Home / Kesiswaan / Kurikulum

Rabu, 17 Agustus 2022 - 21:27 WIB

Bagaimana Cara Mengembangkan Potensi Diri Siswa

Cara mengembangkan potensi diri siswa – Pengembangan diri merupakan kegiatan yang di lakukan oleh siswa, dalam hal ini siswa atau murid dalam mengembangkan potensi dirinya dan mengekspresikan dirinya sesuai dengan minat dan bakatnya masing-masing. Perkembangan ini di sesuaikan dengan kebutuhan kondisi sekolah.

Kegiatan pengembangan diri ini merupakan kegiatan di luar kelas, sebagai bagian integral dari kurikulum sekolah. Tujuan khusus dalam pengembangan diri siswa adalah untuk mengembangkan bakat, minat, keterampilan, kreativitas, kemandirian, kebiasaan, keterampilan belajar, keterampilan sosial, kehidupan beragama, intuisi, keterampilan memecahkan masalah, dan perencanaan karir.

Nah berikut ini merupakan cara mengembangkan potensi diri siswa yang wajib para guru ketahui.

Cara Mengembangkan Potensi Diri Siswa

Setiap siswa memiliki potensi untuk belajar, tumbuh dan menjadi orang yang sukses. Pertanyaan yang muncul adalah bagaimana kita para guru membantu mereka mencapai hal ini. Siswa memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang akan mempengaruhi kemampuan belajarnya. Di sinilah peran guru dalam menemukan potensi dan mengembangkannya secara optimal.

Jadi, sebelum mengembangkan potensi yang di miliki siswa, terlebih dahulu kita harus mencari tahu apa sebenarnya potensi yang ada pada diri mereka. Setelah berhasil mengidentifikasi potensi yang di miliki siswa, guru perlu membantu mereka mengembangkan potensi tersebut. Bagaimana caranya? berikut cara mengembangkan potensi diri siswa.

Bangun keterampilan dan pengetahuan yang ada

Sebagai guru, Anda perlu mencari tahu pengetahuan apa yang sudah di ketahui siswa dan keterampilan apa yang perlu menjadi inti pengembangan. Selalu ada pengetahuan awal untuk di temukan dan akan ada cara untuk menggunakan pengetahuan itu dalam mengembangkan potensi siswa.

Setelah mengetahui hal ini, hal yang perlu Anda lakukan adalah menemukan cara-cara kreatif baru dan kemudian menggunakannya untuk mengembangkan potensi siswa.

Berikan motivasi intrinsik

Biasanya, seorang guru perlu menggunakan motivasi eksternal untuk mendukung pembelajaran siswa. Padahal, cara terbaik untuk memotivasi mereka adalah dengan mengubah pola pikir belajar mereka, termasuk potensi mereka.

Anda dapat memotivasi dan meyakini siswa bahwa potensi yang ada dalam diri mereka dapat membawa keberhasilan jika dickembangkan secara optimal. Dengan cara ini, tentu akan meningkatkan kesadaran mereka untuk mengembangkan potensi mereka.

Tetapkan tujuan dan sasaran

Siswa yang semangat belajarnya rendah biasanya di sebabkan oleh kurangnya pemahaman mereka terhadap tujuan pembelajaran. Mereka cenderung berpikir: ‘jika tidak ada alasan untuk mempelajarinya, mengapa saya harus melakukannya?’.

Nah, kendala ini bisa Anda atasi dengan menjelaskan tujuan dari setiap tugas dalam rangka mengembangkan potensi siswa. Ketika siswa memahami tujuan pengembangan potensi ini, mereka akan lebih cepat terlibat di dalamnya dan akan berusaha mencapai tujuan yang di tentukan.

Baca juga:   Problematika Pendidikan di Indonesia yang Wajib Dibenahi

Mengajarkan mindset berkembang

Memberi siswa pengetahuan bahwa setiap orang dapat mengembangkan dan meningkatkan diri. Hal ini dapat membantu mereka terus berusaha meningkatkan keterampilan dan membangun kepercayaan diri.

Membangun pola pikir positif

Mungkin siswa Anda sering berpikir apakah sesuatu bisa di capai atau tidak atau nanti mungkin hasilnya kurang memuaskan. Pemikiran seperti ini secara tidak sadar menjadi doa. Dan akhirnya hasilnya sesuai dengan pemikiran negatif siswa Anda yaitu tidak tercapai atau gagal.

Oleh karena itu, agar pikiran negatif siswa Anda tidak terus berkembang, perlu terus di latih untuk mengantisipasinya. Ada 3 cara membangun pola pikir positif, yaitu percaya sepenuh hati, santai/selalu berpikir positif dan bertindak selaras.

Tujuan yang telah di rancang, percaya dengan sepenuh hati bahwa pasti akan tercapai, baik dalam waktu dekat maupun dalam jangka panjang. Tanamkan pada siswa Anda agar benar-benar percaya diri, untuk tetap berpikir positif tentang segala sesuatu yang terjadi dalam hidup mereka.

Dan bertindak selaras antara apa yang Anda lakukan dan apa yang mereka pikirkan untuk terus menggali potensi mereka.

Libatkan orang tua

Mengembangkan potensi siswa tidak bisa di lakukan sendiri, tetapi Anda juga membutuhkan dukungan orang tua. Dengan melibatkan orang tua dalam pendidikan dan mendorong mereka untuk membantu siswa berhasil, ini akan berdampak besar pada perkembangan belajar siswa.

Layanan konseling

Layanan konseling meliputi pengenalan diri, studi, bimbingan karir dan pengenalan sosial. Konseling sendiri merupakan layanan bantuan bagi siswa, baik secara individu maupun kelompok. Hal ini bertujuan untuk mandiri dan berkembang secara optimal di bidang sosial, pengembangan kehidupan pribadi, pembelajaran dan perencanaan karir.

Layanan ini di lakukan melalui berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukung berdasarkan peraturan yang berlaku. Bimbingan dan konseling belum menjadi bagian integral dari sistem pendidikan di sekolah dengan ciri khas layanannya.

Dengan demikian, layanan bimbingan dan konseling yang memiliki fungsi perkembangan, seperti layanan pembelajaran, bimbingan kelompok dan magang, harus diprioritaskan dan ditingkatkan frekuensi dan intensitas layanannya.

Ekstrakurikuler

Kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan tambahan yang di lakukan di luar jam sekolah yang berlangsung baik di dalam sekolah maupun di luar sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh tambahan pengetahuan, wawasan dan keterampilan, serta membantu membentuk karakter peserta didik sesuai minat dan bakatnya masing-masing.

Baca juga:   Meneladani Mr. Kobayashi dari Novel Totto Chan dalam Mendidik Siswa

Fungsinya untuk mengembangkan potensi keterampilan dan rasa tanggung jawab serta memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperluas pengalaman sosial dalam persiapan karir siswa melalui peningkatan kapasitas. Dari kegiatan ini, siswa dapat memperdalam dan memperluas pengetahuan tentang keterampilan yang berkaitan dengan hubungan antara berbagai mata pelajaran.

Di luar itu, mereka juga dapat menyalurkan minat dan bakatnya, serta melengkapi upaya untuk mengembangkan manusia seutuhnya. Hal ini dapat menjadi salah satu cara untuk mengembangkan potensi pribadi di lingkungan sekolah.

Karena siswa dapat mengambil manfaat dari pendidikan kepribadian dan menghubungkan pengetahuan yang diperoleh dalam kurikulum dengan kondisi dan kebutuhan lingkungan. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler tersebut antara satu sekolah dengan sekolah lainnya dapat berbeda dan bervariasi sesuai dengan keterampilan guru, sekolah dan siswa itu sendiri.

Pentingnya Mengembangkan Potensi Diri Siswa

Mengembangkan pendidikan yang berkaitan dengan pengetahuan akademik siswa memang menjadi tugas utama sebagai guru. Namun dalam prosesnya, pengetahuan yang di kembangkan harus sesuai dengan potensi, minat, dan bakatnya.

Mengembangkan seluruh potensi dan karakteristik yang ada pada diri siswa, seperti karakteristik intelektual, sosial, emosional, moral dan spiritual, merupakan salah satu cara untuk mencapai tujuan pendidikan.

Dalam buku Student Development & Growth (2013) di sebutkan bahwa salah satu ciri guru yang berkualitas adalah pemahaman tentang perkembangan anak didiknya. Pengetahuan pengembangan siswa dapat membantu mengembangkan diri dan potensinya serta dapat memecahkan masalah yang di hadapinya.

Dengan memahami potensi dan karakter siswa, Anda dapat memperoleh gambaran tingkat penguasaan ilmu pengetahuan, mengetahui aspirasi dan kebutuhannya, serta menentukan kedalaman dan keluasan materi yang akan di ajarkan.

Selanjutnya informasi tentang potensi dan karakteristik peserta didik dapat di jadikan acuan untuk menciptakan pembelajaran yang kreatif dan efektif, sehingga tujuan pembelajaran selanjutnya dapat tercapai dengan baik.

Nah, salah satu cara untuk memahami dan mengembangkan karakter siswa adalah melalui pendidikan karakter. Pentingnya pendidikan karakter bagi siswa, selain memaksimalkan potensi yang di miliki, juga menunjukkan jati diri siswa yang sebenarnya.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link ini atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

(RAW)

Share :

Baca Juga

Kesiswaan

Siswa Perlu Bersiap, Pendaftaran Sekolah Kedinasan Dibuka Bulan April

Kesiswaan

Akibat PTM Tak Konsisten, Pendidikan Indonesia Mengalami Penurunan Kualitas

Kesiswaan

Pendidikan Karakter Peserta Didik di Era Digital

Kurikulum

Mengenal Kurikulum Paradigma Baru

Kesiswaan

Cara Menciptakan Motivasi Belajar Peserta Didik
Mulai Juli 2022, Pancasila Menjadi Mapel Wajib di Sekolah

Kurikulum

Keunggulan Kurikulum 2022 Dіbаndіng Kurіkulum Sebelumnya

Kesiswaan

Pentingnya Memahami PSE Bagi Guru

Kesiswaan

Begini Strategi Agar Siswa Tidak Mencontek Saat Ujian
Mari Gabung e-Guru.idMenjadi guru yang kompeten dan profesional di era digital

Temukan cara baru mengikuti seminar, workshop, pelatihan BERSERTIFIKAT.