Home / Kurikulum

Sabtu, 26 Maret 2022 - 07:33 WIB

Yuk Intip, Sejarah Kurikulum Yang Pernah Diterapkan di Indonesia

Mulai Juli 2022, Pancasila Menjadi Mapel Wajib di Sekolah

Mulai Juli 2022, Pancasila Menjadi Mapel Wajib di Sekolah

Sejarah kurikulum di IndonesiaIstilah kurikulum merupakan istilah yang sangat familiar di dunia pendidikan. Kurikulum mewakili suatu program pendidikan yang berisikan bahan ajar dan aktivitas dalam mengajar. Dengan kata lain, pendidikan yang Anda kenal saat ini berjalan sesuai dengan kurikulum yang berlaku tersebut. Sejarah kurikulum di Indonesia sendiri terbilang cukup panjang karena sering kali berubah-ubah.

Bahkan, ada ungkapan yang terkenal di kalangan akademisi, “Ganti menteri, ya ganti kurikulum.” Namun, nyatanya ungkapan ini ada benarnya bila Anda menilik kembali penerapan kurikulum yang ada di Indonesia. Setidaknya dalam beberapa kali masa jabatan menteri pendidikan kurikulum di Indonesia pasti mengalami perubahan.

Bisa pula dikatakan bahwa kurikulum merupakan bukti nyata hasil kerja dari menteri pendidikan yang bersangkutan. Tetapi tentu saja perubahan-perubahan tersebut atas dasar untuk mencapai sebuah kurikulum yang terbaik di Indonesia. Sehingga kualitas pendidikan yang ada pun turut meningkat. Tujuan utamanya tidak lain dan tidak bukan adalah mencetak generasi yang cerdas dan berbudi luhur.

Sejarah Kurikulum di Indonesia Lengkap Hingga yang Terbaru

Sedikit banyak Anda pastinya akan penasaran dengan perjalanan sejarah kurikulum di Indonesia, bukan? Karena bagaimanapun setiap kurikulum di Indonesia pasti memiliki ceritanya masing-masing. Alasan dibalik pergantian kurikulum, kelebihan kurikulum yang baru, dan urgensi pergantian tersebut.

Nah, berikut ini adalah sebuah ulasan terkait kurikulum-kurikulum yang pernah digunakan di Indonesia hingga saat ini. Anda akan mendapatkan sedikit pengetahuan penting terkait perkembangan pendidikan di indonesia melalui perspektif kurikulum.

Kurikulum 1947

Sejarah kurikulum di Indonesia yang satu ini merupakan kurikulum yang pertama kali ditetapkan di Indonesia ketika memulai pendidikan untuk yang pertama kalinya. Kurikulum ini merupakan kurikulum pergantian dari sistem pendidikan Belanda ke sistem Pendidikan asli Indonesia. Meskipun namanya sendiri adalah kurikulum 1947, tetapi pada prakteknya baru berjalan pada tahun 1950.

Fokus utama kurikulum ini adalah mengubah arah orientasi pendidikan Belanda menjadi pendidikan untuk kepentingan nasional. Kurikulum ini menekankan terhadap pembentukan karakter bangsa Indonesia yang merdeka, berdaulat, dan sejajar dengan bangsa lain di dunia.

Kurikulum 1952

Merupakan sebuah kurikulum yang bertujuan untuk menyempurnakan kurikulum 1947. Kurikulum ini merincikan setiap mata pelajaran yang mana Anda bisa menemukan rencana pengajaran dalam mata pelajaran tersebut.

Kurikulum 1952 mengusung konsep kedekatan pembelajaran di sekolah dengan kehidupan sehari-hari. Harapannya, peserta didik bisa mendapatkan gambaran terkait kehidupan di masa yang mendatang melalui sekolahnya. Sejarah kurikulum di Indonesia ini merupakan kurikulum yang berfokus pada muatan materinya dan berusaha membuat peserta didik memahami materi denga lebih mudah.

Baca juga:   Keunggulan Kurikulum 2022 Dіbаndіng Kurіkulum Sebelumnya

Kurikulum 1964

Daripada kurikulum yang satu ini lebih terkenal dengan Rencana Pendidikan 1964. Tujuan kurikulum ini adalah membuat masyarakat di Indonesia setidaknya mendapatkan pengetahuan minimal, yaitu tingkat Sekolah Dasar. Oleh karena itulah, pembelajaran berpusat pada Pancawardhana.

Kurikulum 1968

Sejarah kurikulum di Indonesia mencatat kurikulum 1964 hanya mampu bertahan selama 4 tahun saja dan tidak lama berganti menjadi kurikulum 1968. Kurikulum ini merupakan kurikulum pergantian yang bertujuan untuk meruntuhkan citra produk orde lama.

Pada kurikulum ini mengusung tema materi yang teoritis yang mana tidak terkait pada kehidupan sehari-hari. Kurikulum 1968 membawa arah pendidikan untuk mempertinggi kecerdasan, keterampilan, dan fisik peserta didik.

Kurikulum 1975

Pergantian kurikulum menjadi kurikulum 1975 merupakan penyempurnaan dari kurikulum yang sebelumnya. Kurikulum ini menekankan pada pendidikan yang lebih efektif dan efisien. Ciri khasnya terdapat pada merincinya prosedur pengajaran pada setiap materi. Sehingga membuat pendidik kala itu sibuk menutup kepentingan administrasi tersebut.

Kurikulum 1984

Pada sejarah kurikulum di Indonesia ini lebih menekankan terhadap prosesnya, tetapi juga memperhitungkan faktor tujuan pembelajaran. Kurikulum ini memulai sistem pembelajaran yang memungkinkan peserta didik untuk aktif di dalam kelas dan tidak hanya menunggu penjelasan dari peserta didik.

Kurikulum ini juga terkenal dengan nama Kurikulum 1975 yang Disempurnakan. Peserta didik di kelas menjadi subjek belajar yang mana mengalami sendiri proses pembelajaran sehingga pembelajaran lebih bermakna.

Kurikulum 1994

Selang 10 tahun lamanya, kurikulum di Indonesia kembali mengalami perubahan yang cukup signifikan. Kali ini kurikulumnya bernama kurikulum 1994. Kurikulum ini memadukan antara kurikulum 1975 dan kurikulum 1984. Namun, sayangnya perpaduan ini belum berhasil dengan baik untuk menghasilkan generasi penerus bangsa yang terbaik.

Dalam sejarah kurikulum di Indonesia, bisa dibilang kurikulum yang satu ini kurang sukses perkembangannya. Banyak sekali masyarakat yang menyampaikan ketidaksetujuannya terkait kurikulum ini.

Perpaduan dua buah kurikulum ini menghasilkan sebuah kurikulum dengan beban belajar yang terlalu berat. Sehingga hal ini tentu akan membuat banyak peserta didik di Indonesia kesulitan.

Kurikulum 2004

Kurikulum ini mengusung Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang mana fokusnya untuk meningkatkan penguasaan kompetensi pada peserta didik. Namun, bukan berarti ini membuat sistem pembelajaran di kelas menjadi tidak terurus dengan baik.

Baca juga:   Panduan Kurikulum Merdeka untuk Pemulihan Pendidikan Nasional

Pada kurikulum ini, baru mengenalkan sebuah sistem belajar yang tidak hanya terbatas di bangunan kelas atau sekolah. Sehingga model belajarnya bukan hanya mendengarkan penjelasan dari pendidik, melainkan aktif mencari konten pembelajaran untuk diri sendiri.

Kurikulum 2006

Pada dasarnya kurikulum 2006 tidak jauh berbeda dengan kurikulum 2004. Pada kurikulum 2006, pihak sekolah bisa dengan bebas mengembangkan mata pelajaran yang ada di kurikulum sesuai dengan daerah sekolahnya.

Hal ini tentu merupakan kesempatan yang bagus bagi sekolah untuk berkembang sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Sehingga setiap peserta didik tidak akan terpaksa untuk mempelajari hal-hal yang tidak bisa didukung dengan baik oleh sekolah.

Kurikulum 2013

Kurikulum yang merupakan pengganti dari KTSP ini adalah kurikulum yang terkenal dengan 3 aspek penilaiannya. Bisa dibilang dalam ulasan sejarah kurikulum di Indonesia ini adalah kurikulum yang akan segera ditinggalkan bila kurikulum penggantinya sudah siap.

Sekarang masih banyak sekolah-sekolah yang menggunakan kurikulum ini untuk mengajarkan materi pelajaran pada peserta didiknya. Penilaian terhadap aspek pengetahuan, perilaku, dan keterampilan bertujuan untuk mendapatkan gambaran sejelas mungkin terkait nilai dari peserta didik.

Kurikulum Prototipe 2022

Kurikulum ini merupakan kurikulum terbaru yang saat ini kabarnya sedang dalam proses pengembangan dan peninjauan oleh Menteri Pendidikan Indonesia. Anda sedikit banyak pasti pernah mendengar kurikulum baru yang akan ada di Indonesia ini, bukan?

Dalam sejarah kurikulum di Indonesia, ini merupakan kurikulum pertama yang memberikan kebebasan pada peserta didik untuk menentukan proses belajarnya. Pada kurikulum sebelumnya, untuk masuk ke jurusan tertentu peserta didik akan melalui seleksi tertentu.

Kurikulum ini memungkinkan peserta didik untuk memilih mata pelajaran apa yang ingin mereka pelajari. Harapannya adalah dengan belajar materi kesukaan, hasil belajarnya bisa meningkat dan menambah antusiasme belajar.

Demikian adalah ulasan terkait sejarah kurikulum di Indonesia. Sekarang Anda pastinya sudah paham dan mengetahui kurikulum apa saja yang pernah dipergunakan untuk mencerdaskan anak bangsa.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link INI atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

Share :

Baca Juga

Kurikulum

Peran Guru, Kepala Sekolah, Siswa dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Kurikulum

Kurikulum Merdeka SMK sebagai Pusat Keunggulan: Antara Tantangan dan Harapan

Kurikulum

Panduan Kurikulum Merdeka untuk Pemulihan Pendidikan Nasional

Kurikulum

Prinsip Projek untuk Menguatkan Profil Pelajar Pancasila

Kurikulum

Bagaimana Penerapan Kurikulum Merdeka SMA?

Kurikulum

Guru yang Belum Paham Kurikulum Merdeka
Pendidikan

Kurikulum

Problematika Pendidikan di Indonesia yang Wajib Dibenahi

Kesiswaan

Ingin meningkatkan softskill guru? simak ulasan berikut ini
Mari Gabung e-Guru.idMenjadi guru yang kompeten dan profesional di era digital

Temukan cara baru mengikuti seminar, workshop, pelatihan BERSERTIFIKAT.