Home / Metode Pembelajaran

Senin, 5 September 2022 - 14:12 WIB

Ragam Manfaat Metode See Think Wonder Untuk Melatih Rutinitas Berpikir Anak

Ragam manfaat metode See Think Wonder untuk melatih rutinitas berpikir anak menjadi salah satu hal yang menarik untuk guru ketahui. Menerapkan metode pembelajaran ini, pendidik akan merasakan pentingnya melatih rutinitas berpikir seorang anak. Dewasa ini, metode pembelajaran terus berkembang menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Sebelum membahas lebih dalam, mari kita sedikit membahas tentang berpikir visual (visual thinking).

Apa maksud dari berpikir visual (visual thinking)?

Berpikir visual adalah kemampuan mengartikan atau menginterpretasikan gambar dalam pikiran kita yang nantinya akan kita tuangkan lagi melalui kertas maupun menceritakan. Tujuan berpikir visual ini yaitu agar anak dapat menggambarkan dan menceritakan informasi. Selain itu juga agar anak dapat memikirkan dan mengembangkan ide serta memperdalam pemahamannya. Nah, metode See Think Wonder sendiri termasuk dalam strategi pembelajaran rutinitas berpikir secara visual.

Apa itu See Think Wonder?

Metode pembelajaran ini yaitu suatu rutinitas berpikir yang merangsang rasa ingin tahu dan mendorong anak untuk melakukan pengamatan. Jadi, pada metode ini memungkinkan guru mengajak anak untuk bereksplorasi tentang hal-hal baru. Sesuai dengan namanya, ada tiga tahapan dalam melakukan metode ini antara lain dengan see, think, dan wonder.

Berikut adalah sedikit penjelasan mengenai tahapan metode see-think-wonder yang dapat guru terapkan di kelas.

  1. Menentukan benda pemantik, guru dapat menggunakan gambar/video maupun benda nyata sesuai dengan “tema” yang akan anak pelajari di kelas.
  2. Pada tahap See, penting sekali memberikan pertanyaan pemantik seperti “apa yang kalian lihat pada gambar/benda ini?”. Setelah itu ketika anak mulai menjawab, guru dapat mencatat jawaban anak-anak sesuai dengan pengamatan mereka. Tahap ini mendorong anak untuk mengembangkan kemampuan observasi atau pengamatan mereka. Sehingga anak dapat menyebutkan secara detail hal-hal yang mereka amati.
  3. Tahap Think (apa yang kalian pikirkan?), tahapan ini dapat memancing anak untuk mengutarakan berbagai hal yang muncul dalam pemikiran mereka. Tahapan ini mengajarkan anak menganalisa serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis terhadap apa yang mereka lihat/amati sebelumnya.
  4. Tahap Wonder (apa yang ingin kalian ketahui dari gambar ini?), pada tahap ini guru bertugas menstimulasi rasa penasaran/hal-hal yang ingin anak ketahui tentang gambar/benda yang mereka amati. Setelah muncul rasa ingin tahu anak dengan berbagai pertanyaan mereka, kemudian guru berperan sebagai fasilitator yaitu dengan bertugas memfasilitasi anak untuk mencari jawaban dari pertanyaan mereka dengan melakukan riset.
  5. Pada tahapan riset guru lebih mengarahkan/mengajak anak untuk melakukan pendalaman dengan riset sehingga anak mampu mencari jawaban dari pertanyaan mereka dengan menggunakan berbagai cara seperti dengan bantuan search engine, buku, maupun sumber belajar lain.
Baca juga:   Model Pembelajaran abad 21: Karakteristik dan Strategi

Metode See Think Wonder ini memiliki ragam manfaat atau dampak positif untuk melatih rutinitas berpikir anak. Ada beberapa manfaat yang diperoleh ketika menerapkan rutinitas berpikir dengan metode ini antara lain yaitu pada sosial emosional anak. Hal tersebut seperti menumbuhkan rasa percaya diri, melatih anak kesabaran, serta melatih anak untuk mengungkapkan apa yang mereka pikirkan. Sedangkan dampak pada aspek kognitif anak adalah meningkatkan kemampuan observasi anak, menunmbuhkan kemampuan berpikir kritis. Selain itu, hal ini juga memunculkan ketertarikan anak untuk melakukan riset sederhana dan memunculkan perasaan yang beragam pada anak.

Baca juga:   Inilah 5 Manfaat Belajar Matematika Sejak Dini Bagi Anak

Manfaat lainnya pada aspek bahasa yaitu dapat melatih komunikasi dua arah seperti tanya jawab, melatih keterampilan menyimak, menyampaikan hasil pengamatan dengan bahasanya sendiri. Kemudian dengan menerapkan metode ini juga bisa menumbuhkan voice, choice, dan ownership terutama saat pembelajaran berbasis project. Hal ini sesuai dengan konsep atau karakteristik pada kurikulum merdeka.

Demikian sedikit ulasan mengenai metode See Think Wonder untuk melatih rutinitas berpikir anak dengan ragam manfaatnya.

Tingkatkan Skill Anda Untuk Menjadi Pendidik Yang Berkualitas Dengan Mendaftarkan Diri Anda Menjadi Member e-Guru.id dan Dapatkan Diskon Hingga 50% Dengan Berbagai Macam Pelatihan Gratis Dan Raih Bonus Lainnya Juga.. Jangan Sampai Ketinggalan Yaa

DAFTAR SEKARANG

(Delas/DL)

Share :

Baca Juga

Metode Pembelajaran

Metode Discovery Learning dan Strategi Implementasinya di Kelas

Metode Pembelajaran

Ciptakan Pembelajaran Menyenangkan Dengan Model Pembelajaran Window Shopping

Metode Pembelajaran

Tingkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Tiga Strategi Pembelajaran Ini

Kenaikan Pangkat

Model Pembelajaran abad 21: Karakteristik dan Strategi

Admin Sekolah

Kenali Google Workspace for Education sebagai Wujud dari Digitaliasai Pendidikan Era Merdeka Belajar melalui Teknologi

Metode Pembelajaran

Cara Menerapkan Pembelajaran pada Siswa Learning Disability
PPPK

Metode Pembelajaran

Siswa mulai bosan belajar di kelas? Terapkan metode berikut ini

Kesiswaan

Mengenal dan Strategi Mendidik Generasi Alfa di Era Pendidikan Digital
Mari Gabung e-Guru.idMenjadi guru yang kompeten dan profesional di era digital

Temukan cara baru mengikuti seminar, workshop, pelatihan BERSERTIFIKAT.