Home / Kenaikan Pangkat

Sabtu, 5 Maret 2022 - 22:31 WIB

Guru Berpeluang Besar Dapatkan 12,5 Angka Kredit Hanya Dari Bahan Ajar ini. Begini Penjelasannya!

Angka kredit Guru– Guru dapat berpeluang besar mendapatkan 12, 5 Angka Kredit hanya dengan membuat bahan ajar. Untuk mendapatkan angka kredit tersebut, guru perlu melakukan beberapa kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan. Salah satu kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan yaitu dengan membuat karya ilmiah. Karya ilmiah yang mudah dan sering dibuat oleh guru diantaranya berupa bahan ajar seperti Diktat, Modul Ajar, Buku Pelajaran dan Video Pembelajaran Interaktif.

Tentunya, bahan ajar bisa menjadi peluang besar bagi Anda, seorang guru untuk mendapatkan 12. 5 Point Angka kredit. Tetapi tidak semua bahan ajar bisa digunakan untuk pengajuan Angka kredit ini. Anda perlu memahami, macam-macam bahan ajar beserta masing-masing point angka kredit yang didapatkan. Dan juga, kerangka atau format isi dari bahan ajar yang dapat diajukan untuk mendapatkan Angka kredit. Berikut ini penjelasanya, yang dikutip langsung dari pedoman buku 4 PKB versi terbaru 2019.

1.Buku Pelajaran

Buku teks pelajaran adalah buku berisi buku pengetahuan untuk bidang ilmu atau mata pelajaran tertentu dan diperuntukkan bagi peserta didik pada suatu jenjang pendidikan tertentu atau sebagai bahan pegangan mengajar guru, baik sebagai buku utama maupun sebagai buku pelengkap. Buku pelajaran dapat ditulis guru secara individu atau berkelompok.

Untuk mendapatkan Angka kredit dari pembuatan buku teks pelajaran melalui kegiatan,

  1. Buku teks pelajaran yang lolos penilaian oleh BSNP dengan angka kredit 6 point
  2. Buku teks pelajaran yang dicetak oleh penerbit dan ber ISBN dengan angka kredit 3 point
  3. Buku teks pelajaran yang dicetak oleh penerbit tetapi belum ber ISBN dengan angka kredit 1 point

2. Modul atau diktat

Modul adalah materi pelajaran yang disusun dan disajikan secara tertulis sedemikian rupa yang bertujuan mempermudah pembacanya untuk mempelajari dan menyerap isi materi secara mandiri tersebut.

Sedangkan, diktat adalah catatan tertulis suatu mata pelajaran atau bidang studi yang dipersiapkan guru untuk mempermudah/memperkaya materi mata pelajaran/ bidang studi yang disampaikan oleh guru dalam proses kegiatan belajar mengajar.

Modul atau diktat tersebut harus secara jelas menunjukkan nama mata pelajaran atau materi pokok tertentu yang menjadi isi utamanya, tahun/semester diterbitkan, serta penjelasan kelas dari peserta didik yang akan menggunakan modul atau diktat tersebut dengan ketentuan sebagai berikut.

Kerangka isi dari modul umumnya terdiri dari:
(1) petunjuk untuk siswa;
(2) isi materi bahasan (uraian dan contoh);
(3) lembar kerja siswa;
(4) evaluasi;
(5) kunci jawaban evaluasi; dan
(6) pegangan tutor/guru (jika ada).

Baca juga:   Cara Mudah Menyusun Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) Terbaru 2022

Sedangkan kerangka isi dari diktat adalah sebagai berikut.

  1. Bagian Pendahuluan
    Daftar isi dan Penjelasan tujuan diktat pelajaran
  2. Bagian Isi
    a) Judul bab atau topik isi bahasan
    b) Penjelasan tujuan bab
    c) Uraian isi pelajaran
    d) Penjelasan teori
    e) Sajian contoh
    f) Soal latihan
  3. Bagian Penunjang
    a) Daftar pustaka

Terdapat 3 jenis modul atau diktat berdasarkan tingkatannya, yaitu

  • Modul dan diktat yang digunakan di tingkat provinsi memerlukan pengesahan dari kepala dinas pendidikan provinsi.
  • Modul dan diktat yang digunakan di tingkat kota/kabupaten memerlukan pengesahan dari kepala dinas Pendidikan kabupaten/kota.
  • Modul dan diktat yang digunakan di sekolah harus disahkan oleh kepala sekolah.

Angka kredit yang akan didapatkan dari 3 jenis modul atau diktat berdasarkan tingkatannya yaitu

  1. Modul dan diktat yang digunakan di tingkat provinsi memerlukan pengesahan dari kepala dinas pendidikan provinsi dengan angka kredit 1.5 Point
  2. Modul dan diktat yang digunakan di tingkat kota/kabupaten memerlukan pengesahan dari kepala dinas Pendidikan kabupaten/kota dengan angka kredit 1 Point
  3. Modul dan diktat yang digunakan di sekolah harus disahkan oleh kepala sekolah dengan angka kredit 0.5 Point

3. Teknologi tepat guna

Teknologi tepat guna adalah karya hasil rancangan/ pengembangan/percobaan sains dan/atau teknologi yang dibuat atau dihasilkan dengan menggunakan bahan, sistem, atau metodologi tertentu dan dimanfaatkan untuk pendidikan atau masyarakat sehingga pendidikan terbantu kelancarannya atau masyarakat terbantu kehidupannya.

Jenis-jenis karya teknologi tepat guna diantaranya

  1. Hasil pengembangan metodologi/evaluasi pembelajaran/pembimbingan, pengembangan manajemen, atau pengembangan olah raga yang telah divideokan, sesuai bidang tugas mengajar/membimbing.
  2. Hasil eksperimen sains/teknologi sesuai bidang tugas mengajar yang bermanfaat untuk pendidikan atau masyarakat.
  3. Program aplikasi komputer, yang bermanfaat untuk sekolah, pendidikan atau masyarakat, dapat dibuat oleh semua guru, tidak bergantung bidang tugas mengajar/ membimbing.
  4. Alat/mesin yang bermanfaat untuk sekolah, pendidikan atau masyarakat, dapat dibuat oleh semua guru, tidak bergantung bidang tugas mengajar/membimbing.

Contohnya bahan ajar interaktif yang di seminarkan, video pembelajaran yang sebarluaskan untuk dimanfaatkan oleh khalayak umum.

Ciri- ciri dari karya teknologi tepat guna yang disyaratkan diantaranya 

  1. Bermanfaat untuk pendidikan di sekolahatau bermanfaat untuk menunjang kehidupan masyarakat.
  2. Ada unsur modifikasi/inovasi bila sebelumnya sudah pernah ada di sekolahatau di lingkungan masyarakat tersebut.
  3. Karya teknologi tepat guna yang digunakan untuk masyarakat harus memiliki surat keterangan dari pihak berwenang minimal dari kecamatan atau instansi tempat karya teknologi tepat guna digunakan.

Angka kredit yang akan didapatkan dari karya teknologi tepat guna  

Baca juga:   Karya Inovatif untuk Kenaikan Pangkat Guru

Terdapat  2 Kategori Angka kredit yang akan didapat untuk setiap karya alat pelajaran/ peraga yang telah dibuat, yaitu

  1. Kategori Kompleks dengan 4 point angka kredit, dengan ketentuan jika karya berbentuk berupa hasil pengembangan model metodologi/evaluasi pembelajaran/manajemen/ olahraga yang telah divideokan dengan durasi kumulatif minimal 60 menit. Serta dapat dimanfaatkan di masyarakat minimal di tingkat kelurahan.
  2. Kategori Sederhana dengan 2 point angka kredit, dengan ketentuan jika karya berbentuk berupa hasil pengembangan model metodologi/evaluasi pembelajaran/manajemen/ olahraga yang telah divideokan dengan durasi kumulatif minimal 30 menit. Serta dapat dimanfaatkan di masyarakat minimal di tingkat Sekolah .

 

4. Alat Peraga

Alat pelajaran/peraga merupakan alat yang digunakan untuk memperjelas konsep/teori/cara kerja tertentu yang digunakan dalam proses pembelajaran atau bimbingan. Alat pelajaran/peraga mempunyai ciri memperjelas konsep/teori/cara kerja suatu alat dan ada unsur modifikasi/inovasi bila sebelumnya sudah pernah ada di sekolahtersebut.

Adapun beberapa Jenis alat pelajaran/peraga diantaranya seperti

  1. Poster/gambar untuk pelajaran,
  2. Alat permainan pendidikan,
  3. Model benda/barang atau alat tertentu,
  4. Benda potongan (cutaway object),
  5. Video/animasi pembelajaran.
  6. Alat bantu pelajaran (penjasorkes, seni, prakarya, IPA, teknik)

Kriteria Alat Pelajaran/Peraga

  1. Berupa alat yang berfungsi untuk memperjelas konsep/teori/cara kerja tertentu yang dipergunakan dalam proses pembelajaran/ bimbingan.
  2. Pelaksanaan proses an/bimbingan menjadi lebih jelas dan lebih efektif.
  3. Alat peraga yang dibuat harus sesuai dengan tugas mengajar/membimbing guru yang bersangkutan.

Angka kredit yang akan didapatkan dari karya teknologi tepat guna  

Terdapat 2 Kategori Angka kredit yang akan didapat untuk setiap karya alat pelajaran/ peraga yang telah dibuat, yaitu

  1. Kategori Kompleks dengan 2 point angka kredit, dengan beberapa ketentuan.
  • Setiap 4 poster/gambar
  • Setiap 4 set alat permainan Pendidikan
  • Setiap 4 set model
  • Setiap 4 alat bantu pelajaran
  • Setiap 1 buah benda potongan (cutaway)
  • Setiap video/animasi pembelajaran komputer berdurasi minimal 30 menit

2.Kategori Sederhana dengan 1 point angka kredit, dengan ketentuan

  • Setiap 2 poster/gambar
  • Setiap 2 set alat permainan pendidikan
  • Setiap 2 set model
  • Setiap 2 alat bantu pelajaran
  • Setiap video/animasi pembelajaran komputer berdurasi minimal 15 menit.

Demikian beberapa bahan ajar yang dapat mendapat 12,5 Angka kredit dengan bahan ajar yang sering dibuat oleh guru. Anda juga dapat mengunduh materi dibawah ini dan juga bisa menontot video terkait materi dibawah ini.

Download Materi

>>>Klik Link <<<

Silakan Bapak dan Ibu Guru dapat Ikuti Pelatihan Membuat Makalah Best Practice (bersertifikat 32 JP). Klik LINK INI untuk mendaftar jadi peserta.

 

Share :

Baca Juga

Penjelasan ANBK 2022, Tujuan, sampai Tanggal Pelaksanaannya: Siswa kelas 5 MI Miftahul Huda sedang berlatih soal-soal ANBK, Rabu (17/11/2021). [Ninda Novita Arieani/dok.pribadi]

Kenaikan Pangkat

Pembelajaran Tatap Muka Sudah Dimulai atau Masih Wacana
Kiat-kiat menjadi siswa berprestasi

Kenaikan Pangkat

Siap-Siap! Ini Bocoran Jadwal Pelaksanaan PPPK Tahun 2022
Pendaftaran Calon Guru Penggerak Angkatan 7 Segera Ditutup

Kenaikan Pangkat

Pendaftaran Calon Guru Penggerak Angkatan 7 Segera Ditutup

Kenaikan Pangkat

Peran dan Pembelajaran Digitalisasi Sekolah untuk Pendidikan Siswa

Admin Sekolah

Pakai Excel, Guru Lebih Mudah Kelola Administrasi

Kenaikan Pangkat

Rekomendasi Mainan Edukasi untuk Anak TK

Kenaikan Pangkat

Cara Belajar Bahasa Inggris Secara Mandiri

Guru Honorer

RUU Sisdiknas Terus Mengupayakan Kesejahteraan Pendidik di Indonesia
Mari Gabung e-Guru.idMenjadi guru yang kompeten dan profesional di era digital

Temukan cara baru mengikuti seminar, workshop, pelatihan BERSERTIFIKAT.