Home / Kurikulum

Jumat, 18 Maret 2022 - 08:11 WIB

Penerapan Kurikulum Merdeka Bisa Dilakukan Secara Mandiri, Begini Caranya!

Kurikulum Merdeka Bisa Dilakukan Secara Mandiri–  Pilihan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) merupakan salah satu kebijakan Kemendikbudristek untuk satuan pendidikan dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka di sekolah. Sekolah diberikan pilihan jika sudah siap menggunakan kurikulum merdeka maka bisa langsung menerapkannya di sekolah. Namun, jika belum siap maka masih diberikan waktu untuk mempelajari kurikulum merdeka terlebih dulu.

Pilihan impelementasi kurikulum merdeka yang di tawarkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikburistek) memberikan keleluasaan kepada satuan Pendidikan untuk menentukan pilihan berdasarkan Angket Kesiapan Implementasi Kurikulum Merdeka. Angket kesiapan implementasi kurikulum merdeka (IKM) ini yang mengukur bagiamana kesiapan guru dan tenaga kependidikan dalam melaksanakan impelementasi kurikulum merdeka di sekolahnya. Angket IKM ini ditujukan pada guru dan tenaga kependidikan dan dalam mengisi angket IKM ini harus melihat pada situasi dan kondisi sekolahnya.

Setelah melakukan pendataan, Kemendikbudristek akan memberikan angket kesiapan implementasi kurikulum merdeka kepada satuan pendidikan yang berminat. Isi dari angket tersebut tidak ada yang salah atau benar. Jadi, semua jawaban pada angket yang diisi oleh guru dan tenaga kependidikan akan menyesuaikan dengan kesiapan sekolah dalam implementasi kurikulum merdeka. Angket kesiapan ini guna mengetahui pilihan implementasi mana yang cocok dengan kesiapan dan keadaan satuan pendidikan.

Pada angket IKM pendataan yang dikembangkan dan di isi oleh guru dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan tidak ada pilihan yang paling benar, semua akan menyesuaikan dengan kesiapan satuan Pendidikan. Dengan kata lain Angket kesiapan implementasi kurikulum merdeka ini akan memberikan pilihan atau opsi yang paling sesuai terkait kesiapan satuan Pendidikan, dimana semakin sesuai maka semakin efektif implementasi kurikulum merdeka yang akan dilaksanakan di satuan Pendidikan.

Baca juga:   Khusus guru, ubah akun menjadi Canva pro dengan tanpa biaya

Untuk saat ini beberapa satuan pendidikan masih pada tahap pendaftaran untuk mencoba mengimplementasikan kurikulum merdeka di sekolahnya. Tentunya masih banyak respon dari para guru maupun tenaga kependidikan mengenai kebijakan kurikulum merdeka ini. Meskipun demikian kurikulum merdeka ini sudah dirancang oleh Kemendikbudristek sebagai opsi pemulihan pendidikan di Indonesia. Jika dilihat masih ada beberapa sekolah yang bahkan belum memahami kurikulum merdeka, tetapi sudah mengetahui sedikit mengenai kurikulum merdeka. Oleh sebab itu, ada sekolah yang belum mendaftar mengimplementasikan kurikulum merdeka namun ada juga sekolah yang sudah mulai mencoba mengimplementasikan kurikulum merdeka ini. Terutama sekolah yang terdaftar sebagai sekolah penggerak.

Nah, dalam perjalanannya untuk mendukung implementasi kurikulum merdeka, Kemendikbudristek memberikan dukungan pembelajaran implementasi Kurikulum Merdeka secara mandiri dan dukungan pendataan implementasi kurikulum merdeka jalur mandiri. Melalui pendataan tersebut akan didapatkan calon satuan pendidikan yang berminat mengimplementasikan kurikulum merdeka. Kemudian untuk mereka yang berminat tersebut akan memperoleh pendampingan pembelajaran untuk implementasi kurikulum merdeka jalur mandiri.

Baca juga:   10 Panduan Lengkap Terkait Kurikulum Merdeka yang Wajib Guru Miliki

Di bawah ini ada tiga pilihan implementasi Kurikulum Merdeka Jalur Mandiri yang bisa diaplikasikan, yaitu Mandiri Belajar, Mandiri Berubah, dan Mandiri Berbagi. Berikut penjelasan dari masing-masing pilihan tersebut yaitu :

  1. Mandiri Belajar

Pilihan Mandiri Belajar memberikan kebebasan kepada satuan pendidikan saat menerapkan Kurikulum Merdeka beberapa bagian dan prinsip Kurikulum Merdeka, tanpa mengganti kurikulum satuan pendidikan yang sedang diterapkan pada satuan pendidikan PAUD, kelas 1, 4, 7 dan 10.

  1. Mandiri Berubah 

Mandiri Berubah memberikan keleluasaan kepada satuan pendidikan saat menerapkan Kurikulum Merdeka dengan menggunakan perangkat ajar yang sudah disediakan pada satuan pendidikan PAUD, kelas 1, 4, 7 dan 10.

  1. Mandiri Berbagi

Pilihan Mandiri Berbagi akan memberikan keleluasaan kepada satuan pendidikan dalam menerapkan Kurikulum Merdeka dengan mengembangkan sendiri berbagai perangkat ajar pada satuan pendidikan PAUD, kelas 1, 4, 7 dan 10.

Demikian tadi pembahasan mengenai implementasi kurikulum merdeka. Kurikulum merdeka ini memberikan pilihan pada setiap satuan pendidikan ketika akan mengimplemntasikannya melalui jalur mandiri. Namun, tetap dalam pelaksanaanya sekolah akan mendapatkan pendampingan dari Kemendikbudristek.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik dengan cara klik pada link INI

Share :

Baca Juga

Model Pembelajaran Inkuiri

Guru Honorer

Khusus guru, ubah akun menjadi Canva pro dengan tanpa biaya

Kurikulum

Ini Dia Kunci Ketrampilan Mengajar yang Harus Dikuasai Oleh Guru Dalam Kurikulum Merdeka

Kesiswaan

Menjadi guru berkompeten melalui kompetensi sosial emosional

Kurikulum

Pendidikan Inklusif : Pengertian, Tujuan dan Keuntungan

Kesiswaan

Akibat PTM Tak Konsisten, Pendidikan Indonesia Mengalami Penurunan Kualitas

Kurikulum

Bukan Teori, Ini 5 Langkah Teknis Persiapan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) 2022 Bagi Guru di Sekolah

Kurikulum

Pembelajaran Berdiferensiasi : Pengertian, Karakteristik dan Strategi Pembelajaran
Mulai Juli 2022, Pancasila Menjadi Mapel Wajib di Sekolah

Kurikulum

Yuk Intip, Sejarah Kurikulum Yang Pernah Diterapkan di Indonesia
Mari Gabung e-Guru.idMenjadi guru yang kompeten dan profesional di era digital

Temukan cara baru mengikuti seminar, workshop, pelatihan BERSERTIFIKAT.