Home / Kenaikan Pangkat / Media Pembelajaran

Jumat, 19 Agustus 2022 - 21:58 WIB

Rekomendasi Mainan Edukasi untuk Anak TK

Salah satu cara untuk melatih pekembangan anak adalah bermain. Dengan bermain, anak bisa mengembangkan berbagai macam aspek seperti memecahkan masalah, mengasah kreativitas, mengembangkan motorik kasar dan halus, serta meningkatkan konsentrasinya.

Penelitian dari American of Pediatrics menyebutkan bahwa bermain merupakan bagian yang berharga dari masa kanak-kanak. Bermain bisa membuat anak untuk menggunakan kreativitas mereka sambil mengembangkan koognitif, imajinasi, ketangkasan, kekuatan fisik, dan emosional anak.

Ada banyak mainan edukasi untuk anak TK yang berguna untuk melatih kreativitas anak. Selain menawarkan manfaat untuk perkembangan yang penting bagi anak, permainan edukasi juga bisa memberikan kesempatan bagi orang tua untuk terlibat masa kanak-kanak mereka.

Jenis-jenis Permainan

Menurut Harvard Graduate School of Education bermain memiliki beberapa macam bentuk, diantaranya:

Permainan Sosial

Permainan sosial yaitu anak-anak bermain dengan teman-teman meraka atau dengan orang yang lebih dewasa, seperti bermain peran, melempar bola, membuat kompetisi persahabatan, dan lain sebagainya.

Permainan Mandiri

Permainan mandiri yaitu anak-anak bermain sendiri, seperti membangun balok, mengerjakan teka-teki, berbicara dengan boneka atau action figure, dan masih banyak lagi.

Permainan dengan Bimbingan

Permainan dengan bimbingan yaitu anak-anak bermain dalam situasi yang sudah dipersiapkan oleh orang dewasa. Seperti seorang konselor kamp yang berpose “kita akan bermain sebuah drama menggunakan alat peraga. Menurutmu, drama tersebut tentang apa? Bagaimana caa memulainya?”

Manfaat Mainan Edukasi untuk Anak TK

Mainan edukasi untuk anak TK mempunyai pengaruh positif bagi anak-anak usia dini, baik itu jenjang KB atau TK. Merangkum dari Anggun PAUD Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, ada beberapa manfaat mainan edukasi untuk anak, yaitu:

Aspek Perkembangan Anak Berkembang

Mainan edukasi bermanfaat untuk menstimulasi berbagai macam aspek perkembangan anak. Misalnya, ketika anak bermaina mainan fisik seperti bola, maka kemampuan motorik kasarnya akan berkembang. Jika anak bermain bola dengan keluarga atau teman, maka aspek sosial emosional mereka yang akan berkembang.

Selain itu, masih ada banyak aspek yang bisa dikembangkan dengan mainan edukasi untuk anak TK, seperti fisik motorik, bahasa, kognitif, nilai agama dan moral, dan seni. Oleh karena itu, orang tua harus pandai-pandai memilih mainan yang sifatnya edukatif untuk anaknya.

Keterampilan Inkuiri Berkembang

Permainan edukasi juga bisa mengembangkan keterampilan inkuiri anak, tentu saja hal ini dengan dukungan dari orang tua dan lingkungan sekitar anak. Dukungan lingkungan yang tepat bisa menumbuhkan rasa ingin tahu anak. Rasa ingin tahu tersebut biasanya ditunjukkan dengan anak yang sering tertarik dengan hal-hal yang baru, aktif bertanya, dan berusaha melakukan sesuatu untuk memperoleh jawaban.

Baca juga:   Benarkah Gaji Ke-13 Untuk PNS Akan Cair Mulai Bulan Juli?

Cara yang bisa orang tua lakukan adalah dengan bertanya pada naka saat mereka bermain. Misalnya, anak sedang membuat rumah-rumahan dari balok. Orang tua bisa menanyakan “benda-benda apa saja yang kamu lihat? Kemudian orang tua bisa mengubah bentuk rumah, lalu bertanya, “bagaimana bentuk rumahnya sekarang?”

Apapun yang anak buat, orang tua harus menghindari untuk melihat dari benar atau salahnya. Orang tua harus memberikah apresiasi atau usaha yang telah mereka lakukan dengan baik.

Imajinasi dan Kreativitas Anak Berkembang

Menggunakan benda-benda dan alat main yang ada di sekitar juga bisa mendorong anak untuk menggunakan imajinasi mereka dengan bebas. Kreativitas bisa membuat anak bisa melakukan banyak hal seperti bereksperimen, bereksplorasi, bertanya, berkreasi, mengubah, bekerja kooperatoif, memanipulasi, memecahkan masalah, membangun harga diri, dan juga memiliki orientasi pada proses bukan pada hasil.

Anak Belajar untuk Bertanya

Aktivitas bermain akan mendorong anak untuk bertanya. Pada saat inilah, pendampingan orang tua sangat diperlukan untuk merespon rasa ingin tahu anak dengan pertanyaan terbuka.

Kapankah pertanyaan terbuka boleh ditanyakan? Pertanyaan seperti apa yang bisa memancing anak untuk berpikir?

Pertanyaan terbuka bisa orang tua tanyakan pada anak ketika proses bermain atau setelah anak selesai bermain. Orang tua bisa memberikan pertanyaan seperti, “apa yang ingin kita buat?” atau “berapa banyak bahan yang dibutuhkan?”

Rekomendasi Mainan Edukasi untuk Anak TK

Ada banyak mainan edukasi untuk anak TK yang dapat digunakan untuk menstimulasi berbagai aspek perkembangan pada anak. Simak penjelasannya berikut ini.

Puzzle

Puzzle adalah permainan klasik yang dimainkan oleh orang-orang dari berbagai usia, dari anak-anak hingga dewasa. Tingkat kesulitan mainan edukasi ini juga berbeda-beda, mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling rumit.

Selain itu, anak-anak usia bayi dan anak usia dini juga bisa mengeksplor puzzle yang mempunyai bagian yang lebih sedikit. Karena puzzle memiliki kompleksitas yang berbeda-beda, permainan ini bisa menantang anak-anak untuk menyelesaikan puzzle dengan tingkatan yang lebih sulit selama mereka terus tumbuh.

Bermain puzzle juga sangat baik untuk perkembangan kognitif dan motorik halus anak. Tidak hanya itu, bermain puzzle juga bisa membuat anak-anak belajar tentang beberapa hal, yaitu:

  1. Kosakata spasial.
  2. Pemecahan masalah.
  3. Penyelesaian tugas dan ketekunan.
  4. Motorik halus dan koordinasi mata dan tangan.
Baca juga:   5 Negara Ini Gratiskan Biaya Kuliah untuk Rakyat dan Mahasiswa Asing, Tertarik?

Balok

Mainan edukasi untuk anak TK berikutnya yaitu balok. Permainan balok ini memiliki jenis yang berbeda-beda. Ada yang terbuat dari kayu dan ada juga yang terbuat dari plastik, contohnya lego. Apapun jenisnya, mainan balok ini bisa menjadi alat pembelajaran yang sangat efektif untuk anak.

Manfaat dari bermain balok antara lain:

  1. Mengembangkan keterampilan motorik dan koordinasi mata dan tangan.
  2. Mengembangkan kemampuan bahasa.
  3. Mengembangkan kemampuan penalaran spasial.
  4. Mengembangkan kemampuan fleksibilitas kognitif.
  5. Mengembangkan kemampuan kemampuan bahasa.
  6. Mengembangkan kemampuan untuk berpikir kreatif dan divergen.
  7. Mengembangkan kemampuan kompetensi sosial.
  8. Mengembangkan kemampuan keterampilan teknik.

Bermian Permainan Tradisional

Permainan tradisional bisa mengingatkan orang tua dengan masa kecil mereka yang penuh dengan kreativitas. Orang tua bisa membuat permainan tradisional dari benda-benda yang ada di sekeliling rumah.

Seperti membuag mainan dari kardus bekas yang dibuat menjadi kostum robot atau disusun menjadi kereta api.Hal ini tentu saja terasa lebih menyenangkan bagi anak. Contoh lainnya yaitu membuat mobil-mobilan dari kulit jeruk. Permainan ini sangat bagus untuk melatih kreativitas anak dan mengajarkan tentang kesederhanaan kepada anak.

Bermain Warna

Bermain warna sangat banyak macamnya. Orang tua bisa melatih anak dengan mengenalkan macam-macam warna dengan berbagai macam bentuk yang diberi warna. Lalu anak diajak untuk mengklasifikasikan atau memisahkan warna sesuai dengan jenisnya.

Bermain Bentuk

Orang tua bisa melatih anak untuk bermain bentuk. Mainan edukasi untuk anak TK ini dilakukan dengan cara orang tua menyebutkan bentuk-bentuk seperti segi tiga, persegi panjang, lingkaran, segitiga, dan lain sebagainya.

Selain itu, orang tua juga bisa mengenalkan bentuk lain seperti awan, angka, bintang, huruf alfabet, huruf hijaiyah, dan masih banyak lagi. Orang tua bisa bermain bentuk ini dengan cara membuat gambarnya lalu dipotong sesuai bentuknya atau bisa juga membeli di toko mainan anak.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link ini atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

(RAW)

Share :

Baca Juga

Kenaikan Pangkat

Cara Belajar Bahasa Inggris Secara Mandiri

Karya Inovatif

Era yang Maju Tapi Metode Belajar Masih Konvensional? Simak Metode Belajar Asyik Berikut Ini

Media Pembelajaran

Mengenal Quizizz Sebagai Media Pembelajaran Interaktif Di Era Digital

Karya Inovatif

Puzzlemaker Cara Mudah Membuat Teka-teki Silang untuk Pembelajaran

Kenaikan Pangkat

Memahami Pembelajaran HOTS

Kesiswaan

Manfaat Chatbot sebagai Media Pembelajaran, Inovasi Baru Dunia Pendidikan

Admin Sekolah

Berkas yang dipersiapkan sebelum menyusun DUPAK Guru

Media Pembelajaran

Fungsi dan Tips Membuat Media Pembelajaran
Mari Gabung e-Guru.idMenjadi guru yang kompeten dan profesional di era digital

Temukan cara baru mengikuti seminar, workshop, pelatihan BERSERTIFIKAT.