Home / Kesiswaan

Sabtu, 27 Agustus 2022 - 15:39 WIB

Penting! Berikut Administrasi Wali Kelas yang Wajib Dipenuhi

Pada dasarnya, wali kelas mempunya peran yang sama dengan guru mata pelajaran biasa, yaitu mengajar mata pelajaran sesuai bidangnya dengan penuh tanggung jawab. Hanya saja, wali kelas mempunyai tugas tambahan sebagai pengelola kelas. Maksud dari mengelola kelas adalah membimbing dan memonitoring seluruh anggota kelas serta menjalin komunikasi yang baik dengan wali murid. Selain itu, ada juga hal lain yang tidak boleh terlewatkan, yaitu administrasi wali kelas.

Administrasi kelas menjadi tanggung jawab seorang guru yang juga menyandang status sebagai wali kelas. Guru khusus ini harus merancang beberapa berkas kelas demi terlaksananya pembelajaran yang efektif. Lantas, berkas apa saja yang harus dilengkapi? Sebelum itu, mari bahas dulu seberapa penting administrasi bagi wali kelas!

Pentingnya Administrasi Wali Kelas

Setiap pendidik wajib melengkapi administrasi pembelajaran. Begitu juga dengan wali kelas, mereka harus menyusun dan menjalankannya agar kelas terstruktur dengan baik. Dalam administrasi tersebut umumnya mencakup tujuan serta langkah-langkah mencapainya. Artinya, administrasi merupakan senjata bagi wali kelas untuk mengelola kelas dan seluruh anggotanya.

Lantas, apa saja peranan administrasi tersebut? Berikut penjelasannya:

  1. Pedoman kegiatan/pembelajaran

Seperti halnya guru biasa, wali kelas juga membutuhkan berkas sebagai bahan atau pedoman pembelajaran dan program-program tertentu. Administrasi ini biasanya berisi tentang rangkaian kegiatan yang meliputi bentuk kegiatan, waktu, tempat, hingga arahan untuk melaksanakannya. Selain itu, berkas ini juga lengkap dengan lembar evaluasinya.

  1. Standar minimal kinerja

Tugas wali kelas itu harus terencana serta terstruktur rapi.  Tujuannya adalah agar semua proses baik pembelajaran atau beban tambahan dapat terlaksana dengan baik. Sehingga, wali kelas bisa mempertanggungjawabkan dalam bentuk laporan pada pihak sekolah, peserta didik, dan juga wali murid.

Administrasi tersebut menjadi tolak ukur kinerja guru. Umumnya, pengawasan ataupun kepala sekolah tidak sekadar melihat bagaimana kerjanya wali kelas, tetapi juga meneliti kelengkapan administrasi. Artinya, kinerja wali kelas dikatakan bagus apabila berkas tersusun secara sistematis dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

  1. Bahan evaluasi

Selain itu, administrasi tersebut juga bisa menjadi bahan evaluasi setiap kali rapat guru berlangsung. Biasanya, evaluasi hasil belajar ini dilaksanakan setiap satu semester. Bahkan, dari hasil evaluasi ini bisa menumbuhkan semangat baru untuk wali kelas serta guru-guru yang lain.

Administrasi Wajib bagi Wali Kelas

Secara umum, administrasi wali kelas sama dengan administrasi guru biasa. Hanya saja, ada beberapa berkas yang tidak dibuat atau dimiliki guru mata pelajaran. Sekalipun ada, isinya akan berbeda. Berikut adalah beberapa administrasi yang wajib dilengkapi oleh wali kelas:

  1. Data kelas
Baca juga:   Mengenal Lebih Dalam Sosial Emosional Learning

Semua guru pasti memiliki data kelas. Data ini untuk keperluan mengisi absensi, input nilai, hingga evaluasi pada masing-masing subject. Lantas, apa perbedaannya dengan data wali kelas? Dalam berkas wali kelas, data tersebut dilengkapi dengan data khusus kelasnya, seperti struktur kelas, piket, peraturan, dan lain sebagainya.

Tujuannya adalah agar guru tersebut bisa mengamati progress anak didiknya, apakah menjalankan tugas dengan baik atau justru sebaliknya. Sehingga, wali kelas bisa menyimpulkan dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi. Dengan begitu, peningkatan pembelajaran peserta didik semakin pesat.

  1. Daftar hadir peserta didik

Dokumen ini sangat penting untuk mengetahui keaktifan siswa setiap harinya. Daftar hadir khusus wali kelas ini berbeda dengan guru pada umumnya. Dalam berkas ini berisi absensi semua mata pelajaran. Artinya, wali kelas wajib mengecek kehadiran siswa setiap hari.

Biasanya, daftar hadir seperti ini juga tersedia di buku jurnal kelas. Yang bertugas mengisi adalah ketua atau sekretaris kelas. Ini sangat memudahkan wali kelas. Dengan  begitu, wali kelas tinggal menyalin sesuai data-data yang telah diinput ketua kelas di jurnal.

  1. Inventaris kelas

Administrasi wali kelas selanjutnya adalah buku inventaris. Maksud dari buku inventaris yakni buku yang berisi catatan terkait segala sesuatu yang dimiliki suatu kelas. Di buku ini, wali kelas mendata barang apa saja yang ada di kelas sedetail mungkin. Hal ini bertujuan untuk memantau dan memastikan bahwa semua fasilitas itu masih lengkap, utuh, dan layak digunakan oleh siswa.

Biasanya, isi catatan di buku inventaris ini meliputi jumlah barang total, jumlah barang yang masih utuh, jumlah barang yang sudah rusak, sisa barang, dan keterangan. Guru juga perlu menambahkan keterangan dari mana dana untuk mendapatkan barang tersebut, apakah  dana iuran pribadi siswa, dana dari sekolah, masyarakat, atau pemerintah. Dengan demikian, usaha pengawasan serta penyempurnaan sarana & prasarana kelas/sekolah berjalan dengan semestinya.

  1. Catatan guru/wali kelas

Guru juga memerlukan buku catatan khusus, terlebih wali kelas. Untuk guru mata pelajaran, umunya, buku tersebut mencakup catatan terkait rincian materi, tugas dan tenggat waktu, serta pencapaian siswa. Namun, untuk wali kelas ada tambahan tersendiri, yaitu kumpulan catatan kondisi siswa selama diajar semua guru di semua mata pelajaran. Dengan demikian, wali kelas mengetahui bagaimana sikap anak-anaknya selama belajar.

  1. Analisis ujian (hasil penelitian)
Baca juga:   Chat bot Telegram solusi pembelajaran interaktif

Wali kelas tidak boleh melupakan buku evaluasi seperti analisis hasil penelitian. Yang dimaksud dengan hasil penelitian di sini adalah hasil belajar siswa, seperti ulangan harian, PTS, PAS, dan lainnya. Hal ini dilakukan karena wali kelas wajib mengetahui level kognitif masing-masing anak di semua mata pelajaran.

Administrasi wali kelas ini mencakup pemahaman seluruh peserta didik terhadap materi pembelajaran, baik yang wali kelas berikan atau guru lain. Nantinya, catatan ini bisa diisikan ke dalam raport sesuai dengan pencapaiannya masing-masing. Selain itu, wali kelas juga bisa memberikan treatment tertentu untuk anak-anak yang capaiannya masih di bawah standar. Inilah salah satu upaya guru untuk membantu menaikkan mutu pembelajaran.

  1. Jurnal sikap peserta didik

Di akhir semester, wali kelas akan menginput beragam penilaian ke dalam aplikasi raport. Salah satunya yaitu penilaian sikap. Untuk mengisinya, guru bisa melihat bagaimana perilaku siswa setiap harinya. Maka, di sinilah pentingnya administrasi jurnal sikap.

Buku atau jurnal ini merupakan rekaman perilaku siswa selama pembelajaran. Selain mengacu pada nilai kognitif, wali kelas juga mempertimbangkan penilaian siswa berdasarkan nilai sikap. Bahkan, kumpulan catatan ini juga bisa menjadi bahan diskusi dalam suatu rapat jika ada masalah pada siswa tertentu. Dengan begitu, wali kelas serta semua guru bisa menemukan solusi terbaiknya.

  1. Tambahan administrasi lain

Sebenarnya, masih ada beberapa berkas tambahan lain selain enam administrasi wajib di atas. Seperti halnya guru pengampuh mata pelajaran, wali kelas juga memiliki dokumen seperti tata tertib kelas dan sekolah, kode etik guru, jadwal pelajaran, dan lainnya. Namun, ada lagi tambahan khusus, yaitu denah kelas, visi misi kelas, jadwal piket, data pribadi siswa beserta wali, dan lainnya.

Nah, itu administrasi wali kelas yang paling penting dan wajib dipenuhi. Jika Anda seorang wali kelas, lengkapi semua berkas tersebut. Semua itu akan memudahkan Anda saat evaluasi akhir nanti, baik evaluasi dati pihak sekolah atau pengawas pusat. Yang pasti, macam administrasinya sesuai kebijakan lembaga masing-masing.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link ini atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

(RAW)

Share :

Baca Juga

Kesiswaan

Mengenal Istilah dan Tujuan Peta Hidup (Life Mapping)

Kesiswaan

Kenali Komponen-Komponen Membangun Karakter Siswa, Guru Harus Tahu!
insekuritas siswa

Kesiswaan

Rasa Insekuritas Siswa yang Wajib Orang Tua Ketahui
program besar

Kesiswaan

5 Soft Skill yang Perlu GuruTingkatkan
program literasi sekolah

Kesiswaan

Kemdikbudristek dan Twitter Mengembangkan Program Literasi Media Sosial Bagi Pelajar SMP

Kesiswaan

Guru Dapat Mendorong Prestasi Siswa Melalui 5 Hal Ini

Guru Honorer

Terapkan Tips Ini Untuk Menjadi Guru Kreatif

Karya Inovatif

Chat bot Telegram solusi pembelajaran interaktif
Mari Gabung e-Guru.idMenjadi guru yang kompeten dan profesional di era digital

Temukan cara baru mengikuti seminar, workshop, pelatihan BERSERTIFIKAT.