Home / Kesiswaan

Kamis, 31 Maret 2022 - 07:48 WIB

Tips Belajar dan Strategi Lolos SBMPTN 2022!

SBMPTN tahun 2022 dilaksanakan pada rentang waktu 23 Maret hingga 31 Juli. Tes yang akan diujikan ada tiga jenis, yaitu Tes Potensi Skolastik, Bahasa Inggris, dan Tes Potensi Akademik. Tiap siswa SMA harus mampu bersaing dengan siswa SMA dari seluruh Indonesia untuk bisa masuk ke Perguruan Tinggi favoritnya. Untuk  memperbesar peluang lolos SBMPTN, siswa perlu menyusun metode dan strategi dalam mengahadapi UTBK. Banyak sekali hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum pelaksanaan UTBK. Termasuk bagaimana caranya sobats untuk mengungguli peserta lain yang ingin masuk jurusan yang sama di Perguruan Tinggi. Semakin bagus jurusan dan kampus yang dituju, semakin banyak pesaing yang harus diungguli pada tiga jenis tes yang diujikan. Berikut ini tips dan strategi belajar yang bisa sobats terapkan untuk lolos SBMPTN 2022.

1. Banyak Membahas Soal & Nilai Try Out Naik

Membaca dan memahami materi yang akan keluar dalam UTBK memang perlu, tapi alangkah lebih baiknya sobats juga banyak mengerjakan soal dan membahas soal tersebut. Karena jika hanya membaca materi tapi tidak mencoba mengerjakan soal, tentu sobats akan sulit mengukur sejauh mana hasil belajar sobats sendiri. Selain itu ikutilah try out dengan lembaga terpercaya baik dari bimbel maupun dari sekolah sobats sendiri. Semakin banyak try out, semakin banyak pula sobats melihat soal. Sehingga sobats bisa menentukan jenis soal mana yang sulit dikerjakan, kemudian fokus mengulang-ulang soal tersebut hingga familiar. Yang tak kalah penting adalah belajar dari kesalahan, jangan terjebak/salah mengerjakan pada soal yang sama.

2. Belajar UTBK 6 Bulan Sebelumnya

Belajar jauh-jauh hari untuk persiapan UTBK dapat meningkatkan peluang untuk diterima di Perguruan Tinggi favorit. Karena UTBK tidak bisa dipersiapkan dalam waktu singkat, 1-3 bulan saja. Jika hanya 3 bulan, sobats mungkin hanya akan sering mengerjakan latihan soal. Sobats juga perlu menambah wawasan dengan banyak membaca materi soal yang akan diujikan. Ditambah lagi sobats juga harus fokus Ujian Sekolah dan kegiatan lain. Jangka waktu yang cukup akan memudahkan sobats membuat jadwal belajar yang proporsional. Sehingga proses belajar sobats tidak terganggu dengan agenda-agenda lain yang mendekati hari H UTBK. 3 bulan pertama bisa fokus untuk belajar materi kemudian 3 bulan selanjutnya bisa fokus latihan soal dan try out. Buatlah timeline yang terukur dengan target belajar yang realistis dan terukur.

Baca juga:   Ini Dia Kriteria dan Standar Kelulusan Siswa Terbaru di Tahun 2022

3. Membeli Buku Latihan Soal Sesuai Jurusan

Jika ingin masuk ke jurusan soshum, maka sobats bisa membeli SKS warna kuning. Sobats dapat menguasai soal-soal IPS dengan buku ini. Buku ini cukup populer di online shop karena banyak membantu siswa yang ingin masuk jurusan soshum. Selain itu buku SKS warna kuning ini juga dibuat hingga edisi 6. Untuk yang memilih jurusan saintek, buku ini hanya sampai edisi dua, tidak sepopuler buku SKS IPS. Buku latihan soal untuk jurusan IPA yang cukup direkomendasikan adalah The King SBMPTN + UM Mandiri Saintek 2022 dan Wangsit HOTS SBMPTN 2022. Sobats dapat meningkatkan peluang lolos SBMPTN dengan banyak mengerjakan soal di buku-buku tersebut hingga menguasainya.

4. Jangan Malu Bertanya Jika Belum Paham

Jika ada soal yang sulit dan membuat sobats pusing untuk memahaminya, bisa bertanya ke guru atau orang lain yang bisa mengerjakan soal tersebut. Beberapa sobats mungkin sungkan dan takut jika dianggap bodoh, sikap seperti itu hanya akan merugikan diri sendiri. Apabila sobats malu bertanya maka sobats tidak akan menemukan jawaban yang selama ini sobats tidak tau. Dengan bertanya sobats akan dapat pengetahuan lebih banyak dari orang lain dan biasanya jauh lebih mengerti/paham. Sobats juga bisa bertanya bagaimana cara belajar yang efektif untuk menunjang progres belajar mandiri di rumah. Metode belajar yang baik akan menghasilkan pemahaman yang baik pula. Sehingga sobats bisa lebih mudah dalam memahami pelajaran dan mengerjakan soal-soal.

5. Buat Catatan yang Lengkap dan Jelas

Tidak perlu membuat catatan yang terlalu aestetic hingga memakan banyak waktu, buatlah catatan yang runtut, sederhana, lengkap dan jelas sehingga mudah dipahami ketika sobats membacanya. Belajarlah dari materi, jangan langsung mengerjakan soal. Karena jika tak paham materi dan sobats langsung mengerjakan soal, sobats bisa down/badmood untuk belajar. Jika sobats tidak bisa mengerjakan soal karena belum mempelajari materi, sobats mungkin akan merasa hopeless, sedih dan putus asa. Jadi belajarlah dari materi dulu, jangan langsung mengerjakan soal agar sobats tidak insecure. Catatlah pengetahuan dan penjelasan dari guru maupun teman yang tidak tercantum di buku. Catatan tersebut dapat menambah wawasan dan bisa membantu untuk mengerjakan soal yang jawabannya tidak ada di buku. Stabilo dan tandai poin-poin penting untuk mendukung dan menyingkronkan dengan catatan yang sudah ditulis. Buat judul untuk topik, bab, sub bab agar mudah untuk mengklasifikasikan dan mencari ketika dibutuhkan.

Baca juga:   Urgensitas Meningkatkan Kecerdasan Emosional Guru

6. Fokus Pada Progres Diri Sendiri

Jika sobats melihat teman mendapat nilai try out yang lebih bagus, jangan insecure dan jadikan motivasi untuk mendapat hasil yang lebih baik lagi. Fokus dengan perkembangan belajar sendiri, jangan fokus melihat perkembangan orang lain. Karena jika sobats melihat pencapaian orang lain yang lebih bagus, sobats akan kehilangan fokus dalam memperbaiki kekurang dalam persiapan SBMPTN. Jika sobats benar-benar banyak kekurangan maka perbaiki kekurangan itu sedikit demi sedikit, yang penting selalu berprogres naik. Dengan begitu sobats bisa lebih positif dan optimis dalam mempersiapkan UTBK.

7. Manfaatkan Waktu dengan Baik

Gunakanlah waktu dengan maksimal untuk mempersiapkan SBMPTN. Kurangi dan tiadakan aktivitas maupun kegiatan yang tidak memberi dampak pada persiapan UTBK. Buat jadwal yang realistis untuk belajar dan sisanya untuk istirahat, olahraga, dan refresing secukupnya. Kurangi bermain gadget, nongkrong, dan kegiatan lain yang  tidak menjadi prioritas/tidak diperlukan. Sehingga sobats bisa benar-benar fokus untuk lolos SBMPTN dan masuk Perguruan Tinggi yang diiinginkan. Jangan menunda-nunda belajar, karena menunda-nunda hanya akan membuat waktu terbuang percuma dan aktivitas menjadi tidak produktif. Karena jika waktu tidak dimanfaatkan dengan baik akan menyisakan penyesalan dikemudian hari, apalagi jika sampai tidak lolos SBMPTN.

8. Selalu Mengandalkan Allah SWT

Percuma jika sobats belajar dari jauh-jauh hari dan mau sebagus apa nilai try out jika tidak mengandalkan Allah SWTsama saja zonk. Karena Allah SWT yang lebih mnegerti sejauh apa kemampuan dan kesiapan sobats dalam menggapai impian masuk perguruan tinggi. Allah SWT yang memberikan hidayah dan petunjuk agar hamba-Nya mendapat takdir atau ketetapan yang bermanfaat dan tebaik untuk hamba-Nya. Setiap mau belajar dan berusaha, berdoalah dengan penuh kekhusuyu-an agar diberi kebaikan dan kemudahan dalam memahami materi maupun mengerjakan soal. Setelah mengerjakan UTBK, usahakan untuk berserah diri kepada Allah SWT agar diberikan kelapangan dan kesiapan dalam menerima hasil UTBK. Dengan begitu hati sobats akan tenang dan pikiran tidak akan overthingking jika hasil tidak sesuai keinginan/ekspetasi.

Share :

Baca Juga

Kesiswaan

Kepercayaan Diri Siswa : Pengertian, Aspek, Ciri dan Faktornya
program literasi sekolah

Kesiswaan

Kemdikbudristek dan Twitter Mengembangkan Program Literasi Media Sosial Bagi Pelajar SMP
Mulai Juli 2022, Pancasila Menjadi Mapel Wajib di Sekolah

Kesiswaan

Kiat-Kiat Sukses Lolos SBMPTN 2022!

Kesiswaan

Cara Ampuh Mengatasi Kecanduan Gadget Pada Anak

Kesiswaan

Begini Strategi Agar Siswa Tidak Mencontek Saat Ujian

Kesiswaan

Belajar Sambil Bermain Menggunakan Puzzlemaker

Kesiswaan

Begini Cara Membentuk Karakter Disiplin Siswa
Sekolah

Kesiswaan

Mengenal Sekolah Luar Biasa dan Sekolah Inklusi
Mari Gabung e-Guru.idMenjadi guru yang kompeten dan profesional di era digital

Temukan cara baru mengikuti seminar, workshop, pelatihan BERSERTIFIKAT.