Home / Kesiswaan

Jumat, 19 Agustus 2022 - 21:44 WIB

Sangat Penting! Berikut Sifat yang Tidak Disukai Siswa

Guru tidak hanya harus pandai dalam mengajar, tetapi juga dituntut membuat siswa nyaman dan bersemangat. Ada beberapa sifat yang harus dihindari guru ketika sedang mengajar. Sifat yang tidak disukai siswa ini membuat guru dan siswa kurang dekat.

Guru favorit cenderung lebih dekat dengan para siswa. Tidak hanya dekat di dalam kelas, tapi juga di luar kelas, Menjadi guru yang disukai siswa rupanya memiliki banyak keuntungan lho. Lantas apa saja keuntungan tersebut?

  • Memiliki kedekatan dengan siswa sehingga guru dan murid nyaman saat proses mengajar
  • Materi pelajaran yang disampaikan oleh guru lebih mudah diterima oleh siswa
  • Komunikasi antar guru dan siswa mudah terjalin saat ada kendala dalam proses belajar
  • Lebih mudah dalam mencapai tujuan belajar

Sifat yang tidak disukai siswa

Tentu saja semua guru ingin memenangkan hati murid-muridnya. Seorang guru yang cerdas harus tahu tipe guru seperti apa yang kurang disukai siswa. Dengan demikian, sifat yang tidak disukai siswa tersebut dapat dihindari.  Berikut adalah sifat yang harus dihindari guru:

Galak

Sudah bukan rahasia lagi bahwa guru yang galak sangat tidak disukai siswa. Guru yang cenderung mudah marah akan dijauhi siswa. Alasan mereka menjauh tak lain dan tak bukan supaya tidak dimarahi oleh guru tersebut. Tindakan siswa yang menjauh ini tentunya tak bisa disalahkan.

Biasanya, guru yang mudah marah atau galak memiliki sifat yang kaku. Kedua sifat ini jelas tidak disukai siswa. Sudah galak, ditambah kaku dalam mengajar. Siswa tidak hanya merasa tertekan saat berada di kelas, tapi juga bosan. Cara siswa menghadapi guru dengan dua sifat ini yakni dengan menjadi defensif terhadap apa yang guru sampaikan. Tentu saja hal ini membuat proses mengajar jauh dari kata berhasil.

Tidak disiplin

Sifat yang tidak disukai siswa berikutnya yakni tidak disiplin. Guru sudah pasti harus memberikan contoh untuk murid-muridnya. Siswa saja tidak boleh terlambat, apalagi seorang guru. Pastinya guru juga harus mengikuti aturan yang berlaku di sekolah.

Seorang guru juga memiliki kesibukan lain. Misalnya seperti berbisnis, menyelesaikan dokumen administrasi, atau mengurus keluarga. Namun kesibukan tersebut tidak boleh menjadi alasan seorang guru tidak disiplin. Guru harus tetap mengajar tepat waktu dan hadir di kelas. Guru yang tidak disiplin akan membentuk image yang kurang baik bagi siswa.

Baca juga:   Pembentukan Karakter Prestatif Pada Siswa

Tidak menguasai materi

Guru yang tidak menguasai materi sudah jelas tidak disukai oleh murid. Mengapa demikian? Karena guru yang tidak menguasai materi kurang pandai dalam menjelaskan di depan kelas. Siswa akan merasa bosan atau malah makin bingung dengan materi yang guru sampaikan.

Guru harus menghindari sifat yang tidak disukai siswa yang ketiga ini. Tidak menguasai materi tidak hanya membuat siswa semakin bingung. Tapi kualitas mengajar yang buruk juga berpengaruh terhadap karir guru tersebut. Pastikan guru menguasai materi secara detail agar tidak kesulitan dalam mengajar.

Tidak memeriksa tugas/PR

Tidak jarang guru memberikan tugas rumah atau PR. Tugas rumah ini bertujuan agar siswa tidak hanya belajar di sekolah, tapi juga di rumah. Tugas rumah juga bisa menjadi tolak ukur apakah siswa memahami materi yang disampaikan atau tidak. Tapi bagaimana jika PR yang sudah dikerjakan justru tidak diperiksa oleh guru?

Pastinya siswa akan merasa dongkol karena mereka telah susah payah mengerjakan PR yang diberikan. Apabila guru memeriksa PR, setidaknya siswa memperoleh kepuasan secara batin. Selain itu, mereka juga menjadi lebih bersemangat dalam belajar.

Suka berkata kasar

Sifat yang tidak disukai siswa lainnya adalah guru yang suka berkata kasar.  Guru merupakan sosok yang menjadi contoh serta panutan bagi murid. Namun apa jadinya jika guru suka berkata kasar? Bagaimana jika murid justru menirukan kata kasar yang sering diucapkan guru ketika di kelas?

Guru harus bisa memilih kosa kata yang sekiranya pantas untuk diucapkan. Tidak hanya pemilihan kosa kata, intonasi juga merupakan hal yang penting. Ucapan kasar yang dilontarkan guru bisa saja menyakiti perasaan siswa. Pengalaman tidak menyenangkan ini akan berbekas di dalam diri siswa tentunya.

Suka memberi hukuman yang semena-mena

Seorang guru memiliki kewajiban untuk mendisiplinkan siswa. Salah satu cara guru menegakkan kedisiplinan yakni dengan memberikan hukuman. Namun, jika seorang guru memberikan hukuman secara semena-mena, hal ini merupakan sifat yang tidak disukai siswa.

Guru harus bisa memilih hukuman seperti apa yang sekiranya mendidik siswa, bukan malah membuat siswa trauma. Adanya hukuman memang dimaksudkan agar siswa merasa jera. Namun, hukuman yang diberikan juga harus masuk akal dan manusiawi. Jangan sampai hukuman yang diberikan justru memberatkan siswa.

Baca juga:   Cara Mengatasi Peserta Didik yang Tidak Percaya Diri (Insecure)

Tidak perhatian

Guru yang cuek baik di dalam maupun luar kelas sudah jelas tidak disukai siswa. Sifat guru yang cuek ini jelas berpengaruh besar terhadap proses mengajar di kelas. Hubungan yang kurang baik antara siswa dan guru membuat proses mengajar menjadi sulit. Bisa saja murid menjadi kurang termotivasi karena guru yang tidak perhatian.

Ada baiknya guru lebih memperhatikan muridnya. Sedikit banyak, murid akan merasa dianggap jika guru memberi perhatian. Bentuk perhatian yang bisa diberikan guru seperti pujian, apresiasi, dan lain sebagainya. Bentuk perhatian yang membentuk komunikasi yang baik antara guru dan siswa.

Tidak adil

Tidak adil adalah salah satu sifat yang tidak disukai siswa. Perilaku tidak adil yang dimaksud adalah pilih kasih pada satu murid, alias anak emas. Guru yang pilih kasih tidak disukai oleh murid. Anak yang diistimewakan itupun nantinya juga akan dikucilkan oleh teman sekelasnya.

Guru harus bisa membagi rata kasih sayangnya. Guru tidak boleh membeda-bedakan murid hanya karena perbedaan latar belakang. Setiap murid berhak memperoleh perlakuan yang sama dari guru di sekolah.

Suka membanding-bandingkan

Guru yang senang membanding-bandingkan siswa akan membuat siswa justru merasa diremehkan. Dari hal kecil seperti ini, nantinya akan muncul konflik baru. Misalnya seperti kompetisi antar murid yang kurang sehat, tindak bullying, dan lain sebagainya. Guru berperan penting dalam hal ini.

Guru yang bijak pastinya tidak akan membanding-bandingkan para muridnya. Hal ini karena setiap murid memiliki keunikan, kelebihan, kekurangan masing-masing. Mungkin minat mereka beberapa murid ada yang sama. Namun tetap memiliki perbedaan.

Tidak memberikan contoh yang baik

Sifat yang tidak diusukai siswa yang terakhir adalah tidak memberikan contoh yang baik. Sudah jelas guru harus berhati-hati dalam bersikap. Sikap seorang guru nantinya dapat dicontoh oleh siswa. Jika seorang guru bersikap kurang baik, lantas bagaimana jika siswa justru meniru contoh tersebut? Tentu saja guru akan risih dan malu.

Demikian informasi mengenai sifat yang tidak disukai siswa. Semoga bermanfaat.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link ini atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

(RAW)

Share :

Baca Juga

Kesiswaan

Pengumuman Hasil SNMPTN 2022 : Cek Selengkapnya Di Sini!

Kesiswaan

Materi MPLS Pendidikan Karakter tahun 2022

Kesiswaan

Cara Mengatasi Masalah Pembelajaran pada Peserta Didik

Kesiswaan

Ingin Membuat LKPD Lebih Menarik? Simak Tips Berikut Ini

Kesiswaan

Perilaku Membolos Siswa : Faktor Penyebab dan Dampaknya

Kesiswaan

Cara Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik

Karya Inovatif

Kenali Hubungan Kepribadian, Karakter, Dan Perilaku Dalam Lingkup Pendidikan

Kesiswaan

Cara Mengatasi Peserta Didik dengan Insekuritas Akut
Mari Gabung e-Guru.idMenjadi guru yang kompeten dan profesional di era digital

Temukan cara baru mengikuti seminar, workshop, pelatihan BERSERTIFIKAT.