Hal lain yang tak kalah penting dalam belajar Bahasa Indonesia yakni memhamai definisi dan penggunaannya secara tepat dan benar. Mungkin hal ini terdengar sepele. Namun dengan memahami penggunaan Bahasa Indonesia secara tepat, kemampuan berbahasa akan meningkat pesat.

 

Banyak istilah yang digunakan ketika belajar Bahasa Idnonesia. Istilah seperti homofon, metafora, personifikasi, ide pokok, dan berbagai istilah lainnya. Mungkin istilrah tersebut tidak menarik untuk dipelajari lebih jauh. Tapi tentu saja berbagai istilah tersebut perlu dipelajari dan dipahami.

Guru harus bisa merancang sistem pembelajaran yang menyenangkan untuk siswa. Bisa dengan cara mengajak siswa melakukan permainan sambil menjelaskan mengenai berbagai istilah yang ada di Bahasa Indonesia. Tidak hanya menyenangkan, materi yang dijelaskan oleh guru juga lebih menyerap di benak siswa.

Pahami struktur kalimat dan tata bahasa

Dengan memahami struktur kalimat dan bahsa, seseorang mampu membuat kalimat yang baik. Kemampuan ini tentu diperlukan di berbagai situasi. Bahkan juga wdiperlukan dalam kegiatan komunikasi. Kalimat yang tidak terstukur, maka akan sulit dipahami. Tak jarang malah menimbulkan kesalah pahaman.

Tata bahasa di Bahasa Inggris dikenal dengan sebutan grammer. Bahasa Idnonesia juga memiliki aturan, struktur kalimat, dan tata bahasa yang diikuti. Dengan mengikuti aturan tata bahasa, hasil karya akan lebih berkualitas. Tata bahasa yang baik akan membuat orang lain mudah memahami tulisan tersebut.

Baca juga:   Menjadi guru berkompeten melalui kompetensi sosial emosional

Mengikuti dinamika perkembangan bahasa

Bahasa Indonesia selalu mengikuti perkembangan zaman. Dibandingkan Basa Inggris, bahasa yang kita gunakan masih sangat muda.. Oleh sebab itu Bahasa Indonesia masih terus berkembang. Bahasa Melayu yang kerap kali diguanakan merupakan nenek moyang dari Bahasa Ineonsia.

Kamus Besar Bahasa Indonesa juga terus berkembang bahkan sampai detik ini. Buktinya ada banyak kosa kata baru yang ditambahkan ke kamus besar tersebut. Cotoh kosa kata baru uakni gawai (ponsel), pramusiwi (babysitter), tatikus (alat peranti petunjuk), dan masih banyak kosa kata abru lainnya. Tak menutup kemungkinan akan ada kosa kata lain yang ditambahkan ke KBBI.

Biasakan banyak membaca

Cara menyenangkan belajar Bahasa indonesia berikutnya adalah biasakan banyak memabca. Membaca di sini tidak hanya terfokus pada membaca buku saja. Zaman sudah semakin maju. Banyak media yang bisa digunakan untuk mencari informasi.

Di internet pastinya banyak artikel menarik yang bisa dibaca. Tidak hanya buku yang menjadi sumber informasi. Sekarang internet menjadi jalan pintas untuk mencari iformasi secara cepat dan tepat. Ada banyak bahan bacaan yang tersedia di internet untuk melatih skill berbahasa Indonesia.

Mencoba membuat karya menggunakan Bahasa Indonesia

Cara terakhir belajar Bahasa Indonesia yang menyenangkan yakni mencoba berkarya menggunakan Bahasa Indonesia. Karya yang dibuat bisa dalam bentuk apa saja. Misalnya cerita pendek, novel, puisi, artikel ilmiah, dan berbagai karya tulis lainnya. Sedangkan untuk media berkarya, tidak perlu khawatir. Sudah banyak media yang bisa digunakan untuk menampung karya anak bangsa.

Media bisa ditulisan bisa diterbitkan dalam bentuk buku, artikel di media online, dan lain sebagainya. Jika ahli dalam berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia, bisa mencoba menjadi pengisi suara di vidio dan mengunggahnya di youtube. Karya anak bangsa tidak kalah keren dengan karya seniman di luar negeri lho.

Nah, bagainana? Belajar bahasa Indonesia tidak sulit dan membosankan bukan. Bahasa Indonesia rupanya memiliki banyak manfaat. Kita sebagai rakyat Indonesia harus bangga memiliki bahasa sebagai alat untuk bersatu.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link ini atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

(RAW)

Share :

Baca Juga

Kurikulum

RUU Sisdiknas Merilis Dua Model Sekolah Pendidikan Formal
Merdeka Mengajar

Kurikulum

Metode Merdeka Mengajar untuk Tahun Ajaran Selanjutnya

RPP

Bentuk dan Teknik Menyampaikan Umpan Balik untuk Siswa

Kurikulum

Mengenal 7 Paradigma Kurikulum Baru 2022

Kurikulum

9 Cara Mengajarkan Toleransi pada Peserta Didik

Kurikulum

Personalized Learning dan Relevansinya dengan Merdeka Belajar

Kurikulum

Cara Penerapan Projek Kurikulum Merdeka Tema “Aku Sayang Bumi” di Tingkat PAUD

Kesiswaan

Simak 6 Manfaat Menulis Bagi Seorang Guru
Mari Gabung e-Guru.idMenjadi guru yang kompeten dan profesional di era digital

Temukan cara baru mengikuti seminar, workshop, pelatihan BERSERTIFIKAT.