Home / Metode Pembelajaran

Kamis, 11 Agustus 2022 - 14:44 WIB

Orang Tua Mengutamakan Parenting Ditengah Kesibukan Bekerja Pada Anaknya

Orang Tua – Tujuan dari adanya parenting atau pola asuh anak dari orang tua yakni merupakan sebuah proses untuk meningkatkan serta mendukung perkembangan fisik, emosional, intelektual, sosial dan finansial seseorang dari bayi sampai dewasa. Ini hal yang wajib diterapkan oleh orang tua karena mereka merupakan tangan pertama atau guru pertama untuk anaknya dalam mempelajari berbagai hal. Baik secara akademik maupun kehidupan secara umum.

Parenting atau pola asuh anak merupakan menjadi sesuatu yang krusial dalam membentuk pribadi seorang anak. Kemudian nantinya orang tua harus memiliki pola yang mendasar mengenai pola asuh yang baik supaya anak bisa tumbuh menjadi pribadi yang bisa menempatkan diri di masyarakat.

Baca Juga: Manfaat Belajar Tambahan Bagi Siswa

Tanda Strategi Parenting Orang Tua Sudah Bekerja kepada Anak

Di bawah ini ada beberapa acuan untuk mengetahaui apakah pola asuh yang diterapkan orang tua sudah sesuai dan tepat apa belumĀ  Tanda-tandanya adalah :

Emosi yang diperlihatkan anak di depan orang tua

Untuk menampakan emosi secara langsung atau bahkan sekedar mengungkapkan secara lisan sangat sulit dilakukan oleh orang dewasa apalagi umur yang masih belia. Anak-anak hanya dapat melakukannya ketika mereka sudah mulai percaya secara utuh kepada orang tuanya. Dampaknya yaitu mereka sudah tidak memiliki kekhawatiran jika suatu saat emosi mereka dikeluarkan dan tidak akan mendapatkan balasan yang begitu buruk.

Baca juga:   Metode Discovery Learning dan Strategi Implementasinya di Kelas

Orang tua sebagai tempat utama ketika anak dilanda kesulitan

Selanjutnya yaitu mengenai kedekatan yang menghubungkan keluarga dan anak yang sangat dekat yakni keluarga dijadikan sebagai tempat singgah pertama saat anakĀ  dilanda kesulitan. Ini merupakan sebuah arti bahwa keluarga dianggap oleh anak sebagai pemecah suatu masalah. Ini merupakan kejadian yang seharusnya terjadi, anak juga akan merasakan keamanan sehingga anak tidak akan risau lagi ketika dihadapkan dengan masalah selanjutnya.

Baca Juga: Cara Mudah Membuat RPP kurikulum Merdeka

Anak dapat mengeluh mengenai apapun tanpa adanya rasa takut

Sebagai orang tua tentunya harus merencanakan suatu komunikasi yang dapat diterima, terbuka dan fleksibel terhadap anak. Hal ini dikarenakan beberapa keluarga tanpa disadari membatasi komunikasi dengan anak melalui sebuah sikap. Biasanya keluarga terlalu menganggap bahwa mereka terlalu merespon antara pikiran dan perasaan yang tidak terlalu mereka sukai.

Baca juga:   Cara Menerapkan Pembelajaran pada Siswa Learning Disability

Bahkan banyak keluarga yang menutup diri serta tidaak mau mendengarkan keluh kesah anaknya sehingga nanitnya sering timbul berbagai pemikiran anak untuk tidak mengungkapkan masalah mereka supaya tidak menambah berbagai beban pada pundak keluarga.

Tidak memberikan suasana yang negatif

Terakhir yaitu anak harus bisa benar-benar belajar untuk sekedar memahami sesuatu hal yang ingin dilakukan sehingga kebanyakan keluarga akan menemukan berbagai kebiasaan pada anak sebagai sebuah pembenaran atas apa yang telah mereka perbuat. Jangan membiasakan anak harus peka pada sebuah sindiran dari orang tua. Nantinya ini akan menjadi hal yang berbalik untuk tumbuh dan kembang anak.

 

Penulis: Vikri Februansyah

Share :

Baca Juga

Kesiswaan

Mengenal dan Strategi Mendidik Generasi Alfa di Era Pendidikan Digital

Karya Inovatif

Hindari Kebosanan dalam Kelas! Inilah Manfaat Ice Breaking saat Pembelajaran

Metode Pembelajaran

Cara Mengajar Interaktif untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa

Metode Pembelajaran

Beginilah Teknik Belajar Efektif di Tengah Kesibukan
metode pembelajaran

Metode Pembelajaran

Metode Pembelajaran yang Cocok di Masa Pandemi!

Metode Pembelajaran

Strategi Belajar Mengajar yang Mudah & Efektif di Masa Pandemi

Kurikulum

Tema Projek PAUD dan Panduan Penerapan Program Profil Pancasila

Guru Honorer

Ayo, Tingkatkan Kualitas Guru dengan KSE