Home / Kesiswaan

Kamis, 18 Agustus 2022 - 08:23 WIB

Rasa Insekuritas Siswa yang Wajib Orang Tua Ketahui

Insekuritas Siswa – Sekarang ini, banyak siswa yang mulai tidak percaya diri di sekolah ketika sedang belajar atau ketika jam istirahat sedang berlangsung. Dampak dari insekuritas siswa ini membuatnya menjadi pendiam, mengurung diri, dan membatasi diri dari publik. Bahkan ada yang sampai ekstrim yakni bunuh diri.

Fenomena ini jika tidak ada penangan maka akan berdampak fatal bagi generasi selajutnya. Karena ini bukan hal yang biasa dan tidak akan sembuh sendiri jika tidak ada penanganan dengan cepat. Kemudian, jika terjadi begitu saja dampaknya adalah generasi sekarang tidak akan beranjak dari permasalahan personal. Insekuritas siswa merupakan hal yang harus guru perhatikan agar sistem pembelajaran mereka tidak terganggu apalagi sedang dalam masa pertumbuhan.

Baca Juga: Sangat Mudah! Berikut Situs Download Buku Guru dan Siswa Terbaik

Insekuritas Siswa yang Harus Diketahui

Hal ini penyebabnya adalah diri seseorang tidak percaya pada dirinya sendiri. Lalu siswa tersebut tidak percaya pada kemampuan yang sudah tertanam dalam diri. Bahkan mereka selalu merasa bahwa dirinya mempunyai kesalahan dan selalu merasa kurang atau tidak layak.

Baca juga:   Kenali Komponen-Komponen Membangun Karakter Siswa, Guru Harus Tahu!

Hal yang menjadi bahan insekuritas siswa bisa jadi karena masalah fisik yang menurut mereka kurang atau bermasalah dan tidak sama dengan orang lain. Namun, tidak sedikit juga yang merasa bahwa dari segi inteklektualitas yang tidak murid butuhkan dalam setiap hal. Masalah ini biasanya terjadi dalam lingkungan pendidikan, yang mana masalah ini menajdi masalah fenomenal yang dalam setiap tahunnya mengalami berbagai perkembangan.

Baca Juga: Wajib dicoba! Berikut Cara Membuat Pembelajaran Tidak Membosankan

Faktor Insekuritas yang Terjadi

Tingkat insekuritas dalam diri seseorang tentunya memiliki level dan tingkatan yang berbeda-beda. Tingkatan dan level tersebut tentunya ada pengaruh dari faktor internal yang berasal langsung dari diri sendiri yang kebanyakan dari faktor ekstenal yang berdampak dari lingkungan sekitar.

  1. Faktor Internal

Faktor internal ini sering terjadi pada siswa yakni karena siswa cenderung mengalami insekuritas yang penyebabnya itu adalah masalah atau kondisi diri maupun penampilan luarnya. Seperti contoh, jika siswa memiliki warna kulit yang lebih gelap dari teman-temannya itu juga menjadi faktor yang bisa menjadi siswa tidak percaya diri bahkan jika ada celotehan yang membuat siswa sampai terus memikirkan ucapan tersebut, biasanya selalu keluar dari mulut teman-temannya.

Baca juga:   Langkah menyusun asesmen P5 dengan mudah

Selain kondisi fisik dari siswa, tingkat intelektual dan daya serap pada saat pembelajaran sedang berlangsung pun juga menjadi faktor internal. Sejatinya, memang para siswa datang dari berbagai latar belakang yang berbeda, ada yang memilki kapasitas atau tingkatan kecerdasan yang berbeda.

  1. Faktor Eksternal

Faktor ekstenal yang siswa alami yakni mereka sering mendapatkan cemoohan atau bahkan ejekan dengan bahasa yang menyinggung. Mungkin, awalnya siswa rersebut biasa saja, akan tetapi jika lama kelamaan jika terus mendapatkan kata yang menyinggung akan menjadi insekuritas. Kebanyakan, setelah menerima ejekan tersebut. Tidak sedikit siswa yang mengajukan pindah sekolah.

 

Penulis: Vikri Februansyah

Share :

Baca Juga

Kesiswaan

Kepercayaan Diri Siswa : Pengertian, Aspek, Ciri dan Faktornya

Kesiswaan

Lakukan 5 Hal Ini Sebelum Guru Mengajar

Kesiswaan

Simak 6 Manfaat Menulis Bagi Seorang Guru

Kesiswaan

Begini Strategi Menumbuhkan Karakter Cinta Tuhan pada Siswa

Kesiswaan

Inilah Tanda-Tanda Pembelajaran Berkualitas

Kesiswaan

Yuk Pahami Dampak Positif dan Dampak Negatif Media Sosial

Kesiswaan

Inilah Berbagai Manfaat Berpikir Positif yang Jarang Diketahui

Kesiswaan

4 Kriteria dan Keuntungan Siswa Eligible SNMPTN di Tahun 2022
Mari Gabung e-Guru.idMenjadi guru yang kompeten dan profesional di era digital

Temukan cara baru mengikuti seminar, workshop, pelatihan BERSERTIFIKAT.