Home / Kenaikan Pangkat

Jumat, 25 Maret 2022 - 11:28 WIB

PPPK Tahap 3 di 2022 Segera Dibuka ? Ini Detailnya

PPPK tahap 3 direncanakan akan dibuka bersamaan dengan PPPK guru tahun 2022. Meskipun Pemerintah belum mengumumkan secara resmi kapan waktu tepat pembukaan PPPK tahap 3, namun Mendikbudristek Nadiem Makarim mengisyaratkan bahwa anggaran PPPK guru sudah jelas dan dikunci.

Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sendiri merupakan seleksi untuk memilih WNI yang memenuhi syarat diangkat sebagai pegawai Pemerintah berdasarkan perjanjian kerja dan jangka waktu tertentu.

Terdapat sebanyak 93.554 formasi untuk guru pusat, 45.000 formasi untuk dosen, dan 758.018 formasi untuk daerah.

Lima provinsi yang memiliki kuota formasi terbanyak yaitu Jawa Barat sebanyak 134.159 formasi, Jawa Timur sebanyak 78.920 formasi, Jawa Tengah 69.794 formasi, Sumatera Utara dengan jumlah 59.223 formasi, Riau 33.069 formasi, dan sisanya tersebar di wilayah lain di Indonesia.

Rencananya, peserta yang telah lulus passing grade seleksi kompetensi I dan II PPPK guru di tahun 2021 kemarin tidak perlu mengikuti seleksi kompetensi lagi. Jika pelajaran dan jenjang yang dipilih guru sama, nilai tahap I dan II yang sudah melebihi passing grade tersebut juga bisa digunakan.

Untuk mempersiapkan diri sebelum PPPK guru resmi dibuka, berikut syarat dan kriteria pendaftar  PPPK tahap 3 yang perlu diketahui.

Baca juga:   8 Data Wajib Dipersiapkan Saat Akan Mendaftar PPPK Tahun 2022

Pertama, guru non ASN yang mengajar di satuan pendidikan yang diselenggarakan instansi daerah dan juga terdaftar di Dapodik sebagai guru yang tidak lulus seleksi kompetensi II.

Kedua, merupakan tenaga honorer eks kategori II sesuai database tenaga honorer Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang tidak lulus seleksi kompetensi II.

Ketiga, guru swasta mengajar di satuan pendidikan yang diselengarakan masyarakat dan terdaftar di Dapodik yang tidak lulus selsksi kompetensi II.

Keempat, lulusan pendidikan profesi guru yang belum menjadi guru dan terdaftar di database lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Kemendikbudristek yang tidak lulus kompetensi II.

Kelima, peserta yang sudah lulus nilai ambang batas tetapi tidak mendapatkan posisi di sekolah yang telah dipilih.

Dalam pendaftaran PPPK tahap 3 ini, guru bebas memilih formasi yang ada di seluruh Indonesia sesuai dengan sertifikat pendidik atau kualifikasi akademik yang dimiliki.

Selain syarat di atas, terdapat ketentuan dalam seleksi PPPK.

Pertama adalah ketentuan seleksi kompetensi teknis. Dalam seleksi kompetensi teknis, jumlah soal yang diberikan adalah 100 soal dengan durasi pengerjaan 120 menit. Sedangkan untuk peserta tunanetra, waktu pengerjaan 150 menit.

Baca juga:   Ide Karya Inovatif di Bidang Seni, Bisa Digunakan untuk Kenaikan Pangkat Guru

Untuk nilai kumulatif maksimalnya adalah 500 dan nilai ambang batasnya berbeda-beda sesuai dengan mata pelajaran.

Kemudian untuk seleksi komptensi manajerial, jumlah soal yang diberikan ada 25 dengan durasi pengerjaan 40 menit. Bagi tunanetra waktu pengerjaan diberi tambahan menjadi 55 menit. Nilai kumulatif untuk seleksi kompetensi manajerial maksimal 200. Dan nilai ambang batasnya 130.

Sedangkan seleksi kompetensi sosiokultural memiliki jumlah soal sebanyak 20, dengan durasi umum 40 menit. Bagi tunanetra durasi pengerjaan menjadi 55 menit. Nilai kumulatif maksimal dalam seleksi ini yaitu 200. Dan ambang batasnya adalah 130.

Terakhir wawancara. Jumlah soal wawancara ada 10. Durasi wawancara secara umum 40 menit. Sedangkan bagi tunanetra 55 menit. Nilai kumulatif maksimalnya adalah 40. Dan ambang batasnya 24.

Informasi seputar PPPK tahap 3 dapat dipantau di laman resmi https://gurupppk.kemdikbud.go.id/ . Sedangkan untuk kelulusan seleksi kompetensi 2, dapat juga dilihat di laman di atas atau laman SSCASN Badan Kepegawaian Negara (BKN).

 

Mari tingkatkan kompetensi guru bersama e-guru.id. Tersedia pelatihan-pelatihan guru setiap minggunya yang dapat diakses secara GRATIS dengan bergabung menjadi member. Klik LINK INI untuk bergabung menjadi member e-guru.id.

Penulis : Agriantika Fallent

Share :

Baca Juga

Guru Honorer

Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru di Era Digital
peran apresiasi guru terhadap antusias belajar

Kenaikan Pangkat

Peran Apresiasi Guru Terhadap Antusias Belajar Peserta Didik

Kenaikan Pangkat

Format SKP Guru Terbaru 2022 Sesuai Permenpan 8 tahun 2021
Inilah Jadwal dan Syarat Pretest PPG Daljab Kemenag 2022

Kenaikan Pangkat

Guru Non ASN yang Lolos Passing Grade 2021 Jadi Prioritas di Seleksi PPPK 2022

Kenaikan Pangkat

Pembelajaran Matematika, sebagai pemodelan
kiat-kiat sukses

Kenaikan Pangkat

Menyusun Penulisan Best Practice Untuk Kenaikan Pangkat Guru

Guru Honorer

Seleksi PPG Prajabatan punya dua kesempatan. Ini penjelasan Kemendikbudristek

Kenaikan Pangkat

Urgensi Pengembangan Soft Skill Bagi Guru
Mari Gabung e-Guru.idMenjadi guru yang kompeten dan profesional di era digital

Temukan cara baru mengikuti seminar, workshop, pelatihan BERSERTIFIKAT.