Home / Kesiswaan

Kamis, 2 Juni 2022 - 10:33 WIB

Ini Dia Tugas Perkembangan Siswa Sekolah Dasar yang Perlu Guru Ketahui

Tugas Perkembangan Siswa SD – Mengenal tugas perkembangan siswa Sekolah Dasar yang termasuk tahap anak-anak. Nah, sebagai guru perlu mengetahui tugas perkembangan siswanya. Hal ini bertujuan agar guru bisa memperhatikan setiap perilaku yang ditunjukkan oleh siswanya.

Mengutip pendapat dari Yusuf (2011), adapun tugas perkembangan anak SD (usia 6,0 – 12,0 tahun) adalah sebagai berikut :

  1. Melalui pertumbuhan fisik dan otak, anak belajar dan berlari semakin stabil, makin mantap dan cepat. Pada masa sekolah anak sudah sampai pada taraf penguasaan otot, sehingga sudah dapat berbaris, melakukan senam pagi dan permainan-permainan ringan, seperti sepak bola, loncat tali, berenang, dan sebagainya.
  2. Belajar membentuk sikap yang sehat terhadap dirinya sendiri sebagai makhluk biologis. Hakikat tugas ini adalah (1) mengembangkan kebiasaan untuk memelihara badan, meliputi kebersihan, keselamatan diri, dan kesehatan; (2) mengembangkan sikap positif terhadap jenis kelaminnya (pria atau wanita) dan juga menerima dirinya (baik rupa wajahnya maupun postur tubuhnya) secara positif.
  3. Belajar bergaul dengan teman-teman sebaya. Yakni belajar menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru serta teman-teman sebayanya. Pergaulan anak di sekolah atau teman sebayanya mungkin diwarnai perasaan senang, karena secara kebetulan temannya itu berbudi baik, tetapi mungkin juga diwarnai oleh perasaan tidak senang karena teman sepermainannya suka mengganggu atau nakal.
  4.  Belajar memainkan peranan sesuai dengan jenis kelaminnya. Apabila anak sudah masuk sekolah, perbedaan jenis kelamin akan semakin tampak. Dari segi permainan umpamanya akan tampak bahwa anak laki-laki tidak akan memperbolehkan perempuan mengikuti permainannya yang khas laki-laki, seperti main layang-layang, sepak bola, kelereng, dan lain sebagainya.
  5.  Belajar keterampilan dasar dalam membaca, menulis, dan berhitung. Salah satu sebab masa usia 6- 12 tahun disebut masa sekolah karena pertumbuhan jasmani dan perkembangan rohaninya sudah cukup matang untuk menerima pengajaran. Untuk dapat hidup dalam masyarakat yang berbudaya, paling sedikit anak harus tamat sekolah dasar (SD), karena dari sekolah dasar anak sudah memperoleh keterampilan dalam membaca, menulis dan berhitung.
  6. Belajar mengembangkan konsep sehari-hari. Berdasarkan pengalaman yang diperoleh dari melihat, mendengar, mengecap, mencium sesuatu, tinggallah suatu ingatan pada kita. Ingatan mengenai pengamatan masa lalu disebut konsep (tanggapan). Tugas sekolah yaitu menanamkan konsep-konsep yang jelasdan benar. Konsep itu meliputi kaidah-kaidah ajaran agama (moral), ilmu pengetahuan, adat istiadat, dan sebagainya. Untuk mengembangkan tugas perkembagan anak ini maka guru dalam mendidik anak di sekolah sebaiknya memberikan bimbingan kepada anak untuk: a.) Banyak melihat, mendengar, dan mengalami sebanyak-banyak tentang sesuatu yang bermanfaat untuk peningkatan ilmu dan kehidupan bermasyarakat; b) Banyak membaca buku-buku atau media-media cetak lainnya.
  7. Mengembangkan kata hati. Hakikat tugas ini adalah mengembangkan sikap dan perasaan yang berhubungan dengan norma-norma agama. Hal ini menyangkut penerimaan dan penghargaan  terhadap peraturan agama (moral) disertai dengan perasaan senang untuk melakukan atau tidak melakukannya. Tugas perkembangan ini berhubungan dengan masalah benar-salah, boleh-tidak, seperti jujur itu baik, bohong itu buruk.
  8. Belajar memperoleh kebebasan yang bersifat pribadi. Hakikat tugas ini adalah untuk dapat menjadi orang yang berdiri sendiri dalam arti membuat rencana, berbuat untuk masa sekarang dan masa yang akan datang bebas dari pengaruh orang tua dan orang lain.
  9. Mengembangkan sikap yang positif terhadap kelompok sosial dan lembaga-lembaga. Hakikat tugas ini adalah mengembangkan sikap sosial dan demokratis dan menghargai hak orang lain. Umpamanya, mengembangkan sikap tolong-menolong, tenggang rasa, mau bekerja sama dengan orang lain, teleransi terhadap pendapat orang lain dan menghargai hak orang lain.
Baca juga:   Cara Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik

Jadi, dari beberapa tugas perkembangan siswa SD yang sudah dijelaskan di atas harapannya adalah siswa bisa lebih mendapatkan perhatian dari guru dan bisa berkembang dengan optimal baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Baca juga:   Teknik Bermain Peran (Role Playing) Untuk Penguatan Karakter Siswa

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link ini atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

Penulis : (GST/GST)

 

Share :

Baca Juga

Kesiswaan

Cara Mewujudkan Perkembangan Siswa dengan Baik

Karya Inovatif

Puzzlemaker Cara Mudah Membuat Teka-teki Silang untuk Pembelajaran

Guru Honorer

Pentingnya Pembelajaran Social Emotional Learning (SEL) bagi Anak

Kesiswaan

Strategi Guru dalam Membentuk Karakter Tanggung Jawab Siswa

Kesiswaan

Materi MPLS Pendidikan Karakter tahun 2022
program besar

Kesiswaan

5 Soft Skill yang Perlu GuruTingkatkan

Kesiswaan

Psikologi Perkembangan Peserta Didik yang Harus Dipahami Guru

Kesiswaan

9 Rekomendasi Tempat Wisata Edukasi untuk Anak yang Seru