Home / Media Pembelajaran

Selasa, 24 Mei 2022 - 11:49 WIB

Cara Menyusun LKPD untuk Meningkatkan Pengetahuan Peserta Didik

Cara Menyusun LKPD – Menjadi guru tentu tidak mudah sebagaimana yang dikisahkan banyak orang maupun buku bacaan. Tentu ada rintangan dan beberapa urusan administrasi yang harus diselesaikan para guru.

Hal ini dilakukan agar profesionalisme guru bisa lebih meningkat. Beberapa dokumen di antaranya yakni seperti penyusunan LKPD, buku diktat dan bahan ajar.

Buku diktat dan bahan ajar merupakan komponen dalam dunia pendidikan yang musti selalu hadir pada kegiatan pembelajaran. Bagi guru yang baru terjun di dunia pendidikan, tentu saja akan mengalami beberapa kendala sebab terdapat beberapa hal yang rumit dan kompleks.

Namun seiring berjalannya waktu, pasti guru pemula tersebut akan bertransformasi menjadi guru yang hebat dengan level profesionalisme yang tinggi baik secara aspek akademis maupun pedagogis.

Tentu tidak semua satuan pendidikan menggunakan komponen tersebut secara bersamaan, bisa jadi satu atau keduanya, atau yang paling sering digunakan untuk mengukur kemampuan siswa yakni dokumen LKPD. Beberapa pakar pendidikan menyebutkan bahwa penggunaan LKPD memiliki kebermanfaatan di dunia pendidikan.

Apa itu Dokumen LKPD?

LKPD adalah singkatan dari Lembar Kerja Peserta Didik yang bisa memfasilitasi peserta didik pada kegiatan belajar mengajar, sehingga nantinya akan terbentuk wujud interaksi efektif baik antar peserta didik dengan gurunya.Dengan demikian, para peserta didik dapat senantiasa terus meningkatkan beragam aktivitas serta capaian belajar mereka.

Penggunaan LKPD dapat memudahkan akses guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar, serta memiliki segudang manfaat bagi peserta didik terutama pada pembelajaran secara mandiri.

Manfaat Pembuatan Lembar Kerja Peserta Didik

Setelah memahami definisi dari LKPD, maka Anda perlu memahami bahwasannya terdapat beragam manfaat yang guru dapatkan dengan kehadiran LKPD. Adapun beberapa manfaat di antaranya yakni :

Pertama, LKPD sangat berguna untuk memberikan pengetahuan, keterampilan maupun sikap yang perlu ada dan dimiliki para peserta didik.

Kedua, LKPD dapat dijadikan sebagai dokumen untuk mengukur tingkat pemahaman dari peserta didik pada materi yang sudah dibahas.

Ketiga, LKPD dapat berfungsi untuk menerapkan dan mengembangkan berbagai materi pelajaran bila sulit tersajikan secara lisan.

Keempat, LKPD akan menjadi dukungan sekaligus membantu peserta didik agar bisa memperoleh beberapa catatan materi berikut latihan soalnya yang terjadi dalam kegiatan pembelajaran.

Sedangkan komponen penting yang harus ada dalam LKPD yakni :

Pertama, guru harus menyusun LKPD yang bisa memudahkan akses peserta didik agar dapat berinteraksi dengan materi yang sudah diberikan.

Baca juga:   Inilah 5 Manfaat Belajar Matematika Sejak Dini Bagi Anak

Kedua, guru harus menyajikan beragam tugas yang dapat meningkatkan level berfikir dan penguasaan peserta didik terhadap materi.

Ketiga, susunan LKPD idealnya dapat melatih kemandirian belajar yang dimiliki peserta didik.

Keempat, LKPD idealnya dapat memudahkan para pendidik untuk memberikan tugas bila tidak bisa tersampaikan secara lisan kepada para peserta didik.

Tujuan Penyusunan LKPD

Terdapat banyak pakar pendidikan yang menggambarkan segudang tujuan dan manfaat dari penyusunan LKPD. Di antaranya adalah :

Pertama, LKPD harus bisa membantu peserta didik untuk menemukan konsep maupun materi yang sedang dibahas.

Kedua, LKPD idealnya bisa membantu peserta didik untuk menerapkan dan mensinergikan ragam konsep yang ditemukan pada kehidupan sehari – hari.

Ketiga, LKPD bertujuan untuk dijadikan sebagai penuntun pembelajaran bagi para peserta didik.

Keempat, LKPD bertujuan untuk menjadi aspek penguat belajar bagi peserta didik.

Kelima, LKPD bertujuan untuk menjadi aspek petunjuk praktikum dari mata pelajaran masing – masing.

Mekanisme Penyusunan LKPD

Cara menyusun LKPD terdapat beberapa aspek atau syarat yang harus guru perhatikan. Adapun ragamnya yakni :

1.    Aspek Didaktik

Aspek pertama yang harus diperhatikan yakni aspek didaktik. Aspek tersebut mengharuskan para peserta didik harus menjadikan LKPD sebagai salah satu persyaratan yang harus penuhi pada proses kegiatan belajar mengajar. Aspek atau persyaratan didaktik menjadikan kehadiran LKPD haruslah sesuai dan mengikuti pola belajar mengajar secara efektif dengan lebih banyak memberikan perhatian pada adanya perbedaan individual baik karena latar belakang maupun aspek akademisnya.

LKPD yang ideal wajib dijadikan sebagai pegangan untuk berbagai karakteristik peserta didik baik yang berada pada kategori lamban, sedang maupun diatas rata – rata.

2.    Aspek Konstruksi

Kemudian, ada aspek konstruksi dimana berkaitan dengan aspek penggunaan bahasa dan pemilihan katanya. Pun juga susunan dari kosa kata, kalimat, adanya tingkat kesukaran, kemudian aspek kejelasan di mana hakikatnya ditempatkan secara tepat sehingga bisa dipahami dan dimengerti oleh para peserta didik. Aspek ini juga mengharuskan bahwa LKPD perlu tersusun dari sistematika yang ada.

3.    Aspek Teknis

Kemudian, aspek selanjutnya yakni berkaitan dengan teknis pembuatan LKPD. Misalnya, apakah LKPD menggunakan huruf cetak, latin, romawi, tebal maupun yang lainnya. Guru harus bisa memastikan bahwa teknis penulisan yang digunakan dalam penyusunan LKPD dapat terbaca dan mudah dipahami. Selain itu, guru harus memastikan bahwa penggunaan kalimat perintah dan pernyataan terlihat jelas sehingga peserta didik tidak mengalami konsepsi.

Baca juga:   Google Workspace Penakluk Online Learning

Bila guru ingin memasukkan gambar, ada baiknya bila memasukkan gambar yang bisa menyampaikan pesan maupun isi dengan efektif pada para peserta didik. Jika gambar malah membuat bingung, hal  itu bisa menjadikan LKPD kurang jelas dan malah ambigu.

Untuk sisi penampilannya sendiri, guru bisa berdiskusi dengan beberapa teman sejawat maupun yang lebih ahli. Sebagai contoh, sebuah LKPD bisa saja tersusun dari berbagai pernyataan mengenai materi lalu ada sederet pertanyaan sebagai bentuk pengukurannya. Contoh lain, guru juga perlu menampilkan LKPD dengan penempatan layout yang pas dan menarik agar malah menjadi daya tarik tersendiri.

Struktur Umum LKPD

Kemudian, dalam menyusun LKPD, guru perlu memahami adanya struktur umum. Biasanya terdiri dari:

Pertama, sistematika LKPD secara umum berisikan judul kegiatan, sub tema, tema, kelas, semester maupun topik kegiatan berdasar KD dan identitas kelas. Jika LKPD menggunakan pendekatan inkuiri, maka judulnya harus berkaitan dengan rumusan masalah.

Kedua, LKPD seharusnya memiliki tujuan yang sesuai dengan KD.

Ketiga, jika dalam penyusunan LKPD mengharuskan adanya eksperimen, maka perlu bagi guru untuk menuliskan alat dan bahas yang digunakan secara jelas.

Keempat, pada LKPD, penting untuk menyisipkan prosedur kerja bagi para peserta didik yang dapat berfungsi untuk bisa mempermudah akses peserta didik untuk melakukan berbagai kegiatan belajar mengajar.

Kelima, kemudian jika LKPD menggunakan tabel data, maka harus dapat dipastikan bahwa terdapat space di mana peserta didik dapat menuliskan jawabannya.

Keenam, idealnya LKPD memiliki ruang tersendiri dalam susunannya untuk memasukkan beberapa kasus agar bisa dijadikan diskusi.

Nah, demikian ulasan mengenai cara menyusun LKPD dan beberapa strategi dalam penyusunannya. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menjadi tambahan wawasan bagi para guru di Indonesia. Besar harapannya, kehadiran LKPD dapat menjadi sarana untuk memperluas dan memperbanyak pengetahuan. (*)

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link ini atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

(shd/shd)

Share :

Baca Juga

Media Pembelajaran

Perangkat Pembelajaran Daring untuk Solusi Belajar di Masa Pandemi Covid-19

Media Pembelajaran

Belajar Sambil Bermain dengan Eclipse Crossword

Kesiswaan

Mengenal Istilah dan Tujuan Peta Hidup (Life Mapping)

Media Pembelajaran

Strategi Pengembangan e-Learning untuk Wujudkan Digitalisasi Pendidikan

Media Pembelajaran

5 Hal Penting dalam Membuat Presentasi yang Menarik

Media Pembelajaran

Cara Membuat Akun Telegram di HP
Kurikulum Merdeka

Kurikulum

Kurikulum Merdeka dan Model Pembelajaran yang Tepat!

Media Pembelajaran

Sangat Mudah, Begini Tutorial Mengubah Powerpoint Menjadi Video
Mari Gabung e-Guru.idMenjadi guru yang kompeten dan profesional di era digital

Temukan cara baru mengikuti seminar, workshop, pelatihan BERSERTIFIKAT.