Home / Metode Pembelajaran

Rabu, 18 Januari 2023 - 19:40 WIB

2 Jenis Model Belajar Inkuiri yang Wajib Dipahami Guru

Ilustrasi model pembelajaran discovery learning

Ilustrasi model pembelajaran discovery learning

Model belajar inkuiri merupakan salah satu model belajar yang wajib dipahami secara detail oleh guru. Sehingga guru dapat mencetak generasi siswa yang mampu berpikir kritis, kreatif, di era modern seperti sekarang.

Era serba modern sekarang tentu memiliki dampak positif maupun negatif. Salah satu dampak positif yakni masifnya peningkatan teknologi yang akan memudahkan manusia untuk beraktifitas. Hanya saja, tak menutup kemungkinan bahwa segala informasi akan lebih cepat diakses oleh semua kalangan.

Yang menjadi permasalahan dalam dunia pendidikan, yakni ketika siswa malah mengakses informasi tak penting dan bernilai sampah.

Lebih parahnya lagi bila mereka ikut dalam tren sehingga menghambat peningkatan kemampuan dalam aspek pendidikan karakter dan proses pembelajaran yang dilakukan.

Maka dari itu, segenap pakar pendidikan senantiasa melakukan perubahan pun juga menguji beberapa teori pendidikan demi mewujudkan output terbaik bagi bangsa.

Salah satu inisiatif model belajar yang sedang diupayakan untuk senantiasa diterapkan yakni model belajar inkuiri. Model pembelajaran tersebut berorientasi agar siswa dapat berfikir kritis.

Baca juga:   Ragam Cara Belajar yang Wajib Dipahami oleh Guru

Pemikiran kritis yang mereka miliki tersebut dapat digunakan sebagai filter dalam diri siswa supaya tidak mudah terombang – ambingkan oleh masalah pendidikan. Lantas, bagaimana menerapkannya?

Ragam Pola Belajar Inkuiri

Untuk menerapkannya, tentu setiap jenjang memiliki permasalahan masing – masing. Misal, jenjang TK tentu pelaksanaannya tidak bisa disamakan dengan jenjang SMA. Mana mungkin siswa TK bisa diajari langsung untuk belajar kritis?

Jangankan kritis, untuk belajar diperlukan usaha dan sinergi yang maksimal dari guru dan orangtua. Maka dari itu, belajar inkuiri terbagi ke dalam dua jenis. Simak ulasan detailnya di bawah ini.

1.   Belajar Inkuiri Secara Terbimbing

Proses belajar inkuiri tahap awal yakni pembelajaran terbimbing. Guru masih memiliki peran sebagai pengarah dan memotivasi siswa dalam proses belajar mengajar. Pun guru dapat berperan sebagai penentu topik investigasi sederhana yang harus dilakukan. Pun mereka juga mengembangkan beberapa pertanyaan berkaitan dengan konten belajar.

Selain itu, proses belajar inkuiri terbimbing membutuhkan aturan prosedural maupun langkah – langkah yang harus dilakukan siswa. Aturan prosedural tersebut akan dibuat secara langsung oleh guru sebab tentu saja siswa belum terbiasa melakukannya.

Baca juga:   Inilah Model Pembelajaran yang Cocok untuk Gen Z

2.   Pembelajaran Inkuiri Terbuka

Selanjutnya terdapat pola belajar inkuiri terbuka sebagai tahap lanjut. Jika guru sudah mulai menerapkannya, maka jenjang tersebut sudah siap untuk melaksanakan proses investigasi sederhana melalui eksperimen yang dilakukan.

Sehingga guru hanya berperan sebagai fasilitator saja. Siswa pun memiliki kebebasan baik dalam investigasi terkait maupun memiliki insiatif sendiri untuk mengarahkan siswa lain terkait pemecahan masalah yang sedang dihadapi.

Biasanya pola terbuka ini diterapkan pada siswa jenjang SMA maupun yang sudah menjadi mahasiswa.

Sebab pemikiran mereka sudah mulai bisa diajak berfikir logis dan kritis. Jenjang bawah seperti SD dan SMP tentu bisa bila guru dapat menyesuaikan konten belajar serta mengarahkan proses belajar.

Nah demikian ulasan yang berkaitan dengan ragam model belajar inkuiri. Semoga bermanfaat.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link ini atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

(rhm/shd)

Share :

Baca Juga

model pembelajaran discovery learning

Metode Pembelajaran

Cara Menciptakan Pembelajaran Kreatif

Metode Pembelajaran

Cara Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri
ide ice breaking pramuka

Kenaikan Pangkat

Ice breaking solusi jenuh dalam belajar

Kesiswaan

Menjadi guru berkompeten melalui kompetensi sosial emosional
Pendaftaran Calon Guru Penggerak Angkatan 7 Segera Ditutup

Metode Pembelajaran

Tips Membangun Komunikasi Harmonis dengan Peserta Didik
HOTS

Karya Inovatif

Instrumen HOTS untuk Guru Berkualitas

Metode Pembelajaran

Peran Ice Breaking bagi Pembelajaran Efektif

Metode Pembelajaran

Mengenal dan Cara Menerapkan Metode Belajar Time-Out