Home / Guru Honorer / Kesiswaan

Minggu, 4 September 2022 - 14:42 WIB

Tips dan Trik Menjadi Guru Hebat di Pasca Pandemi

Menjadi Guru Hebat – Munculnya virus Covid-19 di tengah-tengah masyarakat dunia mengharuskan kita untuk membatasi segala mobilitas yang ada, kegiatan belajar mengajar salah satunya. Di mana seluruh elemen pendidikan diharuskan untuk melakukan pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 secara online.

Pada situasi dan kondisi saat ini mendesak guru untuk melakukan inovasi dan adaptasi terkait pemanfaatan teknologi yang tersedia untuk mendukung proses pembelajaran. Akan tetapi, guru perlu meyakini diri bahwa pandemi Covid-19 bukan lagi menjadi penghalang untuk tetap menjadi guru yang hebat bagi para murid di rumah.

Supaya kegiatan belajar mengajar berjalan lancar dan sukses, terdapat tips dan trik untuk guru ketika mengajar pasca pandemi Covid-19, sebagai berikut:

1. Positive Thinking

Hal yang paling pertama dilakukan oleh seorang guru adalah berpikir positif. Memang tidak mudah menghadapi masa yang tidak menentu kapan berakhir, masa di mana penuh kebingungan. Masa di mana banyak orang yang stres karena pembatasan mobilitas, pembatasan kegiatan belajar mengajar, sehingga mengharuskan diterapkannya sistem belajar daring.

Dengan berpikir positif, maka akan membawa seorang guru untuk percaya diri, tidak stres, tetap ceria ketika mengajar dan terus mencari solusi dalam berbagai tantangan dan permasalahan terutama ketika mengajar secara daring.

2. Memilih Metode Pembelajaran yang Tepat

Menjadi guru hebat pasca pandemi COVID-19 ini mengakibatkan terjadinya perubahan kebijakan secara mendasar dalam dunia pendidikan tanah air. Begitupun cara mengajar guru kepada murid mengalami perubahan. Yang awalnya luring menjadi daring. Yang mulanya tatap muka menjadi via whatsapp, zoom dan sebagainya. Sehingga mengharuskan guru untuk mencari metode yang tepat dalam pembelajaran.

Baca juga:   Keterlibatan Orang Tua Siswa SD Untuk Berkualitas

Nah, supaya kegiatan belajar mengajar tetap efektif, maka guru dituntut untuk memilih dan menerapkan cara/metode yang bagus dan tepat ketika pembelajaran berlangsung. Sudah banyak peneliti yang menuliskan di berbagai jurnal cara/metode yang tepat dalam pembelajaran secara daring. Guru tinggal pilih dan terapkan. Atau kalau guru punya metode tersendiri, itu sangat dianjurkan untuk diterapkan.

3. Menciptakan Komunikasi yang Efektif

Banyak guru yang tidak memperhatikan tips yang ketiga ini. Di mana kurangnya pemahaman dan penerapan guru dalam berkomunikasi dengan siswanya adalah sebuah problem dalam pembelajaran daring. Guru biasanya
berkomunikasi satu atau dua arah di sekolah, dengan bertatap muka secara langsung melakukan diskusi dan latihan secara bersama-sama (Agustinus Hermino, 2014).

Guru akan lebih mudah memberikan pemaparan dan penjelasan suatu materi, sedangkan siswa akan lebih mudah dalam memahami dan berdiskusi langsung kepada gurunya. Dengan kejadian pandemi ini, hal ini menjadi sangat sulit untuk tetap mempertahankan kebiasaan gaya komunikasi guru tersebut (Budi Suhardiman, 2012).

Untuk menciptakan komunikasi yang efektif dalam pembelajaran daring ini, guru harus melakukan bebagai hal:

Pertama, membuat aturan kelas daring, termasuk waktu dan aplikasi yang digunakan.

Kedua, membangun suasana yang baik dalam berdiskusi dalam kelas daring, walaupun agak susah dilakukan namun usahakan diskusi dilakukan baik secara sinkron atau asinkron. Jangan sampai siswa yang bertanya atau membutuhkan penguatan tidak dilayani.

Ketiga, walaupun dalam pembelajaran daring, guru semestinya tetap menggunakan ekspresi-ekspresi verbal maupun non-verbal dalam memberikan feedbackreward dan punishment. Bisa menggunakan emoticonsticker, atau kalimat yang memotivasi siswa.

Baca juga:   Rasa Insekuritas Siswa yang Wajib Orang Tua Ketahui

Keempat, guru harus mampu mengaitkan materi dengan situasi terkini atau kekinian, sehingga akan mudah dipahami oleh siswa.

Kelima, menggunakan video atau animasi yang yang mendukung materi sehingga tidak membosankan (Akdon, 2007).

4. Saling Berinteraksi dengan Sesama Guru

Guru juga manusia yang butuh kepada orang lain. Saling berinteraksi dengan sesama guru adalah hal yang dibutuhkan di masa yang serba membingungkan ini.

Ketika guru tidak mempunyai jalan keluar dalam menghadapi permasalahan dalam pembelajaran daring, guru bisa bertukar pikiran dengan guru yang lain. Sehingga guru satu dan yang lain bisa melakukan koreksi terhadap pembelajaran yang sudah mereka lakukan. Tidak hanya itu, guru bisa memasuki kelas yang diajar guru lain saat melakukan virtual class. Inilah yang bisa membantu guru agar bisa memiliki inovasi lebih jauh dalam bidang teknologi. Selain itu, metode seperti ini bisa membuat guru bisa menyampaikan materi dengan inovasi baru di kelasnya.

Itulah 4 tips dan trik menjadi guru hebat di pasca pandemi. Semoga tips dan trik tersebut dapat efektif untuk para guru/pengajar dalam pembelajaran di tengah pandemi ini. Amin.

Anda tidak punya referensi mengenai terapi tentang kecanduan gadget? Jangan khawatir e-Guru.id menyelanggarakan Pelatihan 32 JP Terapi Kecanduan Gadget Pada Anak.

Segera datarkan diri Anda untuk mempelajari Pelatihan Kecanduan Gadget Pada Anak!

(ans/rtq)

Share :

Baca Juga

Kesiswaan

Awas Nomophobia! Bahaya Kecanduan Gadget pada Gen Z

Kesiswaan

Siswa Perlu Bersiap, Pendaftaran Sekolah Kedinasan Dibuka Bulan April

Kesiswaan

Bingung Ingin Melajutkan Kuliah Dimana? Yuk, Kenali Dulu Jenis-Jenis Perguruan Tinggi di Indonesia

Guru Honorer

3 Alasan Pentingnya Guru Melakukan Management Diri

Kesiswaan

Tips Meningkatkan Fokus Pada Anak yang Sulit Konsentrasi

Guru Honorer

Ayo, Tingkatkan Kualitas Guru dengan KSE

Guru Honorer

Breaking News! Kemdikbud Buka Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia Bagi Calon Guru dan Pelaku Budaya

Kesiswaan

Program beasiswa merdeka pendidikan, lengkapi syarat dan daftar segera!