Home / Kenaikan Pangkat / PPG

Kamis, 8 September 2022 - 19:51 WIB

Ingin Naik Pangkat? Kenali Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Kelebihan serta Kekurangannya bagi PNS

Penelitian Tindakan Kelas – Syarat untuk naik pangkat bagi guru yang berstatus PNS adalah menerbitkan publikasi atau karya tulis ilmiah. Publikasi menjadi syarat wajib dalam mengembangkan keprofesian berkelanjutan (PKB) untuk guru PNS jika ingin naik pangkat. Sehingga, mau tidak mau guru PNS harus paham mengenai penelitian dan publikasinya.

Ketentuan mengenai karya tulis ilmiah untuk kenaikan pangkat ini tertuang dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPan-RB) Nomor 16 Tahun 2009. Secara jelas tertuang dalam Pasal 16 ayat (2) yang menjelaskan bahwa kenaikan pangkat Guru Pertama Golongan III/a sampai dengan Golongan IV/e wajib melakukan kegiatan PKB meliputi unsur pengembangan diri, publikasi ilmiah, dan karya inovatif.

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan karya tulis yang paling relevan yang bisa dipilih oleh guru dari sekian banyaknya jenis karya ilmiah. PTK berisi tindakan-tindakan untuk perbaikan dalam kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas mengenai pengertian, serta kelebihan dan kekurangan dari PTK. Berikut penjelasan lebih lengkapnya:

Apa itu PTK?

PTK atau Penelitian Tindakan Kelas merupakan salah satu jenis metode penelitian yang mempertimbangkan situasi atas masalah sosial, terkhususnya dalam kependidikan agar mampu meningkatkan kualitas tindakan pembelajaran. Sehingga, sangat cocok jika dipakai oleh guru dalam penelitian.

Dalam PTK perlu melakukan diagnosis terhadap masalah yang terjadi, lalu menyusun perencanaan untuk melakukan arti penelitian. Setelah itu, peneliti menjalankan pelaksanaan juga pemantauan, sehingga secara langsung berperan ganda, yaitu menjadi pendidik dan juga menjadi peneliti.

Baca juga:   Ragam jenis karya buku dan angka kredit untuk kenaikan pangkat

Kelebihan dari PTK (Penelitian Tindakan Kelas)

PTK ini memiliki beberapa kelebihan, penjelasan lebih lengkapnya sebagai berikut:

  1. Menunjang Kualitas Pendidik

Karakteristik penelitian ini adalah tidak ada hasil akhir, melainkan proses bersiklus yang memungkinkan peneliti mencari dan menemukan dalam peningkatan pembelajaran yang sesuai pada saat melakukan penelitian. Sehingga, atas dasar ilmiah ini memberi dorongan kepada pendidik untuk menyelesaikan masalah yang terjadi

  1. Merasakan Manfaatnya secara Langsung

Lalu, kelebihan lain dari PTK ini adalah kebermanfaatannya secara langsung. Apabila, menggunakan sebuah metode dan model pembelajaran dalam PTK maka hasilnya akan dapat diketahui, baik perubahan kualitatif maupun kuantitatif.

  1. Mendapatkan Angka Kredit yang Tinggi

PTK ini memiliki akngka kredit yang lumayan tinggi, yakni 4 poin. Untuk menaikkan pangkat dibandingkan dengan membuat artikel lain yang hanya mendapat 1-2 poin, PTK ini lumayan besar kreditnya. Sehingga, guru bisa menghitung berapa kekurangan poin untuk menaikkan pangkat.

  1. Biaya Relatif Murah

Karena PTK ini mengutamakan kemampuan dari guru yang melakukan penelitian, maka guru hanya perlu kertas, kamera, serta kemampuan menulis. Kamera tentunya untuk merekam atau mendokumentasikan kegiatan penelitian, sedangkan kemampuan menulis gunanya untuk menulis laporan hasil penelitian.

  1. Waktunya Fleksibel

Pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini sangat menghemat waktu, karena guru dapat melakukan KMB sekaligus mengambil data penelitian secara bersamaan. Sehingga, guru menghasilkan penilaian yang objektif dan pembelajaran yang alami. Oleh karena itu, guru juga bisa memilih untuk KD (Kompetensi Dasar) yang layak menjadi bahan penelitian karena masalah-masalah yang ada dalam KD tersebut.

Baca juga:   Bagaimana Cara Mengikuti PPG Daljab 2024 Secara Otomatis?

Kekurangan dari PTK (Penelitian Tindakan Kelas)

Di samping kelebihan PTK ini memiliki beberapa kekurangan, di antaranya:

  1. Kebahasaan yang Kompleks

Penulisan laporan dalam PTK harus seusai Bahasa ilmiah dan pedoman Bahasa Indonesia yang baik dan tepat. PTK juga harus mengikuti sistematika baku dan menggunakan pedoman PTK.

  1. Kurangnya Referensi

Kurangnya referensi mengenai PTK mengharuskan guru mengunjungi perpustakaan atau mencarinya di internet sebagai alternatif penggantinya.

  1. Kurangnya Kepekaan guru

Guru biasanya tidak menghiraukan jika anak mendapat nilai rendah karena akan melakukan sistem katrol nilai. Padahal PTK ini belandasakn kondisi atau masalah yang seharusnya diselesaikan oleh guru, dan tidak semua guru mampu.

  1. Tidak Bisa Menguntungkan

Hasil dari PTK ini memang tidak bisa menjadi artikel yang bisa menghasilkan uang, sehingga guru-guru jarang untuk melakukan PTK. Bahkan, PTK ini harus mengeluarkan uang jika guru ingin menyusunnya.

Itulah, tadi pembahasan mengenai Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bagi guru PNS yang ingin menaikkan pangkatnya. Tentunya, ada kekurangan di dalam melakukan penelitian ini, namun kekurangan tersebut tidak menjadikan alasan untuk tidak mencobanya.

Anda ingin membuat artikel PTK dan mempublikasikannya? Jangan khawatir e-Guru.id menyelanggarakan Pelatihan 32 JP Membuat Artikel Siap Publish dari Hasil Penelitian Tindakan Kelas.

Segera daftarkan diri Anda pada Pelatihan Membuat Artikel Siap Publish dari Hasil Penelitian Tindakan Kelas.

(nna/rtq)

Share :

Baca Juga

Kenaikan Pangkat

Asesmen Nasional: Mengukur Karakter Peserta Didik

Kenaikan Pangkat

Ini Bentuk Afirmasi Dan Cara Menghitung Afirmasi Bagi Peserta PPPK Tahun 2022

Karya Inovatif

Collaborative Learning Secara Daring? Cari tahu Di Sini!

Guru Honorer

Strategi mudah dalam menulis buku kenaikan pangkat guru

Kenaikan Pangkat

Peran Seorang Guru Sebagai Motivator

Kenaikan Pangkat

Peran Guru Dalam Pengembangan Kurikulum
kelebihan dan kekurangan quizizz

Kenaikan Pangkat

7 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membuat Artikel Ilmiah

PPG

Cara Menentukan Linieritas Bidang Studi Seleksi Administrasi PPG Daljab Tahap 2 Tahun 2022