Home / Karya Inovatif / Kenaikan Pangkat

Sabtu, 30 April 2022 - 05:22 WIB

Strategi Menyusun Karya Ilmiah bagi Guru PNS

Menyusun Karya Ilmiah – Memiliki intelektualitas tinggi tentu merupakan suatu kebanggaan bagi seorang guru. Dengan pemikiran visionernya tentu mereka memiliki cita – cita besar dalam membangun negeri baik dengan cara berkontribusi secara langsung menjadi abdi negara ataupun melalui pembuatan berbagai karya.

Salah satu bentuk kontribusi tak langsung namun berdampak hebat bagi generasi yakni dengan penyusunan karya ilmiah.

Dewasa ini, mulai banyak satuan maupun lembaga pendidikan yang menjadikan program penyusunan karya ilmiah sebagai salah satu syarat tertentu. Termasuk halnya pemerintahan, pembuatan karya ilmiah oleh para guru PNS juga akan menaikkan angka kredit dan bisa membantu kenaikan pangkat.

Apa Urgensitas Pembuatan Karya Ilmiah?

Pembuatan karya ilmiah tentu memiliki kepentingan sesuai kebutuhan lembaga. Di dalam dunia akademisi, karya ilmiah dapat menjadikan si penulis memiliki wawasan luas terkait bidang keilmuan yang ia miliki.

Selain itu, karya ilmiah bukanlah sebuah karya yang harus diselesaikan sesempurna mungkin. Melainkan suatu karya yang dibuat sebagai pelengkap maupun pembuktian dari sebuah teori.

Di dalam dunia keguruan sendiri, kehadiran karya ilmiah wajib ada sebab ilmu senantiasa mengalami pembaruan. Apalagi ilmu yang berkaitan dengan pedagogik dan perkembangan peserta didik. Pun juga terkait perkembangan kecerdasan dan teori tentang strategi belajar.

Jika karya ilmiah tidak dilestarikan penyusunannya, tentu kegiatan peningkatan ilmu tersebut akan hilang. Sebab demikianlah, akhirnya pemerintah juga menjadikan penyusunan karya ilmiah sebagai salah satu syarat wajib pada penambahan angka kredit guru untuk memasuki jenjang karierselanjutnya.

Hal ini wajar mengingat seorang guru merupakan pendidik yang akan senantiasa terus menempa dirinya dengan ilmu – ilmu baru. Hal ini akan selaras dengan kebiasaan guru untuk bisa memberikan sumbangsih ilmiah pada dunia pendidikan.

Selain kondisi di atas, jika Anda adalah seorang guru PNS, maka Anda akan mendapatkan peningkatan di sisi kesejahteraan berupa tambahan gaji pokok dan tunjangan pangkat jika jabatan naik. Tentu saja hal ini akan menjadi salah satu support system untuk membentuk keluarga bahagia.

Strategi Menyusun Karya Ilmiah

Dalam menyusun karya ilmiah, tentu ada beberapa strategi yang perlu dipahami oleh para guru PNS. Sebab bukan tidak mungkin, sebagian mereka tidak dapat membuat karya ilmiah lantaran bukan karena tidak tahu, namun tak memiliki strategi ampuh untuk membuat sesuai kehendak yang diinginkan.

Baca juga:   4 Kategori Guru yang Diprioritaskan Ikut PPPK Tahap 3 Tahun 2022

1.    Meniatkan untuk Berkontribusi

Hal pertama yang masuk dalam strategi ampuh yakni perlu meniatkan dalam diri bahwa karya ilmiah yang dibuat diperuntukkan untuk negeri dan sumbangsih untuk ilmu pengetahuan. Pun hal ini bisa dianggap sebagai bentuk kecintaan pada negeri dan ingin menyumbang gerakan perubahan.

Dengan menjadikan penyusunan karya ilmiah sebagai cinta, maka secara tidak langsung Anda telah menganggap bahwa karya ilmiah bukanlah beban melainkan keharusan yang dilakukan jika ingin membangun bangsa ini.

Sebab banyak fenomena hari ini yang menjadikan penyusunan karya ilmiah asal – asalan lantaran hanya menganggap sebagai syarat dalam kenaikan pangkat. Idealnya, naik pangkatnya seseorang harus menjadi penanda bahwa keilmuannya pun sudah bertambah sehingga pembuatan karya harusnya sesuai dengan target dan mendekati kesempurnaan.

Apalagi seperti yang diketahui bersama, perekrutan PNS bukanlah suatu hal yang mudah. Sehingga harusnya para PNS merupakan anggota pegawai sipil yang memiliki intelektualitas lebih dan di atas rata – rata. Oleh sebab itu, tentu saja harusnya pembuatan karya ilmiah bukanlah hal yang memberatkan.

2.    Mencari Referensi Terpercaya

Kemudian, Anda perlu mencari referensi terkait tema yang akan dijadikan karya ilmiah. Di zaman serba teknologi seperti sekarang, mencari jurnal penelitian sebagai referensi bisa didapatkan dengan gratis.

Sebab ada beberapa situs yang menawarkannya. Anda bisa juga mencari melalui jurnal – jurnal yang ada di perpustakaan umum. Biasanya tema yang akan digunakan oleh para guru yakni berkaitan dengan tema teknologi pendidikan, strategi dan model pembelajaran serta beberapa tema sesuai bidang keahlian.

Perlu diingat, bahwa kadangkala penelitian bukanlah satu hal yang  harus menuntut menemukan hal baru. Sebagian besar sering melakukan penelitian untuk melakukan pembuktian akan suatu teorisaja.

3.    Bertanya pada Senior

Selanjutnya yakni melakukan wawancara pribadi pada senior yang berhasil menyusun karya ilmiah. Anda bisa mulai bertanya dari jadwal pembuatan karya, tema, serta kendala apa yang dilalui saat menyusunnya.

Sebelum bertanya, coba buat kerangka pertanyaan terlebih dahulu sebab bisa jadi senior Anda memiliki kesibukan tersendiri.

4.    Memilih Tema Long-Term

Kemudian, dalam pemilihan tema pastikan memilih tema jangka panjang. Biasanya penelitian akan membutuhkan waktu yang lama. Sehingga adakalanya penelitian itu harus memiliki tema jangka panjang. Supaya ketika di tengah – tengah penelitian, tema maupun judul yang sedang disusun tidak basi.

Baca juga:   Guru Wajib Paham Gaya Belajar Siswa

5.    Mendiskusikan pada Ahli atau Rekan Sejawat

Jika sudah menemukan temanya, sebelum Anda menyusun lebih jauh ada baiknya bila Anda mendiskusikan dengan rekan sejawat atau ahli yang bisa membimbing. Jika Anda di kampus, pasti biasanya akan ada dosen pembimbing 1 dan 2.

Pembimbing 1 fungsinya untuk mengecek terkait tema dan relevansi dengan topik yang diambil. Sementara pembimbing 2 mengenai tulisan dan struktur karya ilmiah.

Bagaimana bila menjadi guru PNS? Anda tidak perlu khawatir. Biasanya Anda akan dipasangkan dengan senior atau bisa memilih sendiri terkait yang membantu Anda dalam penyusunan karya ilmiah.

6.    Memiliki Jadwal Penyelesaian

Hal selanjutnya yang tidak boleh terlewatkan yakni Anda harus memiliki jadwal penyelesaian sendiri. Jangan sampai karya ilmiah Anda jadikan pajangan di laptop selama berbulan – bulan. Sebab sebagai guru, tugas Anda sangatlah banyak sehingga bisa saja Anda melupakan bahwa ada tugas dalam menyusun karya ilmiah. Apalagi jika Anda sudah berkeluarga, biasanya malah tidak sempat jika mengerjakan sepulang dari sekolah.

Penting bagi Anda untuk memiliki waktu khusus untuk menyusun karya ilmiah sedikit demi sedikit. Buat jadwal misalnya Bab 1 akan selesai dalam berapa hari. Kemudian berlanjut pada Bab 2 dan seterusnya. Dengan memiliki jadwal penyelesaian, maka impian Anda akan segera terwujud.

7.    Fokus pada Pembuatan Karya Ilmiah

Strategi terakhir yang bisa dilakukan yakni melatih kefokusan dalam menyusun karya ilmiah. Sebagaimana yang dibahas sebelumnya, menjadi guru tidaklah sekadar mengejar. Namun juga perlu melatih pendidikan karakter peserta didik.

Demikian ulasan mengenai tips menyusun karya ilmiah dan beberapa strategi yang perlu dilakukan dalam menyusun karya ilmiah tersebut. Besar harapannya bahwa akan ada banyak guru PNS yang bisa memberikan sumbangsih karya untuk bisa dijadikan referensi bagi generasi masa depan.

Selain itu, banyaknya karya ilmiah akan menjadi indikasi bahwa para guru sering melakukan latihan baca tulis sehingga layak untuk bisa diteladani para siswanya. Semoga dengan adanya program wajib menyusun karya ilmiah dapat menjadi sarana bagi negeri ini untuk bangkit dari keterpurukan khususnya fenomena buta huruf dan minim literasi.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link ini atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

(shd/shd)

Share :

Baca Juga

Kenaikan Pangkat

Penerapan Nilai-Nilai Karakter PKN

Kenaikan Pangkat

Pendidikan Kewarganegaraan dalam Kehidupan

Kenaikan Pangkat

Jenis-jenis Kecerdasan Yang Harus Kita Tahu

Kenaikan Pangkat

Pendidikan Profesi Guru

Kenaikan Pangkat

Mengenal Platform SIPLah dan Cara Mengoperasikannya

Kenaikan Pangkat

Mengenal Program Kenaikan Pangkat Guru

Guru Honorer

RUU Sisdiknas Terus Mengupayakan Kesejahteraan Pendidik di Indonesia

Kenaikan Pangkat

Bingung Mau Ice breaking Apa? Yuk, Simak Beberapa Contoh Ice breaking yang Bisa Dilakukan oleh Guru
Mari Gabung e-Guru.idMenjadi guru yang kompeten dan profesional di era digital

Temukan cara baru mengikuti seminar, workshop, pelatihan BERSERTIFIKAT.