Home / Kurikulum

Selasa, 12 Juli 2022 - 10:09 WIB

Cara Menyusun Kurikulum Operasional di Sekolah

Menyusun Kurikulum Operasional – Sebagai seorang guru, selain mengajar dan mendidik, mereka harus mengenal eksistensi kurikulum operasional di sekolah. Kurikulum tersebut idealnya akan menjadi sebuah dokumen yang bersifat dinamis. Selain itu, salah satu karakter dari kurikulum operasional yakni dapat mengalami proses pembaharuan secara berkelanjutan.

Pun kurikulum operasional dapat dijadikan sebagai acuan atau referensi pada keseharian selama di satuan pendidikan. Bahkan kurikulum operasional dapat dijadikan sebagai bahan refleksi untuk proses pengembangan di masa mendatang.

Bagaimana Cara Menyusun Kurikulum Operasional?

Tidak semua pendidik mendapat jobdesk untuk menyusun kurikulum sehingga harus memahami cara menyusun kurikulum operasional pada satuan pendidikan. Namun, bagi seorang pendidik anda bisa mempelajari proses penyusunannya dengan mengawalinya dari menelaah secara utuh terkait strukturisasi kurikulum merdeka.

Pada awalnya, bagi satuan pendidikan yang belum pernah menyelesaikan penyusunan kurikulum operasional, anda perlu memperhatikan langkah – langkah sebagai berikut :

Pertama, melakukan proses analisis pada aspek karakteristik sekolah.

Kedua, melakukan perumusan tujuan.

Baca juga:   3 Program Besar untuk Kemajuan Pendidikan Indonesia!

Ketiga, melakukan proses penentuan dalam struktur organisasi pembelajaran.

Keempat, melakukan penyusunan rencana pembelajaran.

Kelima, melakukan proses perancangan untuk serangkaian kegiatan berupa pendampingan, proses evaluasi, serta aspek pengembangan profesionalitas.

Mengenal Komponen Pada Kurikulum Operasional

Dalam penyusunannya, kurikulum oeprasional biasanya tersusun dari berbagai komponen baik yang merupakan komponen inti maupun pendukung. Bagi komponen inti, biasanya akan dilakukan kegiatan peninjauan dalam jangka waktu 4-5 tahun. Adapun komponennya sebagai berikut :

1.   Karakteristik Sekolah

Aspek pertama yang perlu dikaji yakni terkait karakter dari sekolah. Setiap sekolah tentu memiliki ciri dan karakter yang khas. Kendati setiap sekolah memang harus mengusung program pemerintahan, namun tetap mereka memiliki ciri khas satu sama lainnya. Penggalian informasi mengenai karakteristik sekolah didapatkan pada proses analisa konteks.

Informasinya pun beragam mulai dari segi peserta didik. pendidik, tenaga kependidikan maupun lingkungan sosial budaya. Hanya saja, bagi satuan pendidikan kejuruan, biasanya penggalian karakter sekolah akan bergantung pada cakupan program keahlian.

Baca juga:   Ingin Belajar Penyusunan Modul P5? Guru Wajib Tahu Hal Ini!

2.   Visi dan Misi

Kemudian, komponen lainnya yakni visi dan misi maupun tujuan. Idealnya, visi adalah gambaran sekolah yang diwujudkan untuk peserta didik sebagai target utama serta berjangka panjang di sekolah. Selain itu, diharapkan peserta didik dapat menerapkan nilai – nilai berdasar hasil karakter sekolah.

Pastikan, bahwa nilai – nilai yang menjadi dasar terselenggaranya pembelajaran takni ketika seorang peserta didik dapat mewujudkan dalam dirinya sebagai sosok pelajar Pancasila berdasar standar lulusan tiap jenjang.

Sedangkan misi adalah penjabaran dari makna visi. Misi akan memberikan gambaran bagaimana sebuah sekolah dapat meraih tujuan yang dicita – cita dan dirumuskan. Nilai – nilai penting pada visi yanag diprioritaskan untuk segera diwujudkan.

Nah, demikian ulasan mengenai cara menyusun kurikulum operasional. Semoga bermanfaat.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link ini atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

(rhm/shd)

Share :

Baca Juga

Penilaian Akhir

Kurikulum

Kriteria Guru Cerdas untuk Mengajar Generasi Alpha

Kurikulum

Berbagai Jenis Metode Pembelajaran Kurikulum Merdeka

Kesiswaan

Pendidikan Usia Dini Dalam Perspektif Islam
merdeka belajar

Kurikulum

Yuk Kenalan dengan Kurikulum Merdeka Belajar!

Kurikulum

Penerapan Kurikulum Merdeka Bisa Dilakukan Secara Mandiri, Begini Caranya!
motivasi belajar

Kurikulum

Manfaat Pelaksanaan Projek untuk Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Kurikulum

Tips Belajar Bahasa Indonesia Menjadi Menarik dan Menyenangkan
ilustrasi seleksi PPPK

Kurikulum

Apa yang Dimaksud Kurikulum Merdeka tentang Literasi, Numerasi dan Profil Pelajar Pancasila ?