Home / Kurikulum

Sabtu, 27 Agustus 2022 - 15:19 WIB

Manfaat Tata Tertib Sekolah Bagi Siswa

Tak jarang tata tertib sekolah dikeluhkan oleh siswa. Siswa berpikir bahwa tata tertib tersebut terlalu mengatur serta membatasi tindakan mereka di sekolah. Namun siswa tidak menyadari bahwa tata tertib sekolah sebenarnya memiliki manfaat. Lantas apa sajamanfaat tata tertib sekolah bagi siswa?

Tata tertib adalah peraturan yang dibuat sekolah agar siswa lebih disiplin. Tata tertib juga memiliki tujuan sebagai bentuk bahan pendidikan agar siswa lebih bisa bertanggung jawab menanggung kesalahan apabila melanggar. Berikut adalah manfaat tata tertib sekolah bagi siswa yang wajib Anda ketahui.

  1. Siswa dilatih lebih bertanggung jawab

Seperti yang telah dibahas sebelumnya. Salah satu manfaat tata tertib sekolah adalah mengajarkan siswa agar lebih bertanggung jawab. Siswa juga belajar menghadapi konsekuensi apabila melanggar aturan yang telah berlaku.

Sama seperti ketika guru memberikan tugas rumah untuk siswa. Tentu tugas rumah tersebut wajib dikerjakan oleh siswa. Jika siswa tidak mengerjakan, maka akan ada konsekuensi yang diterima. Dari pengalaman ini, siswa akan belajar namanya memegang tanggung jawab.

  1. Siswa berlatih disiplin

Tujuan utama dibuatnya tata tertib sekolah yakni mendisiplinkan siswa agar proses belajar berjalan lancar. Hal ini juga merupakan manfaat tata tertib sekolah bagi siswa. Tata tertib membuat proses mengajar berjalan lancar, efektif, dan aman.

Bayangkan saja jika ada banyak siswa yang tak menaati aturan. Tentu saja proses pembelajaran akan terganggu. Tidak hanya guru yang terganggu, tapi juga siswa lain. Pembelajaran yang kurang efektif membuat materi yang dijelaskan guru tidak sepenuhnya mampu diserap oleh siswa.

  1. Siswa berlatih untuk jujur

Manfaat tata tertib sekolah lainnya adalah siswa dilatih untuk bersikap jujur. Sifat jujur mungkin memang kedengaran sangat mudah dilakukan. Namun, pada kenyataannya, sikap jujur tak selamanya mudah dilakukan.

Salah satu cara untuk melatih siswa bersikap jujur yakni dengan adanya tata tertib sekolah. Ketika siswa tidak bisa masuk sekolah, maka mereka diwajibkan membuat surat izin. Peraturan ini membuat siswa diharuskan bertindak jujur. Tata tertib dapat mencegah siswa melakukan bolos dan melakukan tindakan yang tidak diinginkan.

  1. Siswa dilatih agar mandiri

Tata tertib sekolah membuat siswa lebih mandiri di sekolah. Membentuk karakter siswa yang mandiri merupakan manfaat tata tertib sekolah lainnya. Karakter mandiri ini nantinya sangat diperlukan siswa saat mereka lulus dari sekolah.

Baca juga:   Ingin meningkatkan softskill guru? simak ulasan berikut ini

Ketika siswa menghadapi ujian di sekolah, siswa diharuskan mengerjakan ujian tersebut sendiri. Aturan yang satu ini membuat siswa menjadi lebih mandiri dan percaya diri. Tentu saja sebelum ujian dimulai, siswa akan melakukan persiapan yang tidak sedikit. Setelah persiapan matang, barulah siswa dapat melaksanakan ujian dengan kemampuan mereka sendiri.

  1. Menghilangkan kecemburuan sosial

Tahukah Anda tata tertib sekolah dapat menghilangkan kecemburuan sosial antar siswa? Hal Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Salah satu tata tertib sekolah yang wajib dipatuhi siswa adalah menggunakan seragam. Di sekolah, semua siswa dipandang sama rata. Mereka menggunakan seragam yang sama. Tidak peduli seperti apa latar belakang dan status ekonominya.

Coba bayangkan apabila tata tertib menggunakan seragam tidak dipatuhi siswa. Pakaian yang digunakan siswa bisa saja menimbulkan kecemburuan sosial. Tentu saja lingkup sekolah berbeda dengan lingkup dunia kampus. Itulah sebabnya siswa masih diperuntukkan mengenakan seragam.

  1. Melatih keterampilan sosial dan soft skills

Melatih soft skills dan melatih keterampilan sosial siswa juga merupakan manfaat tata tertib sekolah lho. Siswa diharuskan berbaur dengan guru dan teman untuk berinteraksi secara sosial di sekolah. Tata tertib sekolah membantu siswa untuk menyiapkan diri sebelum terjun langsung ke masyarakat.

Dengan adanya tata tertib sekolah, siswa diajarkan untuk menghormati orang yang lebih tua. Tidak hanya guru tentunya. Mulai dari kakak kelas, sampai karyawan yang ada di sekolah tersebut. Selain itu, siswa juga diajarkan berinteraksi sosial dengan siswa lainnya.

  1. Siswa dilatih untuk peduli dengan lingkungan

Salah satu hal yang wajib dimiliki siswa yakni peduli dengan lingkungan sekitarnya. Bagaimana cara melatih siswa agar peduli dengan lingkungan sekitarnya? Yakni dengan adanya tata tertib sekolah.

Di sekolah, pasti ada aturan yang mengharuskan siswa melaksanakan piket kelas. Setiap siswa kebagian jadwal membersihkan kelas satu kali dalam satu minggu. Aturan untuk melaksanakan piket kelas bertujuan agar lingkungan kelas tetap terjaga kebersihannya. Dengan demikian, proses belajar akan terasa nyaman.

  1. Meningkatkan rasa kebersamaan

Manfaat tata tertib sekolah yang terakhir yakni meningkatkan rasa kebersamaan. Manfaat yang satu ini mungkin tidak dirasakan secara langsung oleh para siswa. Dengan menaati aturan yang sama dengan siswa lain setiap ke sekolah, siswa akan tumbuh rasa kebersamaan sebagai siswa. Dengan demikian, setelah siswa lulus dari sekolah, relasi akan tetap terjalin.

Baca juga:   Mengenal 7 Paradigma Kurikulum Baru 2022

Menanamkan kedisiplinan pada siswa

Masih banyak siswa yang tidak patuh pada tata tertib sekolah. Padahal, manfaat tata tertib sekolah sangat banyak untuk siswa. Masih ada saja siswa yang kurang disiplin di sekolah. Terlepas dari berbagai alasan yang ada. Lalu bagaimana cara menanamkan kedisiplinan pada siswa?

Disiplin adalah suatu kondisi yang tercipta serta terbentuk melalui sebuah proses dan serangkaian perilaku yang menunjukkan nilai ketaatan, kepatuhan, kesetiaan, dan ketertiban. Salah satu tujuan menegakkan kedisiplinan di sekolah adalah untuk menciptakan rasa aman dan lingkungan belajar yang nyaman untuk siswa.

Cara menanamkan kedisiplinan pada siswa tidak melulu melalui hukuman. Ada banyak cara lain agar siswa lebih disiplin di sekolah. Berikut adalah beberapa cara menanamkan kedisiplinan pada siswa yang bisa Anda coba.

  1. Memberi contoh pada siswa

Salah satu cara menanamkan kedisiplinan untuk siswa yakni guru wajib memberikan contoh pada siswa. Sebagai contoh, guru ingin agar siswa hadir tepat waktu. Maka Anda sebagai guru juga harus hadir tepat waktu di kelas. Kecuali Anda memiliki suatu kegiatan yang sangat mendesak. Pikir saja, bagaimana bisa siswa disiplin jika gurunya saja tidak disiplin?

  1. Konsisten

Konsisten adalah salah satu kunci penting dalam membentuk karakter disiplin. Jika diucapkan saja, konsisten tampak mudah. Namun konsisten cukup sulit untuk dilakukan. Tidak hanya untuk siswa, guru juga memiliki tantangannya sendiri. Melalui pembinaan dan teladan, siswa akan perlahan menyadari bahwa karakter dispiin sangat penting.

  1. Tegas

Tegas di sini bukan memberi hukuman semerta-merta pada siswa yang melanggar tata tertib sekolah. Memberi hukuman tidak selamanya efektif untuk mendisiplinkan siswa. Justru siswa akan merasa benci dengan tata tertib sekolah. Tegas di sini maksudnya adalah tidak plin plan terhadap tata tertib sekolah yang sudah dibuat dan disepakati bersama. Jika tata tertib tidak tegas, siswa justru semakin tidak disiplin dalam pelaksanaannya.

Nah, dmikianlah manfaat tata tertib sekolah bagi siswa dan cara menanamkan kedisiplinan bagi siswa. Diharapkan guru dapat membimbing siswa agar lebih disiplin untuk kedepannya.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link ini atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

(RAW)

Share :

Baca Juga

Kesiswaan

Pentingnya Mengenali Kepribadian Peserta Didik Bagi Guru

Kurikulum

Kurikulum Merdeka Belajar dan Keunggulannya dalam Media Pembelajaran

Kesiswaan

Akibat PTM Tak Konsisten, Pendidikan Indonesia Mengalami Penurunan Kualitas

Kurikulum

Panduan Kurikulum Merdeka untuk Pemulihan Pendidikan Nasional
video pembelajaran

Kesiswaan

Mengenal Fitur Canva dan Cara Menggunakannya Dalam Pembelajaran

Kurikulum

Cara Penyusunan Program Semester Kurikulum Merdeka

Kurikulum

RUU Sisdiknas Merilis Dua Model Sekolah Pendidikan Formal

Kurikulum

Kurikulum Merdeka Bukan Sebagai Pengganti Kurikulum 2013, Begini Penjelasannya
Mari Gabung e-Guru.idMenjadi guru yang kompeten dan profesional di era digital

Temukan cara baru mengikuti seminar, workshop, pelatihan BERSERTIFIKAT.